Manfaat Transformasi Digital bagi Industri Penerbangan Indonesia

https://money.kompas.com/read/2019/12/11/155100626/implementasi-transformasi-digital-di-bandara-soekarno-hatta-apa-saja-?page=all(Sumber: https://money.kompas.com/read/2019/12/11/155100626/implementasi-transformasi-digital-di-bandara-soekarno-hatta-apa-saja-?page=all

Saat ini banyak sektor industri baik dunia maupun Indonesia yang telah menghadapi perkembangan berupa revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 merupakan perubahan industri dengan menggunakan konsep automasi tanpa memerlukan tenaga manusia, melainkan menggunakan mesin dalam proses pengaplikasiannya. Salah satu sektor industri di Indonesia yang telah mengadopsi revolusi industri 4.0 adalah industri penerbangan dengan menerapkan transformasi digital. Penerapan transformasi digital pada industri penerbangan tersebut tentunya membawa dampak yang menguntungkan bagi Indonesia. Hal ini karena adanya sarana yang semakin canggih yang dapat mengefisienkan biaya, tenaga, dan waktu sehingga dapat menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. 

Di Indonesia, transformasi digital ini sudah mulai banyak diterapkan di beberapa bandara, salah satunya Bandara Soekarno-Hatta. Bandara Soekarno-Hatta telah melakukan beberapa transformasi digital terhadap keamanan, operasional, dan pelayanan untuk para penumpang, serta stakeholder yang terkait. Salah satu transformasi digital yang telah diterapkan oleh Bandara Soekarno-Hatta adalah adanya Terminal Operation Center (TOC) yang terletak di setiap terminal. Terminal Operation Center tersebut berfungsi sebagai pos komando yang terintegrasi untuk memastikan dan memantau aktivitas unit keamanan, operasional, serta pelayanan dapat berjalan dengan maksimal dan lancar pada setiap terminal. Selain Terminal Operation Center, terdapat Gedung Airport Control Center (AOCC) di kawasan perkantoran Soekarno-Hatta dan dilengkapi dengan perlengkapan dan perangkat yang berfungsi untuk memantau seluruh aktivitas bandara. AOCC akan selalu menerima informasi dari personil TOC untuk menjamin kelancaran pada sistem operasional bandara. Tidak hanya itu, terdapat Self Check-in kiosk dan Self Baggage Drop yang membantu proses keberangkatan traveler menjadi lebih cepat sehingga dapat tercipta pengalaman perjalanan yang mudah. Sementara itu, masih banyak teknologi yang diterapkan oleh Bandara Soekarno-Hatta dalam melakukan transformasi digital, seperti Self Boarding Gate, Digital Droid, Digital Officer with Digital Device (DODD), dan sebagainya. Melalui penerapan tersebut, Bandara Soekarno-Hatta diharapkan menjadi role model bagi bandara lain untuk menerapkan transformasi digital dalam menghadapi revolusi 4.0.

Cepat atau lambat seluruh sektor industri yang ada di Indonesia akan menghadapi revolusi industri 4.0, terutama pada industri penerbangan. Pengembangan SDM juga sangat diperlukan sehingga penerapan transformasi digital di setiap bandar udara dapat berjalan dengan optimal. Saat ini, beberapa bandara di Indonesia telah menerapkan transformasi digital dalam menghadapi revolusi industri tersebut. Hal ini tentunya akan sangat memberikan banyak dampak positif bagi industri, penumpang, dan pihak-pihak terkait lainnya. Melalui dampak positif tersebut, diharapkan industri penerbangan dapat pula memajukan perekonomian Indonesia. 

Sumber: 

Resty. (2019, Desember 10). Ini Dia Implementasi Transformasi Digital di Bandara Soekarno-Hatta. Retrieved from Tangerang online: https://tangerangonline.id/2019/12/10/ini-dia-implementasi-transformasi-digital-di-bandara-soekarno-hatta/

Setiawan, S. R. (2019, Desember 11). DUNIA PENERBANGAN INDONESIA SIAP MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.O. Retrieved from Kompas: https://money.kompas.com/read/2019/12/11/155100626/implementasi-transformasi-digital-di-bandara-soekarno-hatta-apa-saja-?page=all

Sri Nadila Lutfita