    {"id":3719,"date":"2021-05-24T22:09:26","date_gmt":"2021-05-24T15:09:26","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/?p=3719"},"modified":"2021-05-24T22:09:26","modified_gmt":"2021-05-24T15:09:26","slug":"belanja-online-tren-baru-di-era-new-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/2021\/05\/24\/belanja-online-tren-baru-di-era-new-normal\/","title":{"rendered":"Belanja Online: Tren Baru di Era New Normal"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2021\/05\/nur.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3720\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2021\/05\/nur.png\" alt=\"\" width=\"941\" height=\"677\" \/><\/a><\/p>\n<p>Sumber: (https:\/\/idcloudhost.com\/pengertian-e-commerce-dan-contohnya-komponen-jenis-da-manfaat-e-commerce\/)<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Nur Hanafi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">2440113755<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">Kemudahan bertransaksi secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Revolusi Industri 4.0 adalah transformasi komprehensif dari keseluruhan aspek produksi di industri melalui penggabungan teknologi digital dan internet dengan industri konvensional (Angela Merkel, 2014). Dengan demikian, revolusi industri 4.0 adalah industri yang berada di era kecanggihan teknologi internet untuk saling terhubung dan berkomunikasi dengan yang lain demi mencapai tujuan kreasi nilai baru. Menurut situs WHO, virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Middle East Respiratory Syndrome<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (MERS), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Severe Acute Respiratory Syndrome <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(SARS), dan infeksi pernapasan. Seluruh dunia termasuk Indonesia sedang dalam keadaan memerangi pandemi COVID-19. Masyarakat berusaha mematuhi aturan-aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah agar tidak terpapar dan terjangkit oleh virus tersebut. Pencegahan dapat dilakukan dengan memakai masker ketika ke luar rumah, menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hand sanitizer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, bekerja dari rumah atau mengurangi aktivitas di luar, dan rajin mencuci tangan.\u00a0 Namun, tak hanya kesehatan manusia yang perlu diperhatikan, kesehatan ekonomi dan industri juga sangat penting untuk diperhatikan agar tetap berjalan di era <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\">. Maka dari itu, sangat penting untuk tetap memperhatikan jalannya industri terutama di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Revolusi Industri 4.0 yang merupakan era dimana informasi digabung dengan teknologi komunikasi, sehingga di era pandemi <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> banyak industri di berbagai sektor mulai memanfaatkan teknologi untuk menangani permasalahan industri saat ini. Banyak sektor industri yang mulai mempromosikan produk mereka melalui media sosial di internet dan menjual produk secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Akibatnya, banyak perusahaan yang melihat peluang bisnis di tengah pandemi <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\">. Bahkan dapat dikatakan menjadi sebuah penanganan kasus industri di era <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\">. Banyak perusahaan-perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> muncul di Indonesia. Perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang merupakan perusahaan penyedia tempat sebagai proses pembelian maupun penjualan produk secara elektronik. Bisnis ini menjadi sebuah kebutuhan utama para masyarakat untuk melakukan transaksi dari rumah di masa pandemik. Bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> membuat sebuah platform-platform seperti Bukalapak, Shopee, Tokopedia, Go-jek, Lazada, Halodoc, dan masih banyak lagi. Dengan adanya perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia, dapat mengurangi angka gulung tikar di tiap sektor industri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Adanya bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia, beberapa bidang industri diuntungkan dalam melakukan proses penjualan. Karena di era pandemi masyarakat dilarang untuk sering keluar rumah atau pergi ke tempat umum, dan dianjurkan bekerja dari rumah, maka masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dari luar rumah dengan cara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Budaya belanja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka tanpa keluar rumah. Kegiatan belanja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat, karena masyarakat hanya tinggal memasukkan nama barang yang mereka cari dan memesan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Dengan kemudahan inilah masyarakat mulai meninggalkan cara belanja secara langsung. Kebiasaan baru atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">new normal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> masyarakat sangat menguntungkan bagi bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan sektor industri<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">seperti industri makanan dan pakaian. Kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat sehingga industri makanan dan pakaian adalah industri yang sangat diuntungkan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Platform<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, menyediakan tempat bagi toko-toko untuk menjual produk mereka seperti pakaian, alat elektronik, sembako, dll. Selain membantu kemudahan dalam berbelanja kebutuhan pokok, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga dapat<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">memberikan keuntungan bagi industri pengiriman logistik di Indonesia karena setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mengirimkan barang konsumen dengan menggunakan jasa pengiriman barang seperti J&amp;T, JNE, SiCepat, dll. Kemudian industri makanan juga diuntungkan karena makanan merupakan sumber pokok kehidupan manusia. Di era pandemi <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> masyarakat lebih suka membeli makanan dengan cara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">delivery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti Go-Food atau Grab-food. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut menyediakan jasa untuk memesan makanan dan mengantar makanan sesuai tujuan. Sehingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka di tengah pandemik ini. Tidak hanya dari sektor industri makanan dan pakaian, sektor industri lain juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan di era <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\">. Industri kesehatan juga telah membuat pelayanan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Halodoc yang menyediakan tempat bagi masyarakat untuk berkonsultasi terhadap gangguan kesehatan yang mereka alami. Kemudian masyarakat akan ditemukan oleh dokter melalui aplikasi untuk berkonsultasi serta diberikan resep obat yang dapat dibeli di apotek. Oleh karena itu, tidak mungkin jika seluruh sektor industri yang ada di Indonesia melakukan hal yang sama seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lain untuk meningkatkan keuntungan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Merebaknya perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia yang berbasis teknologi dan informasi mewajibkan bagi seluruh karyawan untuk menguasai teknologi berbasis teknologi dan informasi. Revolusi industri 4.0 yang berbasis digital dan sangat dekat dengan IOT, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, komputasi, dan sebagainya, sehingga perusahaan membutuhkan lulusan yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hard skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> serta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tinggi. Hal ini menjadi tantangan para lulusan untuk menguasai teknologi dan informasi di era pandemi <\/span><span style=\"font-weight: 400\">COVID-19<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> revolusi industri 4.0.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Amri, A. (2020). Dampak covid-19 terhadap UMKM di Indonesia. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">BRAND Jurnal Ilmiah Manajemen Pemasaran,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> 2(1), 123-131. Retrieved May 9, 2021, from <\/span><a href=\"http:\/\/ejournals.umma.ac.id\/index.php\/brand\/article\/view\/605\/441\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/ejournals.umma.ac.id\/index.php\/brand\/article\/view\/605\/441<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sudaryono, S., Rahwanto, E., &amp; Komala, R. (2020). E-COMMERCE DORONG PEREKONOMIAN INDONESIA, SELAMA PANDEMI COVID 19 SEBAGAI ENTREPRENEUR MODERN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BISNIS OFFLINE.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> Jurnal Manajemen Dan Bisnis,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> 2(01), 200-2014. Retrieved May 9, 2021, from <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.47080\/10.47080\/vol1no02\/jumanis\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/doi.org\/10.47080\/10.47080\/vol1no02\/jumanis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: (https:\/\/idcloudhost.com\/pengertian-e-commerce-dan-contohnya-komponen-jenis-da-manfaat-e-commerce\/) Nur Hanafi 2440113755 Kemudahan bertransaksi secara online\u00a0 Revolusi Industri 4.0 adalah transformasi komprehensif dari keseluruhan aspek produksi di industri melalui penggabungan teknologi digital dan internet dengan industri konvensional (Angela Merkel, 2014). Dengan demikian, revolusi industri 4.0 adalah industri yang berada di era kecanggihan teknologi internet untuk saling terhubung dan berkomunikasi dengan yang lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3721,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3719","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3719","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3719"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3719\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3722,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3719\/revisions\/3722"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtri\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}