    {"id":1176,"date":"2017-02-28T06:40:31","date_gmt":"2017-02-27T23:40:31","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/?p=1176"},"modified":"2017-03-04T17:28:22","modified_gmt":"2017-03-04T10:28:22","slug":"teknik-foto-landscape","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/2017\/02\/teknik-foto-landscape\/","title":{"rendered":"Teknik Foto Landscape"},"content":{"rendered":"<p>BY : JOHANN RICHARD LESNUSSA (2001615602)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-7.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-1200\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-7-640x427.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"427\" \/><\/a><\/p>\n<p>Teknik foto <em>landscape<\/em> atau pemandangan adalah hobi dari ratusan bahkan juta-an fotografer. Dengan dilengkapi dengan kamera digital SLR, kita dapat merekam keindahan ciptaan Tuhan dalam sekejab. Pemandangan ini pun bisa kita nikmati seterusnya, dan juga bisa ditunjukkan ke semua orang. Dengan adanya situs <em>photo-sharing<\/em> seperti Instagram dan Tumblr, pemandangan itu pun bisa disimak oleh seluruh penduduk seluruh dunia.yuk kita intip beberapa tips dibawah ini, dan kita dapat mengasah ketajaman teknik fotografi <em>landscape<\/em>.<\/p>\n<p>1. Gunakan <em>Slow Speed<\/em>!<br \/>\nDengan menggunakan <em>slow speed<\/em>, kita dapat mencapai <em>depth of field<\/em> atau ruang fokus yang lebih besar, sehingga foto kita akan lebih tajam. Selain itu, kita juga bisa mencapai banyak efek-efek yang bisa menambah estetika dari gambar tersebut. Contoh di bawah ini menggunakan <em>long exposure<\/em>, agar air dari sungai tersebut menjadi seperti cermin. Air yang sebenarnya agak sedikit berarus menjadi tenang, dan menambah kesan minimalis dari gambar ini. Awan yang ada di background terlihat agak blur karena pergerakannya, dan ini juga membuat foto ini menjadi lebih unik.<a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-1195\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape.jpg\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"277\" \/><\/a><\/p>\n<p>2. Gunakan air sebagai refleksi<br \/>\nJika anda mengambil gambar pada sebuah lokasi yang mengandung elemen air, seperti sungai ataupun laut, maka carilah <em>angle<\/em>\/sudut di mana anda bisa menggunakannya sebagai cermin. Refleksi dari air dapat menambah keindahan pemandangan anda. Teknik ini juga membantu anda mendapatkan sebuah foto yang simetris, dan enak untuk dilihat.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1196 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-3.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"450\" \/><\/a><br \/>\n3. Jadwalkan foto pada saat <em>sunset<\/em><br \/>\n<em>Sunset<\/em> atau matahari terbenam mempunyai konotasi yang dalam dan romantis. Jika anda menambahkannya ke dalam foto pemandangan anda, maka pasti foto anda akan jauh berkesan di mata orang lain. Dan juga, beberapa saat sebelum dan sesudah sunset, matahari akan membiasi pemandangan anda dengan cahaya kuningnya yang hangat sehingga anda pasti akan menciptakan sebuah foto yang penuh dengan warna dan nuansa yang menarik. Cahaya matahari juga lebih lembut pada saat \u201c<em>Golden Hour<\/em>\u201d ini, dan akan mempermudah mendapatkan <em>exposure<\/em> yang tepat di keseluruhan pemandangan tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-1199\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-4-640x427.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"427\" \/><\/a><\/p>\n<p>4. Gantilah sudut pandang anda<br \/>\nSeringkali kita terpaku hanya dari satu sudut pandang saja, ketika berada di lokasi pemotretan. Mungkin kita memutuskan untuk memasang tripod kita di suatu tempat hanya karena itu dekat dengan objek yang dibidik, ataupun karena semua orang memotret dari situ. Cobalah untuk bereksperimen, dan explore sudut pandang yang lain.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-1197\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-5-640x427.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"427\" \/><\/a><\/p>\n<p>5. Tambahkan <em>foreground<\/em> yang menarik.<br \/>\nSebuah pemandangan kadang terlihat biasa karena kita selalu mengambil nya dengan format horizontal. Dalam format ini, seringkali kita melupakan untuk menambah sebuah <em>foreground<\/em> pada gambar tersebut. Foreground adalah sebuah objek tambahan lain, yang terletak di antara lensa dan objek utama. Sesekali, gunakanlah format vertikal, dan perhatikan sekeliling untuk mencari <em>foreground<\/em> yang menarik.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-8.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1201 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-8.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"450\" \/><\/a><\/p>\n<p>6. Jadikan format panorama.<br \/>\nKadangkala, kita berada di sebuah lokasi dan menikmati pemandangan yang sangat luar biasa di depan mata kita. Kamera kita pun dikeluarkan untuk mengabadikan pemandangan tersebut. Namun, sering kita merasa bahwa kamera tersebut tidak dapat menangkap nuansa yang sebenarnya. Hal ini mungkin terjadi karena pemandangan yang ada di depan anda itu sangatlah luas, dan anda harus menikmatinya dengan menolehkan kepala anda dari kiri ke kanan (180 derajat!). Untuk mengabadikan landscape seperti itu, anda patut mencoba memotret dengan format panorama. Beberapa kamera digital sekarang mampu merekam gambar dalam format ini, dan hasilnya pun lumayan. Jika kamera digital anda tidak mempunyai fitur tersebut, rekamlah beberapa gambar dari kiri ke kanan, dan nanti bisa disambungkan menggunakan <em>software<\/em> seperti Photoshop.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-9-1024x303.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-1202\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-9-1024x303-640x189.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"189\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-9-1024x303-640x189.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-9-1024x303-768x227.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/02\/teknik-foto-landscape-9-1024x303.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Sumber : http:\/\/foto.co.id\/5-teknik-simpel-untuk-foto-landscape\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BY : JOHANN RICHARD LESNUSSA (2001615602) &nbsp; Teknik foto landscape atau pemandangan adalah hobi dari ratusan bahkan juta-an fotografer. Dengan dilengkapi dengan kamera digital SLR, kita dapat merekam keindahan ciptaan Tuhan dalam sekejab. Pemandangan ini pun bisa kita nikmati seterusnya, dan juga bisa ditunjukkan ke semua orang. Dengan adanya situs photo-sharing seperti Instagram dan Tumblr, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":1203,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,3],"tags":[],"class_list":["post-1176","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-posts","category-slideshow"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1176"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1176\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1204,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1176\/revisions\/1204"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}