    {"id":883,"date":"2019-06-02T17:28:06","date_gmt":"2019-06-02T10:28:06","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/?p=883"},"modified":"2019-07-02T18:53:07","modified_gmt":"2019-07-02T11:53:07","slug":"pemimpin-ideal-menurut-khonghucu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/2019\/06\/pemimpin-ideal-menurut-khonghucu\/","title":{"rendered":"Pemimpin Ideal menurut khonghucu"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Bagaimana cara menjadi pemimpin?<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Apakah ada syarat yang diperlukan untuk menjadi pemimpin?<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Siapakah pemimpin yang ideal?<\/em><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut konghucu, ada beberapa kriteria yang dapat dilihat untuk menilai menilai apakah seseorang merupakan pemimpin yang ideal, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Berasal dari kalangan akar rumput, bukan dari golongan elite<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Dalam kitab <em>Shang Shu<\/em>, pemimpin yang terlebih dahulu digembleng oleh asam garam kehidupan rakyat jelata, \u201cakan mau berempati terhadap kesusahan orang kecil\u201d (<em>zhi xiao ren zhi yi<\/em>). Karenanya, ia akan sebisa mungkin membuat kebijakan populis yang pro wong cilik sebab dirinya pernah dan turut merasakan kemelaratan yang sama.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Memerintah dengan kebajikan, bukan dengan kekejaman<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Konghucu dalam kitab <em>Lun Yu<\/em>\u00a0memberikan petunjuk begini: \u201cAmatilah kesalahan macam apa yang pernah diperbuatnya di masa lalu, niscaya kau akan tahu orang macam apa dia itu\u201d (<em>guan guo, si zhi ren yi<\/em>).<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tidak omong besar, pelan kala berbicara, tapi tangkas saat bekerja<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"left\">Alasan Konghucu sederhana: \u201cSulit sekali untuk merealisasikan apa yang sudah diomongkan\u201d (<em>wei zhi nan<\/em>). Konghucu dalam kitab\u00a0<em>Lun Yu<\/em>\u00a0berkata begitu.<\/p>\n<p align=\"left\">Berangkat dari premis demikian, Konghucu menegaskan, \u201cBarang siapa yang tidak malu mengomong besar, akan kesulitan merealisasikan omongannya\u201d (<em>qi yan zhi bu zuo, ze wei zhi ye nan<\/em>). Padahal, tutur Konghucu lagi, sebagai pemimpin, mestinya \u201cmalu kalau perkataannya melampaui perbuatannya\u201d (<em>chi qi yan er guo qi xing<\/em>).<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tidak mudah percaya<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Konghucu berkeyakinan, \u201cOrang yang bermoral, tidak akan mudah percaya dan menyebarkan hoaks\u201d (<em>dao ting er tu shuo, de zhi qi ye<\/em>). Makanya, tetap dalam kitab\u00a0<em>Lun Yu<\/em>, Konghucu menyeru agar hoaks atau \u201cpemelintiran-pemelintiran harus dilawan untuk menghentikan mara bahayanya\u201d (<em>gong hu yi duan si hai ye yi<\/em>).<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tidak mudah emosi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>kitab\u00a0<em>Zhong Yong<\/em>\u00a0bilang, \u201cPemimpin budiman itu, tanpa memberi hadiah sekalipun, rakyat akan tetap saling menyemangati; tanpa marah-marah sekalipun, akan tetap disegani bahkan ditakuti rakyatnya seperti takutnya mereka pada senjata mematikan\u201d (<em>junzi bu shang er min quan; bu nu er min wei yu yue<\/em>).<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Memperjuangkan pemerataan ekonomi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Konghucu beranggapan bahwa kesenjangan ekonomi akan menjadi penyulut konflik sosial yang berakibat fatal pada stabilitas nasional dan persatuan bangsa. Karenanya, Konghucu sangat tidak berkenan kekayaan cuma menumpuk pada segelintir orang belaka. Konghucu yang hidup pada masa ketika Tiongkok masih merupakan negara agraris yang pendapatan rakyatnya bersandar sepenuhnya pada hasil bercocok tanam, sampai-sampai mengecap orang yang \u201cmempunyai banyak kepemilikan tanah\u201d (<em>huai tu<\/em>) sebagai \u201corang yang tidak berperikemanusiaan\u201d (<em>xiao ren<\/em>).<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Konghucu dalam kitab\u00a0<em>Lun Yu<\/em>\u00a0menyarankan agar seorang pemimpin \u201ctidak perlu takut negaranya miskin, tapi takutlah kalau distribusi ekonomi negaranya tidak merata\u201d (<em>bu huan gua er huan bu jun<\/em>). Makanya, pemerataan ekonomi haruslah dilakukan. \u201cKalau distribusi ekonomi sudah merata, maka tidak akan ada yang merasa miskin. Dengan begitu, kehidupan rakyat akan makmur sentosa. Negara pun akan damai dan tidak akan bubar\u201d (<em>gai jun wu pin, he wu gua, an wu qing<\/em>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote><p>Sumber:<\/p>\n<p>https:\/\/www.forbes.com\/2009\/05\/21\/confucius-tips-wisdom-leadership-managing-philosophy.html#36a6499c7cba<\/p>\n<p>https:\/\/historia.id\/agama\/articles\/kriteria-pemimpin-ideal-menurut-konghucu-PM1m3<\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana cara menjadi pemimpin? Apakah ada syarat yang diperlukan untuk menjadi pemimpin? Siapakah pemimpin yang ideal? &nbsp; Menurut konghucu, ada beberapa kriteria yang dapat dilihat untuk menilai menilai apakah seseorang merupakan pemimpin yang ideal, yaitu: Berasal dari kalangan akar rumput, bukan dari golongan elite Dalam kitab Shang Shu, pemimpin yang terlebih dahulu digembleng oleh asam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-883","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=883"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":884,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/883\/revisions\/884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}