Tingkat Kebahagian Warga Jepang Turun dalam Survei Global Terbaru

Pada survei terkait kebahagiaan warga berskala global yang dikeluarkan oleh PBB, Jepang menempati peringkat ke-54 dan Finlandia berada di posisi teratas. Survei ini dirilis oleh Sustainable Development Solutions Network, sebuah organisasi yang terkait dengan PBB yang memberi peringkat tingkat kebahagiaan dari 156 negara dan wilayah. Jepang jatuh tiga tingkat dari survei sebelumnya.

Finlandia diikuti oleh tetangga Nordiknya yakni Norwegia dan Denmark memuncaki posisi tiga teratas dalam edisi keenam dari World Happiness Report. Survei tahunan ini menjaring pandangan 1.000 responden atau lebih di setiap negara atau wilayah. Mereka diminta untuk mengevaluasi kualitas hidup mereka pada skala 0-10.

Jepang mencatat skor rata-rata 5.9, sementara negara-negara Nordik yang mengambil sebagian besar pendapatan masyarakat dengan imbalan sistem jaminan sosial yang baik, menorehkan skor rata-rata lebih dari 7.5.

Laporan ini menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingkat kebahagiaan masing-masing negara, seperti produk domestik bruto per kapita dan harapan hidup sehat, serta jawaban atas pertanyaan seperti tingkat dukungan sosial yang dapat diharapkan oleh responden. Seseorang bertanya, “Jika anda berada dalam masalah, apakah anda memiliki kerabat atau teman yang dapat anda andalkan untuk membantu kapan pun anda membutuhkannya?”

“Survei ini didasarkan pada pandangan subjektif (setiap responden),” kata Yoshiaki Takahashi, seorang peneliti senior dari Nakasone Yasuhiro Peace Institute, “Hasilnya mencerminkan perbedaan dalam karakteristik masing-masing negara atau wilayah.”

Takahashi sebelumnya melakukan survei serupa di Jepang, Kosta Rika, Belanda, dan Filipina. Ia meminta orang untuk mengevaluasi tingkat kebahagiaan mereka pada skala nol hingga 10. Di Kosta Rika, yang menempati peringkat 13 dalam laporan terbaru, banyak responden tanpa ragu memilih tingkat tertinggi 10. Sedangkan di Jepang, responden cenderung berhati-hati menilai tingkat mereka, dan menggunakan angka 5 sebagai standar, menurut Takahashi.

“Saya berharap orang-orang tidak terlalu fokus pada peringkat. Hal yang paling utama adalah selalu memikirkan tentang bagaimana mendapatkan kebahagiaan, ”kata Takahashi.

Wah ternyata negara seperti Jepang yang sudah sangat maju belum tentu menjamin tinggi tingkat kebahagian warganya ya minna. Nah bagaimana dengan Indonesia? Ternyata Indonesia berada di peringkat 96 dunia. Semoga kedepannya baik Jepang maupun Indonesia terus meningkatkan kebahagian serta kesejahteraan warganya ya.

 
Source: Asahi