{"id":4046,"date":"2026-03-15T11:06:21","date_gmt":"2026-03-15T04:06:21","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/?p=4046"},"modified":"2026-04-16T11:26:22","modified_gmt":"2026-04-16T04:26:22","slug":"makna-sembahyang-rebut-bagi-umat-khonghucu-di-bangka-dalam-kegiatan-thai-se-ja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/2026\/03\/makna-sembahyang-rebut-bagi-umat-khonghucu-di-bangka-dalam-kegiatan-thai-se-ja\/","title":{"rendered":"Makna Sembahyang Rebut bagi Umat Khonghucu di Bangka dalam Kegiatan Thai Se Ja"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"imgfull aligncenter\" src=\"https:\/\/asset.tribunnews.com\/UC1-eKiyzujWXO1737gb9FCA2fQ=\/1200x675\/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)\/bangka\/foto\/bank\/originals\/patung-thai-se-ja-di-klenteng-hap-miau-di-des.jpg\" alt=\"Kepercayaan Warga Tionghoa Tentang Sembahyang Rebut : Arwah Gentayangan Kembali ke Akhirat\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><span style=\"font-weight: 400\">Sumber : (<\/span><a href=\"https:\/\/bangka.tribunnews.com\/2019\/08\/15\/kepercayaan-warga-tionghoa-tentang-sembahyang-rebut-arwah-gentayangan-kembali-ke-akhirat\"><span style=\"font-weight: 400\">Patung Thai Se Ja di Kelenteng Ho Hap Miau<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tradisi sembahyang rebut merupakan tradisi kepercayaan umat Konghucu sebagai tradisi sembahyang arwah leluhur yang diselenggarakan pada tanggal 15 bulan ke tujuh. Perayaan ini dipercaya oleh masyarakat pada bulan ini pintu alam baka\/neraka akan terbuka dan arwah yang berada didalamnya akan turun ke dunia manusia dan pulang ke keluarga masing-masing. Tradisi ini telah berkembang menjadi perayaan budaya dan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas khususnya di Bangka Belitung. Salah satu unsur paling khas dalam ritual ini adalah keberadaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, sosok simbolis yang memiliki peran penting dalam penutupan rangkaian upacara sembahyang rebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Makna dan Sosok Thai Se Ja<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai\u00a0 Se\u00a0 Ja <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0atau Dewa Akhirat dipercaya\u00a0 bertugas\u00a0 untuk\u00a0 mencatat nama-nama\u00a0 arwah\u00a0 dan\u00a0 sajian\u00a0 yang\u00a0 dibawa\u00a0 oleh\u00a0 masyarakat. Selama\u00a0 ritual,\u00a0 patung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam ukuran besar biasanya berdampingan\u00a0 dengan\u00a0 patung\u00a0 dewi\u00a0 lainnya. Selama\u00a0 ritual juga akan\u00a0 disediakan\u00a0 bermacam-macam\u00a0 jamuan\u00a0 yang tersusun\u00a0 rapi\u00a0 di\u00a0 atas\u00a0 altar\u00a0 abu\u00a0 di\u00a0 kelenteng.\u00a0 Jamuan\u00a0 itu\u00a0 nantinya\u00a0 akan\u00a0 diletakkan\u00a0 di\u00a0 atas tempat\u00a0 khusus\u00a0 yang\u00a0 terbuat\u00a0 dari\u00a0 kayu\u00a0 dan\u00a0 papan di depan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di\u00a0 setiap\u00a0 kelenteng,\u00a0 akan\u00a0 ditemukan\u00a0 patung\u00a0 replika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai\u00a0 Se\u00a0 Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam\u00a0 posisi\u00a0 duduk dengan tangan kiri patung memegang sebuah buku\u00a0 dan sebuah pena. Buku dan pena bertujuan untuk\u00a0 mencatat\u00a0 amal\u00a0 perbuatan\u00a0 yang\u00a0 dilakukan\u00a0 oleh\u00a0 arwah-arwah\u00a0 yang\u00a0 bergentayangan.\u00a0 Patung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai\u00a0 Se\u00a0 Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sendiri\u00a0 pembuatan\u00a0 membutuhkan\u00a0 waktu\u00a0 sebulan\u00a0 dan\u00a0 patung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai\u00a0 Se\u00a0 Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terbuat\u00a0 dari\u00a0 bungkus\u00a0 sebuah\u00a0 kain\u00a0 atau\u00a0 kertas\u00a0 lima\u00a0 warna\u00a0 yakni\u00a0 biru,\u00a0 hijau,\u00a0 merah,\u00a0 kuning, dan\u00a0 jingga.\u00a0 Sedangkan,\u00a0 kerangka\u00a0 tubuh\u00a0 dari\u00a0 patung<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> Thai\u00a0 Se\u00a0 Ja <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terbuat\u00a0 dari\u00a0 bambu.<\/span><\/p>\n<p><b>Pelaksanaan Sembahyang Rebut<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada perayaan sembahyang rebut, masyarakat biasanya menyiapkan berbagai persembahan berupa makanan, buah-buahan, kue, serta kertas sembahyang yang dibakar sebagai simbol pemberian kepada arwah. Persembahan ini diletakkan di altar atau meja besar yang disusun oleh panitia perayaan. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah perebutan sesaji oleh masyarakat. Setelah ritual utama selesai, masyarakat diperbolehkan mengambil makanan atau persembahan yang ada di altar. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki bagi mereka yang mendapatkannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di Bangka Belitung sendiri, rangkaian ritual biasanya mencapai puncaknya pada tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB, ketika patung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berukuran besar dibakar. Patung ini umumnya dibuat dari kertas dan bambu dengan ukuran yang cukup besar dan bentuk yang mencolok.<\/span><\/p>\n<h2><b>Makna Pembakaran Thai Se Ja<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembakaran patung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki makna simbolis yang mendalam. Ritual ini melambangkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> telah menyelesaikan tugasnya dalam mengawal arwah-arwah selama bulan ketujuh Imlek. Dengan dibakarnya patung tersebut, arwah-arwah dipercaya kembali ke alamnya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, pembakaran ini juga melambangkan pelepasan energi negatif serta harapan agar kehidupan masyarakat kembali berjalan dengan aman dan seimbang. Api yang membakar patung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sering kali menjadi simbol transformasi dan pemurnian.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Thai Se Ja <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">merupakan elemen penting dalam tradisi sembahyang rebut, khususnya di Bangka Belitung. Sosok ini melambangkan penjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia arwah serta menjadi simbol penutup dari rangkaian ritual bulan arwah. Melalui tradisi ini, masyarakat tidak hanya menjalankan ritual keagamaan tetapi juga menjaga nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur yang telah menjadi bagian dari identitas komunitas Tionghoa di Bangka. Hingga saat ini, tradisi sembahyang rebut masih dipertahankan oleh banyak keluarga Tionghoa sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya dan bermakna.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Wei De Dong Tian<\/span><\/i><\/p>\n<h3><b>Referensi:<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kajian Budaya dalam Tradisi Chit Ngiat Pan di Pangkal Pinang-Bangka Belitung. (2024). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 6(2)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, 291-310. <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.24076\/pikma.v6i2.1425\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/doi.org\/10.24076\/pikma.v6i2.1425<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bangka.tribunnews. (2025). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Patung Thai Se Ja Senilai Rp30 Juta Dibakar, Sembahyang Rebut di Kelenteng Ho Hap Miaw. <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/bangka.tribunnews.com\/lokal\/1662539\/patung-thai-se-ja-senilai-rp30-juta-dibakar-sembahyang-rebut-di-kelenteng-ho-hap-miaw\"><span style=\"font-weight: 400\">Bangka.tribunnews.<\/span><\/a><\/li>\n<\/ol>\n<p><br style=\"font-weight: 400\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber : (Patung Thai Se Ja di Kelenteng Ho Hap Miau) Tradisi sembahyang rebut merupakan tradisi kepercayaan umat Konghucu sebagai tradisi sembahyang arwah leluhur yang diselenggarakan pada tanggal 15 bulan ke tujuh. Perayaan ini dipercaya oleh masyarakat pada bulan ini pintu alam baka\/neraka akan terbuka dan arwah yang berada didalamnya akan turun ke dunia manusia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":4047,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-4046","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4046"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4046\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4051,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4046\/revisions\/4051"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}