World Interfaith Harmony Week

 Anggota KBMK & umat Khonghucu lainnya.Jakarta 22 ebrari 2017
Sumber : William Tibie
Penulis : Amalia Mandasari

Jakarta – Telah diselenggarakan Car Free Day yang biasa dikenal dengan CFD yang diselenggarakan di Jakarta yang bertemakan World Interfaith Harmony Week “Optimisme Indonesia untuk Dunia” dimana event ini diselenggarakan untuk Mempertahankan Indonesia Sebagai Negara Bhinneka Tunggal Ika. Orang yang berpartisipasi dalam event ini berasal dari kalangan anak-anak muda, orang dewasa, maupun orang-orang yang telah lanjut usia yang memiliki agama, suku dan ras yang berbeda-beda. Pada pukul 06.00 event ini dimulai dengan senam massal bersama, lalu dilakukan apel pagi yaitu pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, pembacaan UUD 1945, serta kata sambutan dari K. H. Maman Imanulhaq dan pembacaan doa lintas iman. Acara dilanjutkan dengan atraksi budaya seperti tari tor-tor, Ja’I, flash mob, mannequin challenge, tari poco-poco, tari gemu fa mi re, dan diputarkan juga lagu-lagu dan music medley. Setelah atraksi budaya waktu telah menunjukan pukul 10.30 dan selesailah event tersebut. Setelah itu di mulailah acara penutupan, seperti menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia.

 

Deny Ramanda & William Tibie (Selaku perwakilan dari anggota KBMK BINUS)

Tidak lupa juga anggota KBMK (Keluarga Besar Mahasiswa Khonghucu) Bina Nusantara University ikut berpartisipasi dalam event ini untuk membantu Indonesia terus mempertahankan Negara ini sebagai Negara Bhinneka Tunggal Ika.

Car free day yang bertemakan World Interfaith Harmony Week “Optimisme Indonesia untuk Dunia” ini memiliki makna bahwa biarpun kita memiliki ras, agama, suku, warna kulit, adat istiadat dan lain-lain yang berbeda-beda, kita harus saling menghargai satu sama lain sesama bangsa Indonesia adapun sesama manusia. Perbedaan bukanlah halangan untuk berkembang dan maju, tetapi perbedaan bisa menjadi kekuatan yang mungkin tidak dimiliki oleh bangsa lain. Semua tergantung bagaimana cara kita menyikapi suatu perbedaan tersebut.

Akhir kata, Salam Optimisme Indonesia Untuk Dunia!