    {"id":4713,"date":"2022-03-25T22:39:28","date_gmt":"2022-03-25T15:39:28","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/?p=4713"},"modified":"2022-03-25T22:39:28","modified_gmt":"2022-03-25T15:39:28","slug":"upaya-nestle-dalam-pelestarian-lingkungan-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2022\/03\/25\/upaya-nestle-dalam-pelestarian-lingkungan-hidup\/","title":{"rendered":"Upaya Nestl\u00e9 dalam Pelestarian Lingkungan Hidup"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2022\/03\/gley.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-4714\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2022\/03\/gley.png\" alt=\"\" width=\"537\" height=\"296\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">(Sumber: <\/span><a href=\"http:\/\/assets.kompasiana.com\/statics\/crawl\/552a4ad76ea834ec048b4567.jpeg\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/assets.kompasiana.com\/statics\/crawl\/552a4ad76ea834ec048b4567.jpeg<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">) <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Adanya kegiatan industri memberikan berbagai keuntungan baik bagi negara maupun masyarakat. Keuntungan yang diberikan antara lain, sebagai sumber lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan devisa negara, dan lain sebagainya. Banyaknya keuntungan yang diberikan tidak menjamin bahwa industri tidak menyebabkan kerugian. Salah satu kerugian yang disebabkan oleh industri adalah terkait kerusakan alam atau lingkungan. Kerusakan lingkungan menjadi salah satu masalah yang cukup serius di Indonesia terlebih karena adanya industri. Contoh dari kerugian yang dihasilkan oleh industri adalah polusi udara, limbah pabrik yang mencemari laut sehingga merusak ekosistem laut, berkurangnya lahan hijau atau lahan pertanian karena dialihfungsikan menjadi lahan atau pabrik industri, dan masih banyak lagi kerugian lainnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya oleh para pelaku industri untuk meminimalisir masalah kerusakan lingkungan ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu perusahaan industri di Indonesia yang berasal dari Swiss dan bergerak dalam bidang FMCG atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Fast Moving Consumer Goods<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu Nestl\u00e9 telah menerapkan beberapa cara untuk meminimalisir masalah terkait kerusakan lingkungan. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Perusahaan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Nestl\u00e9<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">sejak pertengahan tahun 2008 telah menjadikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">co-generation plant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai bagian penting dalam proses produksi produknya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Co-generation plant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan teknologi generator gabungan yang menggunakan gas alam dan digunakan sebagai pengganti alat penghasil uap dan pembangkit listrik konvensional berbahan bakar diesel yang tentunya tidak ramah lingkungan. Gas alam ini berguna untuk menggerakan generator yang kemudian menghasilkan gas panas. Gas panas tersebut dialihkan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">heat recovery generator<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menghasilkan uap. Tercatat penggunaan teknologi ini berdampak baik terhadap pengurangan penggunaan bahan bakar minyak bumi, yaitu sebesar 24 persen. Selain itu, teknologi berbahan gas alam ini pun menghasilkan jauh lebih sedikit gas karbondioksida yang merupakan penyumbang terbesar dalam efek rumah kaca. Data yang tercatat oleh pihak <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Nestl\u00e9<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">menunjukkan bahwa seluruh perusahaannya di Indonesia mampu mengurangi emisi gas karbon dioksida sebanyak 30 persen. Hal ini membuktikan bahwa teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">co-generation plant <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tersebut mampu meminimalisir kerusakan alam atau lingkungan. Upaya kedua yang dilakukan pihak <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Nestl\u00e9 dalam meminimalisir kerusakan lingkungan adalah dengan menggunakan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Membrane Bio-reactor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Teknologi ini digunakan untuk pengolahan limbah cair. Limbah cair yang sudah diolah tersebut nantinya dapat digunakan kembali untuk berbagai hal, seperti menyiram tanaman di lingkungan pabrik dan membersihkan area-area non-produksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dibalik berbagai keuntungan yang diberikan oleh kegiatan industri, ada pula kerugian yang dihasilkan, salah satunya adalah kerusakan lingkungan. Perusahaan Nestl\u00e9<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">dalam meminimalisir masalah tersebut, menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">co-generation plant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai bagian penting dalam proses produksi produk. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Co-generation<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">plant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini terbukti dapat meminimalisir masalah tersebut karena mampu mengurangi emisi gas karbon dioksida sebanyak 30 persen. Selain itu, teknologi lainnya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Membrane Bio-reactor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berfungsi untuk mengolah limbah cair menjadi air yang aman dan dapat digunakan untuk menyiram tanaman di lingkungan pabrik ataupun untuk membersihkan area-area non-produksi lainnya. Diperlukan kesadaran oleh para pelaku industri dalam menangani masalah kerusakan lingkungan ini dan perusahaan industri lainnya dapat belajar dari Nestl\u00e9 dalam melakukan upaya pelestarian lingkungan hidup.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Inisiatif Nestl\u00e9 Dalam Pengolahan Limbah yang Ramah Lingkungan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. (2021, 09). Retrieved from Nestle: <\/span><a href=\"https:\/\/www.nestle.co.id\/kisah\/pengolahan-limbah-yang-ramah-lingkungan\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.nestle.co.id\/kisah\/pengolahan-limbah-yang-ramah-lingkungan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Upaya-Upaya Produksi dan Jejak Langkah Kami dalam Pelestarian Lingkungan Hidup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. (2022). Retrieved from Nestle: <\/span><a href=\"https:\/\/www.nestle.co.id\/csv\/airdanlingkunganhidup\/upayaupayaproduksi\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.nestle.co.id\/csv\/airdanlingkunganhidup\/upayaupayaproduksi<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Sumber: http:\/\/assets.kompasiana.com\/statics\/crawl\/552a4ad76ea834ec048b4567.jpeg) Adanya kegiatan industri memberikan berbagai keuntungan baik bagi negara maupun masyarakat. Keuntungan yang diberikan antara lain, sebagai sumber lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan devisa negara, dan lain sebagainya. Banyaknya keuntungan yang diberikan tidak menjamin bahwa industri tidak menyebabkan kerugian. Salah satu kerugian yang disebabkan oleh industri adalah terkait kerusakan alam atau lingkungan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-4713","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4713"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4716,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4713\/revisions\/4716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}