{"id":6516,"date":"2025-06-17T20:21:17","date_gmt":"2025-06-17T13:21:17","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/?p=6516"},"modified":"2025-07-09T20:34:32","modified_gmt":"2025-07-09T13:34:32","slug":"mewujudkan-industri-manufaktur-ramah-lingkungan-melalui-pendekatan-design-for-environment-dfe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2025\/06\/17\/mewujudkan-industri-manufaktur-ramah-lingkungan-melalui-pendekatan-design-for-environment-dfe\/","title":{"rendered":"Mewujudkan Industri Manufaktur Ramah Lingkungan melalui Pendekatan Design for Environment (DfE)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2025\/06\/17\/mewujudkan-industri-manufaktur-ramah-lingkungan-melalui-pendekatan-design-for-environment-dfe\/screenshot-2025-05-20-231947-keisha-safira-nurfariza-1\/\" rel=\"attachment wp-att-6518\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6518\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2025\/06\/Screenshot-2025-05-20-231947-Keisha-Safira-Nurfariza-1.png\" alt=\"\" width=\"820\" height=\"465\" \/><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400\">(Sumber: <\/span><a href=\"https:\/\/images.app.goo.gl\/Dgmm21oESEscBnTN6\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/images.app.goo.gl\/Dgmm21oESEscBnTN6<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Industri manufaktur menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dan berperan penting dalam pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, di balik perannya, sektor ini juga menghadapi tantangan besar terkait dampak lingkungan, seperti limbah, polusi, dan konsumsi energi yang tinggi. Kesadaran yang semakin meningkat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan mendorong lahirnya konsep <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><em>green manufacturing<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400\">sebagai inovasi untuk menciptakan proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Salah satu strateri dalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">green manufacturing<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE), yaitu pendekatan desain yang mempertimbangkan dampak lingkungan sejak awal pengembangan produk. Selanjutnya, kita akan mengulas lebih dalam mengenai implementasi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE) dalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">green manufacturing<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, serta manfaat yang dapat diperoleh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE) merupakan metode yang menekankan pentingnya mempertimbangkan lingkungan sejak tahap awal desain produk dan proses manufaktur dengan memilih bahan baku ramah lingkungan, mengoptimalkan efisiensi energi, serta meminimalisir limbah dan emisi sepanjang siklus hidup produk, mulai dari produksi hingga daur ulang atau pembuangan akhir. Pendekatan ini menggunakan alat seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Life Cycle Assessment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (LCA) untuk mengidentifikasi dan mengurangi dampak lingkungan di setiap tahap produksi dengan strategi seperti pemilihan bahan non <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">toxic<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, desain yang memudahkan daur ulang, pengurangan konsumsi energi, dan pengembangan proses proses produksi bersih. Penerapan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE) dalam green manufacturing tidak hanya menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan melalui pengurangan jenis dan jumlah material, kemudahan daur ulang, serta penurunan emisi gas rumah kaca dan ketergantungan pada sumber daya fosil dengan memanfaatkan energi terbarukan. Namun, penerapan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE) menghadapi tantangan seperti investasi awal yang tinggi, keterbatasan teknologi, dan perlunya kolaborasi lintas fungsi dalam perusahaan untuk keberhasilan strategi ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pendekatan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE) dalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">green manufacturing<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan langkah strategis untuk menciptakan sistem produksi yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan ramah lingkungan. Implementasi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for Environment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> (DfE) secara konsisten mampu memberikan manfaat ganda, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Oleh karena itu, pelaku industri disarankan mulai mengadopsi prinsip -prinsip DfE, mulai dari proses desain hingga produksi, serta melibatkan seluruh rantai pasok dalam upaya menciptakan proses produksi yang lebih hijau dan berkelanjutan terhadap lingkungan, dengan cara ini industri manufaktur dapat terus berkembang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kishawy, H. A., Hegab, H., &amp; Saad, E. (2018, October 10). <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Design for sustainable manufacturing: Approach, implementation, and assessment<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. MDPI. <\/span><a href=\"https:\/\/www.mdpi.com\/2071-1050\/10\/10\/3604\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.mdpi.com\/2071-1050\/10\/10\/3604<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Redi, P. (2021, February 3). <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Apa Itu green supply chain?<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Master of Industrial Enginering. <\/span><a href=\"https:\/\/mie.binus.ac.id\/2021\/02\/03\/apa-itu-green-supply-chain\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/mie.binus.ac.id\/2021\/02\/03\/apa-itu-green-supply-chain\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Aviasti, A., Rukmana, A. N., Supena, A. N., &amp; Amaranti, R. (2022, June 2). <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Analisis Keterkaitan Antara green design, green process, Green Dynamic Capabilities, Dan Absorptive Capacity Pada perusahaan manufaktur<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri. https:\/\/ejournal.undip.ac.id\/index.php\/jgti\/article\/view\/42673 <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Sumber: https:\/\/images.app.goo.gl\/Dgmm21oESEscBnTN6) Industri manufaktur menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dan berperan penting dalam pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, di balik perannya, sektor ini juga menghadapi tantangan besar terkait dampak lingkungan, seperti limbah, polusi, dan konsumsi energi yang tinggi. Kesadaran yang semakin meningkat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan mendorong lahirnya konsep green manufacturing [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6530,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-6516","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6516","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6516"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6516\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6520,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6516\/revisions\/6520"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6530"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6516"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6516"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6516"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}