    {"id":5773,"date":"2023-09-12T22:31:59","date_gmt":"2023-09-12T15:31:59","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/?p=5773"},"modified":"2023-09-12T22:31:59","modified_gmt":"2023-09-12T15:31:59","slug":"peran-machine-learning-dalam-industri-manufaktur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2023\/09\/12\/peran-machine-learning-dalam-industri-manufaktur\/","title":{"rendered":"Peran Machine Learning dalam Industri Manufaktur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2023\/09\/12\/peran-machine-learning-dalam-industri-manufaktur\/kayla-foto\/\" rel=\"attachment wp-att-5774\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-5774\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2023\/09\/Kayla-Foto.jpg\" alt=\"\" width=\"563\" height=\"316\" \/>(<span style=\"font-weight: 400\">Sumber: <\/span><\/a><a href=\"https:\/\/metrology.news\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Deep-Learning-for-Manufacturing-1.png\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/metrology.news\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Deep-Learning-for-Manufacturing-1.pn<\/span><\/a><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2023\/09\/12\/peran-machine-learning-dalam-industri-manufaktur\/kayla-foto\/\" rel=\"attachment wp-att-5774\"><span style=\"font-weight: 400\">)<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Machine Learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau biasa disingkat sebagai ML adalah suatu cabang perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">artificial intelligence <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(AI) yang merupakan suatu mesin yang dapat belajar dan menyerap informasi selayaknya manusia. Pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan disiplin ilmu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">numerical<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">data mining <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sehingga mesin tersebut dapat beroperasi tanpa adanya pemrograman ulang ataupun perintah dari manusia. Hal tersebut dapat terjadi sebab ML bekerja sesuai dengan metode yang diterapkan dari awal mengembangkan mesin tersebut. Dalam industri manufaktur, teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang paling banyak digunakan adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">supervised machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Supervised machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah suatu metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang paling umum digunakan dalam proses manufaktur. Metode ini dilakukan dengan menyediakan data input (proses manufaktur itu sendiri) dan output (produk maupun limbah) untuk memetakan proses yang dapat menghubungkan kedua variabel tersebut. Metode ini dapat dilakukan menggunakan pendekatan regresi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">regression<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang biasa digunakan dalam proses manufaktur untuk menghitung nilai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">remaining useful life <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(RUL) suatu aset, yaitu prediksi durasi waktu yang diperlukan sebelum sebelum adanya potensi kerusakan dalam suatu mesin atau sistem manufaktur. Selain itu, terdapat juga pendekatan klasifikasi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">classification<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). Pendekatan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> classification <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini memiliki kemampuan untuk meletakkan data yang masuk ke suatu kategori berdasarkan ciri-ciri dari data yang sebelumnya sudah masuk ke dalam kategori tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dengan kemampuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini, tentunya telah membawa berbagai dampak positif kepada dunia industri manufaktur, antara lain: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">predictive maintenance, quality control, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> product development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Predictive maintenance <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan regresi untuk menghitung RUL dari aset tertentu agar dapat memprediksi dan menjadwalkan tanggal perbaikan sistem. Algoritma dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat memprediksi kegagalan dengan tingkat akurasi yang mencapai 92% sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi suatu perusahaan. Kemudian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga dapat menyediakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">quality control <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang didasarkan oleh algoritma yang menggunakan pendekatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">classification <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk mendeteksi produk yang dapat didistribusikan dan produk yang tidak. Dengan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, perusahaan dapat memisahkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">output <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">produksi yang gagal dengan tingkat efektivitas pendeteksian sebesar 90%. Lalu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini juga dapat menyajikan data yang akurat untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">product development <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau pengembangan produk. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat menganalisa data yang banyak untuk memahami kebutuhan pengguna, mendeteksi kekurangan produk, dan lain sebagainya yang dapat digunakan untuk mengembangkan produk yang lebih baik lagi untuk dijual.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Namun, di balik segala kecanggihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tentunya tidak luput dari tantangan dalam mengimplementasikan kemajuan tersebut dalam dunia industri manufaktur, di antaranya adalah kurangnya spesialis AI dan kualitas data. Saat ini, masih rendah populasi sumber daya manusia yang berpengetahuan luas dan berpengalaman dalam ranah analisis data dan spesialis AI. Banyak dari generasi muda beranggapan bahwa tugas yang meliputi pekerjaan tersebut sangat monoton sehingga mudah jenuh. Hal tersebut akan menjadi sangat bahaya bagi industri manufaktur, khususnya ketika sumber daya manusia generasi saat ini sudah pensiun sehingga meninggalkan industri manufaktur ini dengan minim sumber daya manusia yang memahami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini. Kemudian, kualitas data yang diperlukan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">harus berkualitas tinggi dan signifikan untuk membuahkan sebuah hasil kepada perusahaan. Namun, data yang terkumpul seringkali <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bias <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan memiliki banyak eror sehingga berpotensi tidak dapat dianalisis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Secara keseluruhan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menyajikan berbagai macam keuntungan untuk efektivitas dan efisiensi kepada perusahaan dalam produksi. Namun, terlepas dari segala keuntungannya, tentunya hal tersebut masih tidak luput dari tantangan dan kekurangan. Ke depannya, diharapkan dapat bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dalam ranah AI dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">agar kecanggihan tersebut dapat terus digunakan untuk masa depan industri manufaktur yang lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p>1. <span style=\"font-weight: 400\">Augury. (2023, April 27). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">A quick guide to machine learning and AI in manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Augury. <\/span><a href=\"https:\/\/www.augury.com\/blog\/production-health\/machine-learning-and-ai-in-manufacturing-a-quick-guide-to-the-fundamentals\/#:~:text=Some%20of%20the%20direct%20benefits,to%20a%20more%20optimized%20process\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.augury.com\/blog\/production-health\/machine-learning-and-ai-in-manufacturing-a-quick-guide-to-the-fundamentals\/#:~:text=Some%20of%20the%20direct%20benefits,to%20a%20more%20optimized%20process<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">2. Baskoro, H. (2022, September 26). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Supervised vs unsupervised learning: Apa Bedanya?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Pacmann. <\/span><a href=\"https:\/\/pacmann.io\/blog\/supervised-dan-unsupervised-learning\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/pacmann.io\/blog\/supervised-dan-unsupervised-learning<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">3. Brownlee, J. (2019, May 21). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Difference between classification and regression in machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. MachineLearningMastery.com. <\/span><a href=\"https:\/\/machinelearningmastery.com\/classification-versus-regression-in-machine-learning\/#:~:text=Fundamentally%2C%20classification%20is%20about%20predicting,is%20about%20predicting%20a%20quantity.&amp;text=That%20classification%20is%20the%20problem,quantity%20output%20for%20an%20example\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/machinelearningmastery.com\/classification-versus-regression-in-machine-learning\/#:~:text=Fundamentally%2C%20classification%20is%20about%20predicting,is%20about%20predicting%20a%20quantity.&amp;text=That%20classification%20is%20the%20problem,quantity%20output%20for%20an%20example<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">4. Intern, D. (2022, November 24). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Apa Itu Machine Learning? Beserta Pengertian Dan Cara Kerjanya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dicoding Blog. https:\/\/www.dicoding.com\/blog\/machine-learning-adalah\/\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">5. Prijic, M. (2022, September 21). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">6 applications of machine learning in the manufacturing industry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. IT Convergence. <\/span><a href=\"https:\/\/www.itconvergence.com\/blog\/6-benefits-of-machine-learning-in-manufacturing\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.itconvergence.com\/blog\/6-benefits-of-machine-learning-in-manufacturing\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Sumber: https:\/\/metrology.news\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Deep-Learning-for-Manufacturing-1.pn) Machine Learning atau biasa disingkat sebagai ML adalah suatu cabang perkembangan artificial intelligence (AI) yang merupakan suatu mesin yang dapat belajar dan menyerap informasi selayaknya manusia. Pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan disiplin ilmu numerical dan data mining sehingga mesin tersebut dapat beroperasi tanpa adanya pemrograman ulang ataupun perintah dari manusia. Hal tersebut dapat terjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-5773","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5773","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5773"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5773\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5776,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5773\/revisions\/5776"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5773"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5773"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5773"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}