    {"id":287,"date":"2016-06-01T02:49:53","date_gmt":"2016-05-31T19:49:53","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/?p=287"},"modified":"2016-06-01T02:49:53","modified_gmt":"2016-05-31T19:49:53","slug":"mengenal-komposisi-fotografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/2016\/06\/mengenal-komposisi-fotografi\/","title":{"rendered":"Mengenal Komposisi Fotografi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Oleh : Allestisan Citra Derosa<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam fotografi, dapat dikatakan bahwa tidak ada aturan tetap dalam menciptakan sebuat foto, namun terdapat beberapa panduan untuk menciptakan sebuah foto dengan kualitas estetika yang tajam dan bermakna, yaitu mengikuti panduan komposisi dalam fotografi. Berikut adalah lima komposisi fotografi yang patut dicoba:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\"><em>Rule Of Third<br \/>\n<\/em><em>Rule of Third<\/em> dapat dibilang sebagai komposisi yang paling dikenal oleh masyarakat umum. Namun, tidak cukup hanya untuk dikenal, aturan komposisi ini wajib dipahami oleh setiap fotografer untuk\u00a0 menghasilkan posisi objek yang seimbang dalam <em>frame<\/em> foto.\u00a0 Dalam aturan komposisi foto ini, fotografer menggunakan grid dalam layar kamera terdiri dari Sembilan segmen yang dibagi sama rata oleh dua garis vertical dan 2 garis horizontal. Selanjutnya objek diposisikan sepanjang garis ini atau di point-point yang akan membuatnya terlihat menarik.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/lighthouse-rule-of-thirds.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-294 size-full\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/lighthouse-rule-of-thirds.jpg\" alt=\"lighthouse-rule-of-thirds\" width=\"620\" height=\"389\" \/><\/a><em>Figure 1. Diambil oleh Trey Ratcliff<\/em><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"text-align: justify\"><em>Balancing Elements<br \/>\n<\/em>Meletakan objek secara <em>off-centre<\/em> mengikuti aturan <em>Rule of Third<\/em> terbukti dapat menaikan esensi menarik dari sebuah foto. Namun hal ini dapat berbahaya jika meninggalkan terlalu banyak ruang kosong yang menyebabkan gambar tidak seimbang. Maka dari itu, aturan <em>Balancing Elements<\/em> digunakan untuk menciptakan bobot yang seimbang dalam sebuah gambar.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/out-road-sign.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-291\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/out-road-sign.jpg\" alt=\"out-road-sign\" width=\"620\" height=\"373\" \/><\/a><em>Figure 2. Diambil oleh Shannon Kokoska<\/em><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li style=\"text-align: justify\"><em>Leading Lines<br \/>\n<\/em>Menggunakan berbagai macam jenis garis seperti garis lurus, diagonal, zig-zag<em>, curvy<\/em>, dan sebagainya sangat membantu <em>audience<\/em> untuk membaca cerita dari sebuah gambar dengan menarik satu point dari sebuah garis ke point ujung lainnya, seperti foto perjalanan, dimana garis yang dapat berupa jalan dapat menunjukan titik awal perjalanan hingga tujuan perjalanan tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/winding-mountain-road.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-292\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/winding-mountain-road.jpg\" alt=\"winding-mountain-road\" width=\"567\" height=\"620\" \/><\/a><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center\"><em>Figure 3. Diambil oleh Pierre Metivier<\/em><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li style=\"text-align: justify\"><em>Symmetry and Pattern<br \/>\n<\/em>Kita hidup dikelilingi oleh lingkungan yang kerap simetris dan penuh dengan pola. Untuk menciptakan kesan simetris dengan mudah didapatkan secara natural (dengan apa yang sudah ada disekililing) atau buatan dengan secara fisikal menempatkan objek-objek secara seimbang dan simetris. Sedangkan, pola sangat menarik untuk dinikmati terlebih jika ada satu objek yang menolah solitaritas dari jumlah kebanyakan pola sebuah gambar. Kedua aturan komposisi ini menghidupkan tensi focal point dalam sebuah gambar.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/orange-chapel.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-290\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/orange-chapel.jpg\" alt=\"orange-chapel\" width=\"564\" height=\"620\" \/><\/a><em>Figure 4. Diambil oleh Fabio Montalto<\/em><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li style=\"text-align: justify\"><em>Framming<br \/>\n<\/em>Terdapat banyak<em> frame<\/em> atau bingkai natural yang bisa ditemukan untuk menghiasi frame foto anda, seperti pepohonan dan lubang.\u00a0 Dengan berpandangan kreatif, apapun dapat dengan indah dimanipulasikan sebagai penghias <em>main object<\/em> dari suatu gambar.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/chateau-lake-louise.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-293\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2016\/06\/chateau-lake-louise.jpg\" alt=\"chateau-lake-louise\" width=\"620\" height=\"465\" \/><\/a><em>Figure 5. Diambil oleh Sally Crossthwaite<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0 <a href=\"http:\/\/www.photographymad.com\/pages\/view\/10-top-photography-composition-rules\">http:\/\/www.photographymad.com\/pages\/view\/10-top-photography-composition-rules<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Allestisan Citra Derosa Dalam fotografi, dapat dikatakan bahwa tidak ada aturan tetap dalam menciptakan sebuat foto, namun terdapat beberapa panduan untuk menciptakan sebuah foto dengan kualitas estetika yang tajam dan bermakna, yaitu mengikuti panduan komposisi dalam fotografi. Berikut adalah lima komposisi fotografi yang patut dicoba: Rule Of Third Rule of Third dapat dibilang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":289,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,3],"tags":[],"class_list":["post-287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-posts","category-slideshow"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=287"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":298,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/287\/revisions\/298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/media\/289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}