    {"id":3873,"date":"2021-11-27T11:50:37","date_gmt":"2021-11-27T04:50:37","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/?p=3873"},"modified":"2021-11-27T11:50:37","modified_gmt":"2021-11-27T04:50:37","slug":"serba-serbi-istiqomah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/2021\/11\/27\/serba-serbi-istiqomah\/","title":{"rendered":"Serba-Serbi Istiqomah"},"content":{"rendered":"<p>Bismillahirohmaanirrohiim<\/p>\n<blockquote><p>Assalamu&#8217;Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh<\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>ISTIQOMAH<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Pengertian istiqomah adalah berasal dari Bahasa Arab yang artinya lurus. Istiqomah adalah suatu usaha untuk menjaga perbuatan baiknya, seperti ibadah, secara konsisten dan tidak berubah. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istiqomah adalah sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen.<br \/>\nRasulullah SAW juga menyinggung tentang istiqomah ini dalam salah satu hadistnya,<br \/>\n&#8220;Dari Sufyan bin Abdull\u00e2h ats-Tsaqafi, ia berkata: Aku berkata, \u201cWahai Ras\u00fblull\u00e2h, katakan kepadaku di dalam Islam satu perkataan yang aku tidak akan bertanya kepada seorangpun setelah Anda!\u201d Beliau menjawab: \u201cKatakanlah, \u2018aku beriman\u2019, lalu istiqomahlah\u201d. (HR. Muslim, Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah).<br \/>\nBeberapa pengertian mengenai istiqomah menurut beberapa ahli yaitu sebagai berikut:<br \/>\n\u2022 Istiqomah menurut Ali Bin Abi Thalib adalah sebagai tindakan melakukan suatu kewajiban.<br \/>\n\u2022 Ibnu Abbas memaknai istiqomah dengan tiga arti, pertama adalah istiqomah dengan lisan dengan sikap bertahan dengan membaca syahadat. Kemudian yang kedua adalah istiqomah dengan hati yakni dengan melakukan segala dengan disertai niat yang jujur. Dan terakhir adalah istiqomah dengan jiwa di mana seseorang senantiasa menjalankan ibadah serta ketaatan kepada Allah secara terus menerus.<br \/>\n\u2022 An-Nawani memaknai istiqomah sebagai tetap di dalam ketaatan. Sehingga istiqomah sendiri memiliki pengertian bahwa seseorang senantiasa ada di dalam ketaatan dan di atas jalan lurus di dalam menjalankan ibadah kepada Allah Swt.<\/p>\n<p>Cara menumbuhkan sikap istiqomah<br \/>\n1. Meluruskan Niat<br \/>\nSegala sesuatu yang dikerjakan hendaknya diawali dengan niat yang baik terlebih dahulu. Dengan niat yang ditujukan untuk mengharapkan rida Allah semata, seseorang akan lebih ringan dan mudah menjalankan segala perintahNya.<\/p>\n<p>2. Memahami Makna Syahadat<br \/>\nSebagai seorang Muslim, tentunya kita sudah bersaksi dengan dua kalimat syahadat. Tak hanya melafalkannya, agar seseorang dapat terus istiqomah dalam ibadah, hendaknya ia juga memahami makna dari syahadat tersebut.<\/p>\n<p>3. Mulai dari yang Paling Kecil, tetapi Konsisten<br \/>\nCara berikutnya untuk menjadi istiqomah adalah memulai praktik dengan jumlah yang kecil tetapi konstan. Hal ini merupakan bagian paling penting. Misalnya, jika Anda ingin terbiasa membaca Al-Qur&#8217;an, mulailah dengan membaca satu halaman. Satu halaman, tetapi baca secara teratur setiap hari.<\/p>\n<p>4. Menjauhi Kebiasaan Buruk<br \/>\nJangan gibah, meski terkesan sepele dan sering dilakukan, gibah (membicarakan orang lain) merupakan sebuah perbuatan yang sia-sia. Agar bisa istiqomah dalam beribadah, sebaiknya kita menggantinya dengan memperbanyak berzikir dan berselawat.<br \/>\nJangan tidur berlebihan, terkadang tidur yang berlebihan membuat kita menjadi malas dalam beribadah. Selain itu, tidur berlebihan juga tidak disarankan dalam beribadah.<\/p>\n<p>5. Tadabbur<br \/>\nArti Tadabbur di sini adalah untuk selalu dapat merenungkan semua tanda kebesaran Allah dengan cara selalu memandang besarnya kekuaasaan Allah yang menciptakan alam dan semua isinya.<\/p>\n<p>Keutamaan apabila seorang Muslim selalu istiqomah di jalan Allah, yaitu:<br \/>\n\u2022 Seseorang yang memiliki sikap istiqomah akan selalu terhindar dari rasa takut dan sedih.<br \/>\n\u2022 Untuk seseorang yang istiqomah akan selalu memiliki sifat sabar bahkan jika dia diuji.<br \/>\n\u2022 Bagi seseorang yang istiqomah akan selalu menerima saran dalam perjalanan hidupnya.<br \/>\n\u2022 Bagi seseorang yang istiqomah akan mendapatkan kebahagiaan baik dalam kehidupan dunia maupun di akhirat.<\/p>\n<p>Referensi:<br \/>\n\u2022 Gradianto, Rheza Aditya. (2021). Pengertian Istiqomah dan Keutamaannya, Hidup di Jalan Allah. <a href=\"https:\/\/www.bola.com\/ragam\/read\/4630679\/pengertian-istiqomah-dan-keutamaannya-hidup-di-jalan-allah\">https:\/\/www.bola.com\/ragam\/read\/4630679\/pengertian-istiqomah-dan-keutamaannya-hidup-di-jalan-allah<\/a><br \/>\n\u2022 Kurniawan, Andre. (2020). Istiqomah adalah Sikap Konsisten dalam Mengerjakan Sesuatu, Ketahui Keutamaannya. <a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/jabar\/istiqomah-adalah-sikap-konsisten-dalam-mengerjakan-sesuatu-ketahui-keutamaannya-kln.html\">https:\/\/www.merdeka.com\/jabar\/istiqomah-adalah-sikap-konsisten-dalam-mengerjakan-sesuatu-ketahui-keutamaannya-kln.html<\/a><br \/>\n\u2022 Astuti, Novi Fuji. (2020). Arti Istiqomah, Keutamaan dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-Hari. <a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/jabar\/arti-istiqomah-keutamaan-dan-penerapannya-dalam-kehidupan-sehari-hari-kln.html\">https:\/\/www.merdeka.com\/jabar\/arti-istiqomah-keutamaan-dan-penerapannya-dalam-kehidupan-sehari-hari-kln.html<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bismillahirohmaanirrohiim Assalamu&#8217;Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh &nbsp; ISTIQOMAH Pengertian istiqomah adalah berasal dari Bahasa Arab yang artinya lurus. Istiqomah adalah suatu usaha untuk menjaga perbuatan baiknya, seperti ibadah, secara konsisten dan tidak berubah. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istiqomah adalah sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Rasulullah SAW juga menyinggung tentang istiqomah ini dalam salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":3874,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-3873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3873"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3873\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3875,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3873\/revisions\/3875"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/mt\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}