    {"id":4834,"date":"2022-05-06T22:19:01","date_gmt":"2022-05-06T15:19:01","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/?p=4834"},"modified":"2022-05-06T22:19:01","modified_gmt":"2022-05-06T15:19:01","slug":"penerapan-digital-manufacturing-di-indonesia-dalam-menghadapi-industri-4-0","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2022\/05\/06\/penerapan-digital-manufacturing-di-indonesia-dalam-menghadapi-industri-4-0\/","title":{"rendered":"Penerapan Digital Manufacturing di Indonesia dalam Menghadapi Industri 4.0"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2022\/05\/kominfo-kemenperin-DSC_5542-Sri-Nadila-lutfita.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4836\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2022\/05\/kominfo-kemenperin-DSC_5542-Sri-Nadila-lutfita.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"678\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">(Sumber:<\/span><a href=\"https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/33235\/topang-industri-kemenperin-akselerasi-pembangunan-infrastruktur-digital\/0\/berita\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/33235\/topang-industri-kemenperin-akselerasi-pembangunan-infrastruktur-digital\/0\/berita<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kehadiran industri 4.0 mendorong Indonesia untuk bisa beradaptasi melalui transformasi digital pada beberapa sektor, terutama sektor industri manufaktur. Kehadiran ini tentu saja akan menjadi solusi bagi Indonesia agar tidak jatuh terlalu jauh ke dalam krisis global yang sedang terjadi. Hal ini dikarenakan industri manufaktur merupakan salah satu sektor industri di Indonesia yang terkena imbas dari adanya krisis global akibat pandemi. Transformasi digital dapat menjadi solusi untuk perusahaan industri manufaktur, yaitu melalui penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan suatu upaya pada sektor manufaktur dalam mengoptimasi sistem produksi, mengontrol kualitas serta semua kegiatan manufaktur dengan memanfaatkan perangkat lunak atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Solusi ini sekaligus akan menjadi peluang bagi sektor industri manufaktur di Indonesia agar menjadi lebih efisien sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat menjadi peluang karena terdapat banyak manfaat yang akan timbul bagi sektor manufaktur melalui penerapannya. Sejauh ini, terdapat beberapa perusahaan bidang manufaktur di Indonesia yang sukses menerapkan industri 4.0 melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">antara lain PT Schneider Electric Manufacturing Batam, PT Toyota Motor Manufacturing, dan PT Astra Honda Motor. Perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi model untuk perusahaan manufaktur lain yang ada di Indonesia untuk menerapkan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Industri manufaktur yang menerapkan sistem digital ini telah terbukti mampu beroperasi lebih efisien, maksimal, dan berdaya saing global. Selain itu, penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas, kinerja ekspor perusahaan manufaktur, bahkan perusahaan mampu beradaptasi dengan perubahan ekstrem akibat krisis global, misalnya perubahan pasar yang diakibatkan oleh pandemi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemerintah Indonesia sampai saat ini\u00a0 terus mendorong serta memfasilitasi kebutuhan sektor industri manufaktur untuk dapat melakukan penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hal ini dimulai dengan membuat suatu program yang dinamakan Industri 4.0 Indeks (Indi 4.0)\u00a0 untuk mengetahui kesiapan dari perusahaan dalam mengimplementasikannya. Selanjutnya, pemerintah memberikan pelatihan khusus untuk para pemimpin perusahaan manufaktur agar siap menerapkan sistem digital ini di perusahaannya. Selain itu, mereka juga membangun suatu pusat inovasi untuk para SDM dengan memberikan lima layanan, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">capability center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">showcase center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">delivery center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0innovation center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ecosystem industry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> 4.0. Oleh karena itu, melalui fasilitas yang telah diberikan pemerintah Indonesia, diharapkan semua sektor industri manufaktur dapat melakukan transformasi digital melalui penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> secara optimal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kehadiran era revolusi industri 4.0 mengharuskan Indonesia untuk bisa beradaptasi dengan melakukan transformasi digital pada perusahaan manufaktur yang ada. Indonesia telah berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan industri manufaktur yang memiliki daya saing global melalui implementasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital manufacturing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di industri 4.0. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Making<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Indonesia 4.0 sebagai strategi Indonesia ketika memasuki era digital. Pada prinsipnya, penerapan ini mampu mencapai target aspirasi besar nasional dengan meningkatnya kualitas produk dan rantai manufaktur. Di samping itu, perlu adanya antisipasi dari pemerintah Indonesia untuk menghindari dampak negatif yang ada. Hal ini bertujuan agar penerapan yang dilakukan dapat berjalan dengan maksimal tanpa adanya kendala.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Darmawan, E. S. (2022, Februari 7). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Penerapan Digital Manufacturing Jadi Kunci Penting Perusahaan untuk Bersaing di Era Industri 4.0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. From Kompas: https:\/\/money.kompas.com\/read\/2022\/02\/07\/100200026\/penerapan-digital-manufacturing-jadi-kunci-penting-perusahaan-untuk-bersaing<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mubyarto, M. M., &amp; Sohibien, G. P. D. (2019). Determinan Daya Saing Sektor Manufaktur Unggulan Menuju Program Making Indonesia 4.0. In\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Seminar Nasional Official Statistics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0(Vol. 2019, No. 1, pp. 710-719).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Rantung, F. (2021, Maret 12). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Infrastruktur Digital Topang Industri, 3 Perusahaan Ini Jadi Modelnya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. From sindonews: https:\/\/ekbis.sindonews.com\/read\/362880\/34\/infrastruktur-digital-topang-industri-3-perusahaan-ini-jadi-modelnya-1615565025<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Satya, V. E. (2018). Strategi Indonesia menghadapi industri 4.0. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Info Singkat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">10<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(9), 19-24.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Sumber:https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/33235\/topang-industri-kemenperin-akselerasi-pembangunan-infrastruktur-digital\/0\/berita) Kehadiran industri 4.0 mendorong Indonesia untuk bisa beradaptasi melalui transformasi digital pada beberapa sektor, terutama sektor industri manufaktur. Kehadiran ini tentu saja akan menjadi solusi bagi Indonesia agar tidak jatuh terlalu jauh ke dalam krisis global yang sedang terjadi. Hal ini dikarenakan industri manufaktur merupakan salah satu sektor industri di Indonesia yang terkena imbas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":4835,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4834","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4834"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4838,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4834\/revisions\/4838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}