    {"id":2923,"date":"2021-06-13T20:46:50","date_gmt":"2021-06-13T13:46:50","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/?p=2923"},"modified":"2021-08-22T20:47:36","modified_gmt":"2021-08-22T13:47:36","slug":"mengenal-aloe-vera-tanaman-segudang-manfaat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/2021\/06\/mengenal-aloe-vera-tanaman-segudang-manfaat\/","title":{"rendered":"Mengenal Aloe Vera, Tanaman Segudang Manfaat"},"content":{"rendered":"<h6 style=\"text-align: center\"><strong>Written By: Yushia Hana Pratiwi<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify\">Lidah buaya\u00a0(<em>Aloe vera<\/em>) adalah sejenis\u00a0tumbuhan\u00a0yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di\u00a0Afrika. Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tanaman yang termasuk <em>famili<\/em> <em>Asphodelaceae <\/em>ini merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setidaknya ada sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya yang telah diketahui. Namun lidah buaya yang saat ini dibudidayakan secara komersial di Indonesia adalah Aloe barbadensis Miller atau yang memiliki sinonim Aloe vera Linn (Suryowidodo, 1988) Jenis ini setidaknya mengandung 72 jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh, termasuk 18 macam asam amino, antara lain <em>arginine, asparagin, asparatic acid, analine, serine, valine, glutamat, threonine, glycine, lycine, yrozine, proline, histidine, leucine, dan isoliucine.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Aloe vera <\/em>sudah banyak menyita perhatian banyak orang belakangan ini. Seperti maraknya produk olahan <em>aloe vera<\/em> dari negara Korea, produk olahan makanan, dan juga ada yang mengolah untuk menjadi minuman kemasan yang menyegarkan. Laman\u00a0 Meet doctor merangkum sejumlah manfaat dari gel aloe vera atau lidah buaya ini, antara lain : menyembuhkan ruam dan iritasi kulit, mengobati luka bakar, melembapkan rambut dan kulit wajah, mengobati sembelit, membantu sistem pencernaan, menjadi antioksidan dan mengurangi peradangan\u00a0 serta banyak manfaat lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Karena banyaknya manfaat dibalik gel didalamnya untuk masker wajah, serta banyaknya produk kecantikan yang memanfaatkannya sebagai bahan utama produknya. Tanpa kita sadari <em>aloe vera<\/em> atau biasa kita sebut lidah buaya ini sering kita jumpai disekitar lingkungan kita, oleh sebab itu kita bisa manfaatkannya sebagai masker wajah yang kita buat sendiri dirumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kulit wajah yang sehat, berkilau, dan cerah tentunya menjadi keinginan semua kaum wanita bahkan kaum pria. Wajah yang sehat pun membawa dampak yang sangat menonjol pada penampilan seseorang, bahkan untuk menarik lawan jenis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ada baiknya kita merawat kulit wajah kita agar wajah kita sehat dan enak dilihat. Sekelompok orang sudah rutin merawat wajahnya sejak dini dengan menggunakan banyak produk yang kita masi ragukan komposisi dan kecocokkan pada wajah kita. Merekapun mulai menyadari banyaknya penyakit kulit wajah yang mengintai, misalnya: <em>Rosacea, <\/em><strong><em>Sebaceous Hyperlasia, dan Milia<\/em><\/strong>. Produk yang digunakan mulai dari krim wajah, scrub wajah, sabun cuci muka, sampai masker wajah. Tentunya harganya pun tidak murah dan banyak orang yang tidak dapat menjangkaunya. Untuk itu kita bisa membuatnya sendiri dirumah dengan bahan yang sudah kita buktikan kebersihan dan keamanannya jika dipakai dikulit kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Purnamasari, Lilyana. 2011.\u201d <em>Sejarah, Asal Usul dan Manfaat Tanaman Lidah Buaya<strong>\u201d<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/notes\/synergy-worldwide\/sejarah-asal-usul-dan-manfaat-tanaman-lidah-buaya\/291368627542293\/\">https:\/\/id-id.facebook.com\/notes\/synergy-worldwide\/sejarah-asal-usul-dan-manfaat-tanaman-lidah-buaya\/291368627542293\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Written By: Yushia Hana Pratiwi Lidah buaya\u00a0(Aloe vera) adalah sejenis\u00a0tumbuhan\u00a0yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di\u00a0Afrika. Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":2922,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2923"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2924,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2923\/revisions\/2924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kmbd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}