    {"id":3816,"date":"2022-09-25T12:00:29","date_gmt":"2022-09-25T05:00:29","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/?p=3816"},"modified":"2022-11-13T00:21:12","modified_gmt":"2022-11-12T17:21:12","slug":"jenis-jenis-lensa-dalam-fotografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/2022\/09\/jenis-jenis-lensa-dalam-fotografi\/","title":{"rendered":"Jenis-Jenis Lensa dalam Fotografi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Ditulis oleh: Fedrico Oktafiano Saputra<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Halo teman-teman se-Dhamma. Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai dasar aturan dalam fotografi. Nah, pada artikel ini, kita akan membahas mengenai lensa. Kita perlu tahu mengenai lensa karena setiap lensa memiliki kegunaan yang berbeda-beda tergantung pada kebutuhan kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada dasarnya ada 2 kategori lensa yaitu lensa <em>prime<\/em> dan lensa <em>zoom<\/em>:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Lensa <em>prime<\/em> memiliki <em>focal length<\/em> yang tetap. Hal ini mengakibatkan lensa <em>prime<\/em> memiliki bukaan yang lebih besar dan juga dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam. Hal ini membuat <em>prime lens<\/em> kurang fleksibel karena <em>focal length<\/em>-nya yang tidak dapat diganti-ganti, namun <em>prime lens<\/em> memiliki bukaan <em>aperture<\/em> yang lebih besar dan bobot yang lebih ringan, sehingga memudahkannya untuk dibawa pergi.<\/li>\n<li>Sedangkan lensa <em>zoom<\/em> memiliki beberapa lensa di dalam <em>bodi<\/em>-nya sehingga kita dapat menggunakan beberapa <em>focal length<\/em> di dalam satu lensa, membuatnya lebih fleksibel untuk kebutuhan kita namun memiliki bukaan yang lebih kecil. Lensa jenis ini menggunakan lebih banyak kaca di dalamnya sehingga membuat <em>bodi <\/em>dan bobotnya lebih besar dari lensa <em>prime<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam kedua jenis lens tersebut masih ada lagi berbagai jenis lensa di dalamnya, yang dibedakan melalui <em>focal length<\/em>-nya. Beberapa lensa tersebut antara lain:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><em>Macro Lens<br \/>\n<\/em>Lensa ini digunakan untuk membuat foto <em style=\"font-size: 14px\">macro<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> atau foto yang di <\/span><em style=\"font-size: 14px\">close-up<\/em><span style=\"font-size: 14px\">. Lensa ini memiliki desain yang memungkinkan mereka untuk membuat gambar yang tajam di jarak yang terlalu dekat. Lensa ini cocok untuk <\/span><em style=\"font-size: 14px\">nature photography<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> karena teman-teman bisa mendapatkan banyak detail di dalam satu gambar.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"2\">\n<li><em>Telephoto Lens<br \/>\n<\/em>Lensa <em style=\"font-size: 14px\">telephoto<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> adakah tipe lensa <\/span><em style=\"font-size: 14px\">zoom<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> yang memiliki beberapa <\/span><em style=\"font-size: 14px\">focal point<\/em><span style=\"font-size: 14px\">. Biasanya lensa ini digunakan untuk mengisolasi subjek foto yang sangat jauh. Lensa ini biasa digunakan oleh <\/span><em style=\"font-size: 14px\">sports photographer<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> untuk memotret subjek mereka di lapangan ketika mereka berdiri di samping lapangan atau di tribun. Lensa <\/span><em style=\"font-size: 14px\">telephoto <\/em><span style=\"font-size: 14px\">memiliki banyak pilihan <\/span><em style=\"font-size: 14px\">focal length<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> dan beberapa dapat memiliki bentuk yang besar dan berat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"3\">\n<li><em>Wide Angle Lens<br \/>\n<\/em>Lensa <em style=\"font-size: 14px\">wide angle<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> biasa dugnakan untuk memasukkan banyak area di dalam <\/span><em style=\"font-size: 14px\">frame<\/em><span style=\"font-size: 14px\">. lensa ini berguna terutama untuk <\/span><em style=\"font-size: 14px\">landscape photography<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> atau <\/span><em style=\"font-size: 14px\">street photography<\/em><span style=\"font-size: 14px\">. Pada lensa <\/span><em style=\"font-size: 14px\">wide angle<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> hampir semuanya berada dalam fokus kecuali jika subjek berada sangat dekat dengan lensa.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"4\">\n<li><em>Standard Lens<br \/>\n<\/em>Lensa standard biasa digunakan untuk berbagai jenis fotografi dengan <em style=\"font-size: 14px\">focal length<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> yang berada di tengah-tengah antara 35mm dan 85mm. Lensa<\/span><em style=\"font-size: 14px\"> zoom <\/em><span style=\"font-size: 14px\">dalam <\/span><em style=\"font-size: 14px\">range<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> ini memiliki <\/span><em style=\"font-size: 14px\">focal length<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> yang dapat mengambil <\/span><em style=\"font-size: 14px\">wide angle<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> dan <\/span><em style=\"font-size: 14px\">focal length<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> paling jauhnya dapat digunakan untuk <\/span><em style=\"font-size: 14px\">zoom subject<\/em><span style=\"font-size: 14px\">.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"5\">\n<li><em>Specialty Lens<br \/>\n<\/em>Lensa <em style=\"font-size: 14px\">specialty<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> digunakan untuk memberikan kesan yang unik dan berbeda pada foto teman-teman. ada beberapa tipe lensa <\/span><em style=\"font-size: 14px\">specialty<\/em><span style=\"font-size: 14px\"> namun yang paling sering didengar adalah:<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><em>a. Fisheye Lens<br \/>\n<\/em>Lensa <em>fisheye<\/em> adalah lensa dengan <em>angle ultra-wide<\/em> yang dapat mengambil foto 180 derajat di sekitarnya. Lensa ini dinamakan <em>fisheye <\/em>karena lensa ini mengubah <em>field of view<\/em> sebuah gambar.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><em>b. Tilt Shift Lens<br \/>\n<\/em>Lensa <em>tilt shift<\/em> mengubah perspektif, membuat objek terlihat lebih kecil dari yang sebenarnya.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px\"><em>c. Infrared Lens<br \/>\n<\/em>Lensa infrared mengubah cahaya di dalam foto, bukan mengubah perspektif seperti pada lensa lain, memfilter gelombang cahaya selain infrared sehingga memberikan efek fisual yang unik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Nah teman-teman, sekarang kalian telah tahu mengenai jenis-jenis lensa kamera dan apa kegunaannya. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman dalam perjalanan teman-teman menghasilkan foto yang bagus.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis oleh: Fedrico Oktafiano Saputra Halo teman-teman se-Dhamma. Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai dasar aturan dalam fotografi. Nah, pada artikel ini, kita akan membahas mengenai lensa. Kita perlu tahu mengenai lensa karena setiap lensa memiliki kegunaan yang berbeda-beda tergantung pada kebutuhan kita. Pada dasarnya ada 2 kategori lensa yaitu lensa prime dan lensa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":3800,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3816"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3816\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3818,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3816\/revisions\/3818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}