Mengapa Berlaku Kasar?
Suatu hari, di stasiun Gambir, seorang lelaki muda memarahi seorang kakek dengan kata-kata kasar.
Sang Kakek mendengarkannya dengan sabar, tenang, tidak berkata sepatah pun.
Akhirnya lelaki itu berhenti memaki.
Setelah itu, Kakek bertanya kepadanya,
“Mas, jika seseorang memberimu sesuatu tapi kamu tidak mau menerimanya, lalu menjadi milik siapakah pemberian itu ?”
“Tentu saja menjadi milik si pemberi.” Jawab lelaki itu.
”Begitu pula dengan kata-kata kasarmu,” sambung Kakek.
”Aku tidak mau menerimanya, jadi itu milikmu. Kamu harus menelannya sendiri.
Aku khawatir saja kalau nanti kamu harus menanggung akibatnya, karena kata-kata kasar hanya akan membuahkan penderitaan.
Sama seperti org yang ingin mengotori langit dengan meludahinya,
Ludahnya pasti akan jatuh mengotori wajahnya sendiri…”
*
Sahabatku….
Bila tak biasa memuji, jangan menghujat…
Bila tak rela menghargai, jangan menghina…
Bila tak mungkin memberi, jangan mengambil…
Bila mampu mengasihi, jangan membenci…
Bila tak bisa menghibur, jangan membuatnya sedih…
Ingat…
Bunga yang tak akan pernah layu dimuka bumi ini adalah “kesantunan”…
Rilla Gusela – referensi cinta islam
