    {"id":1508,"date":"2019-04-20T18:57:46","date_gmt":"2019-04-20T11:57:46","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/?p=1508"},"modified":"2019-04-20T18:57:46","modified_gmt":"2019-04-20T11:57:46","slug":"pentingnya-peranan-internal-auditor-dalam-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/2019\/04\/pentingnya-peranan-internal-auditor-dalam-perusahaan\/","title":{"rendered":"Pentingnya Peranan Internal Auditor Dalam Perusahaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">Shania Nadzla Zahira &#8211; 2201818851<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-content\/uploads\/sites\/62\/2019\/04\/How-to-safeguard-your-business-against-future-audits-846x564.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-1509\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-content\/uploads\/sites\/62\/2019\/04\/How-to-safeguard-your-business-against-future-audits-846x564-640x427.png\" alt=\"\" width=\"326\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-content\/uploads\/sites\/62\/2019\/04\/How-to-safeguard-your-business-against-future-audits-846x564-640x427.png 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-content\/uploads\/sites\/62\/2019\/04\/How-to-safeguard-your-business-against-future-audits-846x564-768x512.png 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-content\/uploads\/sites\/62\/2019\/04\/How-to-safeguard-your-business-against-future-audits-846x564.png 846w\" sizes=\"auto, (max-width: 326px) 100vw, 326px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Menurut <em>Institute of Internal Auditor<\/em>, internal audit adalah kegiatan yang independen dan objektif beserta konsultasi yang disusun untk meningkatkan nilai dan operasional organisasi atau perusahaan. Internal audit dapat mendukung organisasi atau perusahaan dalam pencapaian tujuannya dengan cara pendekatan yang terstruktur dan disiplin. Pendekatan internal audit tersebut dilakukan dengan cara evaluasi dan meningkatkan keefektifan manajemen resiko,\u00a0<em>controlling<\/em>\u00a0dan proses tata kelola.<\/p>\n<p>Dapat disimpulkan dari definisi tersebut bahwa internal audit dalam suatu perusahaan sangatlah penting. Berikut adalah beberapa peranan penting seorang <em>internal auditor<\/em> dalam suatu perusahaan:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Mencari informasi awal terkait bagian yang akan diaudit (<em>auditee<\/em>).<\/strong> Apa yang dimaksud di sini adalah cara kerja, prosedural, hierarki jabatan, dan catatan mutu atau laporan yang selama ini digunakan dalam perusahaan tersebut.<\/li>\n<li><strong>Melakukan tinjauan dokumen dan persyaratan lain yang berkaitan dengan <em>auditee<\/em>. <\/strong>Ini sangat penting karena dengan meninjau dokumen-dokumen tersebut, auditor akan mengetahui proses-proses yang terjadi di dalam perusahaan.<\/li>\n<li><strong>Mempersiapkan program audit tahunan dan jadwal pelaksanaan audit secara terperinci. <\/strong>Ini dilakukan agar perbaikan dilakukan secara berkesinambungan.<\/li>\n<li><strong>Membuat daftar pertanyaan audit (<em>audit checklist<\/em>). <\/strong><em>Audit checklist<\/em> dibuat untuk mempermudah auditor mengingat hal-hal penting yang perlu ditanyakan dan dapat dijadikan pedoman oleh <em>auditee<\/em> untuk mempersiapkan diri sebelum diaudit.<\/li>\n<li><strong>Melaksanakan pemeriksaan sistem secara menyeluruh. <\/strong>Seorang auditor harus jeli dan telaten dalam memeriksa area <em>auditee<\/em>.<\/li>\n<li><strong>Mengumpulkan dan menganalisis bukti\u00a0audit yang cukup dan relevan. <\/strong>Semua masalah atau temuan yang ditemukan selama proses audit harus didukung dengan bukti yang cukup.<\/li>\n<li><strong>Melaporkan temuan audit atau masalah-masalah yang ditemukan selama audit internal. <\/strong>Auditor harus menerbitkan laporan temuan audit internal untuk ditindaklanjuti oleh <em>auditee<\/em> dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.<\/li>\n<li><strong>Memantau tindak lanjut hasil audit internal sampai dinyatakan selesai. <\/strong>Untuk memastikan seluruh temuan telah diperbaiki, maka auditor internal harus memeriksa tindakan yang sudah dilakukan setelah melewati tenggat waktu perbaikan yang diberikan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><u>Sumber:<\/u><\/p>\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/litaparera\/55547f51b67e616914ba5506\/peranan-penting-auditor-internal-dalam-sebuah-organisasi\">https:\/\/www.kompasiana.com\/litaparera\/55547f51b67e616914ba5506\/peranan-penting-auditor-internal-dalam-sebuah-organisasi<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/jurnalmanajemen.com\/audit-internal\/\">https:\/\/jurnalmanajemen.com\/audit-internal\/<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Shania Nadzla Zahira &#8211; 2201818851 Menurut Institute of Internal Auditor, internal audit adalah kegiatan yang independen dan objektif beserta konsultasi yang disusun untk meningkatkan nilai dan operasional organisasi atau perusahaan. Internal audit dapat mendukung organisasi atau perusahaan dalam pencapaian tujuannya dengan cara pendekatan yang terstruktur dan disiplin. Pendekatan internal audit tersebut dilakukan dengan cara evaluasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":67,"featured_media":1509,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-1508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/users\/67"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1508"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1510,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1508\/revisions\/1510"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/isgbinus\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}