    {"id":1136,"date":"2017-01-26T01:30:20","date_gmt":"2017-01-25T18:30:20","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/?p=1136"},"modified":"2017-01-26T05:02:30","modified_gmt":"2017-01-25T22:02:30","slug":"bagaimana-cara-memilih-tripod-yang-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/2017\/01\/bagaimana-cara-memilih-tripod-yang-benar\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Memilih Tripod Yang Benar?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Oleh : Johann Richard Lesnussa<\/strong><\/p>\n<p>Sebentar lagi iburan kan dan itu artinya sudah saatnya menyiapkan \u201csenjata andalan\u201d untuk jeprat-jepret.Nah, selain kamera jangan lupa bawa <em>tripod<\/em>.<\/p>\n<p>Lho, <em>tripod<\/em> juga? Emang seberapa penting sih untuk bawa <em>tripod<\/em>? Udah ngeribetin, berat, dan makan tempat lagi. Bukannya lebih praktis bawa <em>tongsis<\/em> ya kalau mau foto rame-rame?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Akhir-akhir ini memang lebih ngetrend untuk <em>selfie<\/em> menggunakan \u201c<em>tongsis<\/em>\u201d untuk dipamerkan di <em>medsos<\/em>, namun dengan <em>tripod<\/em> akan memberikan hasil yang memuaskan serta memaksimalkan jepretan kamera apalagi bila anda suka memotret pemandangan selama liburan. Nah, lebih tepatnya gimana sih cara milih tripod yang pas? Tenang, sebentar lagi \u00a0kita bahas di sini\u2026<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1137\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/1-640x427.jpg\" alt=\"\" width=\"276\" height=\"184\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/1-640x427.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/1-768x512.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/1.jpg 775w\" sizes=\"auto, (max-width: 276px) 100vw, 276px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">images by KeatleyPhoto<\/p>\n<p>Nah, hal-hal penting berikut ini yang perlu diperhatikan saat memilih tripod:<\/p>\n<p><strong>1.Seberapa cepat kaki tripod keluar<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1138\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/2.jpg\" alt=\"\" width=\"382\" height=\"229\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ini akan memudahkan saat anda pindah lokasi memotret maupun menghemat waktu.<em>Tripod<\/em> memiliki 3 kaki yang bisa dipanjang pendekkan dengan membuka\/menutup kuncinya yang berupa jepitan atau puteran (<strong><em>rubber twist leg lock<\/em><\/strong>). Jika butuh cepat maka jenis jepitan lebih cocok karena anda tinggal membuka pengait dengan ibu jari dan kakinya akan langsung meluncur.<\/p>\n<p>Sedangkan jenis <em>twist<\/em> masih harus diputar hingga mentok sehingga makan waktu, apalagi satu kaki memiliki tiga segmen. Namun nilai plus <em>rubber twist<\/em> adalah tidak gampang rusak karena terbuat dari karet, selain itu juga tidak mudah patah karena cara pakainya diputar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>2.<em>Tripod Head<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Selain kaki, kepala tripod juga penting untuk dipertimbangkan karena berfungsi mencengkeram kamera anda. Jangan sampai kamera anda justru meluncur jatuh karena kuncian yang tidak pas. Jenis <em>tripod head<\/em> ini ada dua yaitu\u00a0<a href=\"http:\/\/www.plazakamera.com\/product-category\/tripod-monopod\/ballhead\/\"><em>ball head<\/em><\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"http:\/\/www.plazakamera.com\/product-category\/tripod-monopod\/panhead\/\"><em>pan tilt head<\/em><\/a><em>.<\/em><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>3.Seberapa cepat <em>ball head<\/em> mencari posisi pas<\/strong><\/p>\n<p>Sekalinya posisi <em>tripod<\/em> sudah pas dan aman, maka saatnya mengurusi posisi kamera. Untuk foto, lebih disarankan untuk menggunakan <em>ball head<\/em> daripada <em>pan head<\/em>. Dengan <em>ball head<\/em>, kita bisa mendapatkan <em>angle-angle<\/em> yang <em>extreme<\/em> bahkan sampai miring 90\u2032 tanpa harus khawatir jatuh karena cengkaraman yang kuat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1139\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/3.jpg\" alt=\"\" width=\"144\" height=\"144\" \/><\/a><\/p>\n<p><em>Ball head<\/em> yang bagus hanya membutuhkan satu\u00a0<em>lock<\/em>\u00a0 untuk mengencangkan dan mengendurkan. Jadi hanya butuh dua putaran lock maka posisi kamera sudah langsung pas.<\/p>\n<p>Selain itu penting juga <em>ball head<\/em> yang memudahkan anda mengganti posisi untuk horisontal dan vertikal dengan cepat.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>4,Kamera gampang dan cepat dilepas dari <em>mounting tripod<\/em><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1140\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/4.jpg\" alt=\"\" width=\"155\" height=\"155\" \/><\/a><\/p>\n<p>Untuk memasang kamera ke <em>tripod<\/em>, biasanya dibutuhkan plat (<em>plate<\/em>) yang dipasangkan ke kamera dan dimasukkan ke <em>tripod head<\/em> dengan cara digeser. <em>Plate<\/em> ini kita sebut <em>Quick Release Plate<\/em>.<\/p>\n<p>Mekanisme pemasangan\/pelepasan <em>quick release plate<\/em> ini\u00a0harusnya mudah dan cepat. Jika anda membeli di toko pastikan untuk diperagakan cara memasang dan melepas kamera di. Setelah itu anda ganti mencobanya sesuai contoh hingga merasa pas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>5.Berapa berat <em>tripod<\/em> yang harus saya gunakan?<\/strong><\/p>\n<p>Berat tripod lebih baik disesuaikan dengan kebutuhan. Bagi yang ingin praktis dibawa jauh ke pantai atau ke gunung, carilah <em>tripod<\/em> dengan bahan alumunium atau serat karbon ringan. Bahan almunium relatif lebih murah tapi kurang kokoh, sedangkan serat karbon lebih kuat namun cukup mahal. Namun tripod yang lebih berat memang jauh lebih kokoh saat diterpa angin sementara yang terbuat dari serat karbon akan gemetaran.<\/p>\n<p>Patut dicatat juga sebaiknya anda menghitung berat bodi kamera lengkap dengan lensanya saat memilih <em>tripod<\/em>. Ini penting karena <em>tripod<\/em> memiliki batas kemampuan maksimal dalam menahan bobot. Kalau dibebani melebihi kemampuannya maka kamera anda yang dalam bahaya karena bisa jadi timpang saat dipasang ataupun jatuh.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>6.Pilih <em>tripod<\/em> ukuran besar atau kecil?\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Lagi-lagi itu kembali ke kebutuhan anda, ke rencana perjalanan liburan anda. Jika anda membeli tripod yang muat ke dalam tas kamera itu akan lebih baik. Memang soal ketangguhan penting namun jika dipakai di area perkotaan tidak masalah, bukan lokasi yang memiliki cuaca ekstrim.<\/p>\n<p>Urusan tinggi juga patut dipertimbangkan. Memang kakinya bisa dipanjangkan atau dipendekkan tapi memilih yang panjang pas sesuai tubuh akan lebih memudahkan saat memotret dan mengurangi efek goyang karena kontak dengan tangan.<\/p>\n<p><strong>Fitur tambahan:<\/strong><\/p>\n<p><strong style=\"font-size: 14px\">a. Busa di kaki <em>tripod<\/em><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/6a.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1141\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/6a.png\" alt=\"\" width=\"193\" height=\"161\" \/><\/a><\/p>\n<p>Jika anda suka <em>travelling<\/em> ke berbagai medan sebaiknya memilih <em>tripod<\/em> yang memiliki pelapis busa di kakinya. Fungsinya adalah agar tangan anda tidak kedinginan atau kepanasan saat tangan memegang <em>tripod<\/em>.<\/p>\n<p><strong><em>b. Tripod Hook<a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/6b.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1142\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-content\/uploads\/sites\/51\/2017\/01\/6b.png\" alt=\"\" width=\"216\" height=\"159\" \/><\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<p><em>Hook<\/em> adalah solusi untuk yang ingin <em>tripod<\/em> ringan agar bisa tetap kokoh saat diterpa angin yaitu cantolan di tengah bodi tripod. Anda bisa menggantungkan tas atau beban yang lebih berat di sana agar <em>tripod<\/em> lebih stabil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>7.Apakah harus membeli <em>tripod<\/em> yang mahal?\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Membeli <em>tripod<\/em> lebih baik disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk seberapa sering akan digunakan. Sebab ada seorang fotografer <em>wildlife<\/em>\/alam yang justru tidak menyukai <em>tripod<\/em> mahal karena akan sering sekali ia gunakan sehingga cepat rusak dalam kurun setahun. Tapi tentunya ada harga ada rupa.<\/p>\n<p><em>So<\/em>, jangan lupa bawa <em>tripod<\/em> ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber : http:\/\/www.plazakamera.com\/<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Johann Richard Lesnussa Sebentar lagi iburan kan dan itu artinya sudah saatnya menyiapkan \u201csenjata andalan\u201d untuk jeprat-jepret.Nah, selain kamera jangan lupa bawa tripod. Lho, tripod juga? Emang seberapa penting sih untuk bawa tripod? Udah ngeribetin, berat, dan makan tempat lagi. Bukannya lebih praktis bawa tongsis ya kalau mau foto rame-rame? &nbsp; Akhir-akhir ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":1156,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,3],"tags":[],"class_list":["post-1136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-posts","category-slideshow"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1136"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1146,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1136\/revisions\/1146"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/klifonara\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}