Queuing Systems atau bisa disebut sistem antrean berupa salah satu elemen yang penting dalam layanan operasi modern karena hal tersebut memiliki peran untuk mengatur aliran pelanggan, pelayanan yang efisien, serta meningkatkan kualitas pengalaman pengguna. Dari beberapa sektor seperti rumah sakit, perbankan, transportasi, dan juga layanan digital, teori antrean tersebut diterapkan karena dapat membantu perusahaan mengurangi dan meminimalkan waktu tunggu antrian dan dapat juga meningkatkan sumber daya dalam produktivitas. Dalam era modern ini yang dengan adanya perkembangan teknologi dan adanya peningkatan kebutuhan pelanggan terhadap layanan cepat, hal tersebut merupakan strategi operasional yang dapat menentukan keberhasilan sebuah layanan.
Teori tersebut digunakan untuk melihat bagaimana kapasitas pelayanan, waktu tunggu, dan tingkat kedatangan pelanggan berkorelasi satu dengan yang lain. Pendekatan matematis tersebut dapat digunakan untuk perusahaan untuk menentukan jumlah server atau petugas yang ideal untuk dapat menjalankan tugas pelayanan dengan efektif tanpa adanya pengeluaran biaya yang berlebihan untuk operasional tersebut. Studi tentang Modern Antrian dan Aplikasi dalam Operasi Layanan menunjukkan bahwa perusahaan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi kemacetan layanan dengan mengelola sumber daya lebih baik dengan menggunakan model antrian tersebut
Sistem antrean semakin populer di era digital berkat adanya platform layanan ekonomi berbasis aplikasi dan secara online. Model antrean digunakan untuk mengatur distribusi layanan, menjaga stabilitas operasional, dan mempercepat respons sistem. Dalam penelitian tentang platform layanan dalam ekonomi berbagi digital, teori antrean membantu menganalisis waktu tunggu pengguna dan efisiensi pencocokan layanan secara real-time. Oleh karena itu, sistem antrean sangatlah penting sebagai layanan yang cepat, stabil, serta kompetitif.
Dapat disimpulkan bahwa sistem antrean memiliki peran yang berupa strategis dalam meningkatkan efektivitas operasi layanan. Teori antrean tidak hanya mengurangi waktu, tetapi juga membantu mengelola sumber daya dengan lebih baik dan layanan yang lebih sempurna. Sistem antrean terus menjadi lebih cerdas dan adaptif menjelang perkembangan digitalisasi dan teknologi.
Sumber:
Anderson, O. (2022, May 14). Queueing Models and Applications in Service Operations. Retrieved from Nexus: https://www.journal-ors.com/4/1/29?
Bekker, R., Koole, G. M., Nielsen, B. F., & Nielsen, T. B. (2011, April 27). Queues with waiting time dependent service. Retrieved from Springer Nature: https://link.springer.com/article/10.1007/s11134-011-9225-2?
Harris, J. (2022, June 14). Nexus. Retrieved from Queuing Theory and Optimization in Service Operations: https://www.journal-ors.com/4/1/30?
Liu, H.-L., Li, Q.-L., Wu, X., & Zhang, C. (2021, July 27). Two Basic Queueing Models of Service Platforms in Digital Sharing Economy. Retrieved from Cornell University: https://arxiv.org/abs/2108.02852?
Palmer, R., & Utley, M. (2019, December 2). On the modelling and performance measurement of service networks with heterogeneous customers. Retrieved from Springer Nature: https://link.springer.com/article/10.1007/s10479-019-03391-z?

