    {"id":2931,"date":"2024-03-28T04:02:54","date_gmt":"2024-03-27T21:02:54","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/?p=2931"},"modified":"2024-03-28T23:56:23","modified_gmt":"2024-03-28T16:56:23","slug":"tiga-tingkatan-ajaran-agama-khonghucu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/2024\/03\/tiga-tingkatan-ajaran-agama-khonghucu\/","title":{"rendered":"Tiga Tingkatan Ajaran Agama Khonghucu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/2024\/03\/tiga-tingkatan-ajaran-agama-khonghucu\/confucius\/\" rel=\"attachment wp-att-2932\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2932 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-content\/uploads\/sites\/31\/2024\/03\/confucius.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"512\" \/><\/a><span style=\"font-weight: 400\">Sumber: <\/span><a href=\"https:\/\/khonghucuindonesia.wordpress.com\/2021\/08\/03\/agama-khonghucu\/\"><span style=\"font-weight: 400\">WordPress.com<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Dalam ajaran agama Khonghucu, terdapat 3 (tiga) tingkatan ajaran yakni; (1)<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Li Xue<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (2)<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Xin Xue<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan (3)<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Shen Xue<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/i> <em><span style=\"font-weight: 400\">Li Xue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan tingkatan awal bagi setiap orang yang baru mulai belajar mengenai agama Khonghucu. Pada tingkatan ini penganut agama Khonghucu mengetahui tentang sejarah agama Khonghucu, siapa nama Nabi, Kitab Suci Agama Khonghucu, dll, intinya sudah mengetahui tentang ajaran didalam Agama Khonghucu atau dengan kata lain mengetahui dan memahami teori-teori yang ada didalam Agama Khonghucu. Tingkatan kedua, yakni <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Xin Xue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, atau tingkat menghayati dan melaksanakan, umat Khonghucu yang sudah mencapai tingkat ini biasanya adalah umat yang selain mengetahui mengenai ajaran Khonghucu, mereka juga sudah menghayati ajaran serta melaksanakan ajaran-Nya. Misalnya bersikap sabar, berbuat kebajikan, menghormati orang tua, mengikuti kebaktian, sembahyang di Klenteng, intinya ajaran-ajaran yang sudah dipelajari sudah dihayati dan diterapkan juga dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat yang terakhir yakni, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Shen Xue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, tingkatan ini berarti umat Khonghucu yang sudah mempelajari ajaran serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, juga meyakini adanya nyawa dan roh, sebab telah tertulis pada <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Ba Cheng Zhen Gui<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (Delapan Pengakuan Iman) nomor 4 yang berbunyi \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Cheng Zhi Gui Shen<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\u201d yang artinya \u201cSepenuh Iman Mempercayai Adanya Nyawa dan Roh\u201d. Maka kita harus bisa memahami serta menghayati kalimat tersebut, sebab dengan mengetahui adanya roh didalam tubuh kita akan lebih memberikan energi positif terhadap diri kita sendiri, dengan demikian akan semakin banyak kebajikan yang kita perbuat bagi orang lain dan bagi diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 \u00a0 Nabi Kong Zi pernah berkata \u201cbelajarlah seolah-olah kamu tidak akan pernah bisa menguasainya; tahan seolah-olah Anda akan takut kehilangannya\u201d, yang artinya jangan pernah berhenti untuk belajar, sebab dengan belajar saja belum tentu kita bisa menjadi orang yang bijaksana, apalagi jika tidak memiliki keinginan untuk belajar. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus memperbanyak pengetahuan serta menghayati dan menerapkan ajaran-ajaran yang benar, agar dapat berdampak positif bagi lingkungan disekitar kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Referensi<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Arif, O. (2022, Mei 31). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Tiga Tingkatan Ajaran Agama Khonghucu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kemenag RI. \u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/kemenag.go.id\/khonghucu\/tiga-tingkatan-ajaran-agama-khonghucu-571kpb\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/kemenag.go.id\/khonghucu\/tiga-tingkatan-ajaran-agama-khonghucu-571kpb<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Hartono, J., &amp; Gunadi, J. (2017). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (Edisi Revisi Jakarta ed., Vol. vi). Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. ISBN: 978-602-427-082-7<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: WordPress.com \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Dalam ajaran agama Khonghucu, terdapat 3 (tiga) tingkatan ajaran yakni; (1)Li Xue, (2)Xin Xue, dan (3)Shen Xue. Li Xue merupakan tingkatan awal bagi setiap orang yang baru mulai belajar mengenai agama Khonghucu. Pada tingkatan ini penganut agama Khonghucu mengetahui tentang sejarah agama Khonghucu, siapa nama Nabi, Kitab Suci Agama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":2972,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-2931","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2931","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2931"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2931\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2938,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2931\/revisions\/2938"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2931"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2931"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/kbmk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2931"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}