    {"id":3892,"date":"2022-01-01T09:01:58","date_gmt":"2022-01-01T02:01:58","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/?p=3892"},"modified":"2021-12-27T21:18:13","modified_gmt":"2021-12-27T14:18:13","slug":"yang-membatalkan-wudhu-3-6","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/2022\/01\/01\/yang-membatalkan-wudhu-3-6\/","title":{"rendered":"Yang Membatalkan Wudhu (3\/6)"},"content":{"rendered":"<p>Bismillahirrohmanirrohiim<\/p>\n<blockquote><p>Assalamu\u2019alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh<\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan menjadikan ini sebagai artikel ketiga yang mengusung fiqih, inilah uraian apa saja Yang Membatalkan Wudhu Menurut Kitab Safinatunnajah, yaitu:<\/p>\n<p>1. Keluarnya sesuatu dari aurat depan dan belakang<\/p>\n<p>Firman Allah: \u201cdan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu\u201d al-Maidah, 6.<\/p>\n<p>2. Hilangnya akal karena mabuk, gila, pingsan dan tidur.<\/p>\n<p>Tidur berat jika dilakukan dengan berbaring membatalkan wudhu. Sedangkan tidur sambil duduk (dengan mantap) kemudian bangun, boleh mengerjakan shalat tanpa berwudhu lagi.<\/p>\n<p>3. Bersentuhan kulit laki laki dan perempuan dewasa yang bukan mahram tanpa pembalut hukumnya batal wudhu penyetuh dan yang disentuh karena keduanya merasakan kelezatan sentuhan<\/p>\n<p>Bersentuhan dengan mahram atau anak kecil hukumnya tidak membatalkan wudhu, begitu pula menyentuh rambut, gigi dan kuku karena tidak merasakan kelezatan sentuhan<br \/>\nBersentuhan dengan Istri Membatalkan Wudhu Persentuhan kulit laki-laki dewasa dengan wanita dewasa yang bukan mahram (termauk juga istri) tanpa penghalang dapat membatalkan wudhu.<\/p>\n<p>4. Menyentuh aurat (kemaluan) dan dubur belakang dengan telapak tangan.<\/p>\n<p>Sesuai dengan sabda Rasulullah saw: \u201cJika seseorang menyentuh kemaluannya (dengan telapak tangan) maka hendaknya ia berwudhu, dalam riwayat lain: barang siapa menyentuh kemaluannya maka hendaknya ia berwudhu\u201d (HR. Malik, Syafie, Abu Daud dengan isnad shahih).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"wp-content clear main-read the-640\">\n<p><a class=\" xil3i\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/serveummahtogetjannah\/\">#ServeUmmahToGetJannah<\/a><br \/>\n<a class=\" xil3i\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/mtbinus\/\">#MTBinus<\/a><br \/>\n<a class=\" xil3i\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/selfreminder\/\">#Selfreminder<\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bismillahirrohmanirrohiim Assalamu\u2019alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh &nbsp; Dengan menjadikan ini sebagai artikel ketiga yang mengusung fiqih, inilah uraian apa saja Yang Membatalkan Wudhu Menurut Kitab Safinatunnajah, yaitu: 1. Keluarnya sesuatu dari aurat depan dan belakang Firman Allah: \u201cdan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":3893,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,11],"tags":[],"class_list":["post-3892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-fiqih"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3892"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3892\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3894,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3892\/revisions\/3894"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}