    {"id":3448,"date":"2022-11-30T16:43:07","date_gmt":"2022-11-30T09:43:07","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/?p=3448"},"modified":"2022-11-30T16:43:07","modified_gmt":"2022-11-30T09:43:07","slug":"weak-ai-vs-strong-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/2022\/11\/30\/weak-ai-vs-strong-ai\/","title":{"rendered":"Weak AI VS Strong AI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Artificial Intelligence atau yang sering disingkat AI adalah suatu kecerdasan buatan yang diprogram agar dapat berpikir seperti layaknya manusia. Kecerdasan buatan ini di program agar dapat menampilkan hal-hal sesuai dengan perilaku dan kecerdasan manusia. Dalam arti lain, AI merupakan sistem komputer yang dapat melakukan kegiatan\/pekerjaan yang biasa dilakukan manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sesuai dengan pengertian Artificial Intelligence, AI merupakan suatu program yang akan berperilaku layaknya manusia, maka dari itu AI dibagi menjadi 4 komponen. Diantaranya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Learning<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Proses dimana sistem belajar untuk mengambil keputusan yang tepat, proses ini dilakukan dengan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">training <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">testing.<\/span><\/i><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Reasoning<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Proses dimana sistem akan menganalisis alasan kenapa suatu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">action<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> diambil. Sistem ini biasanya berlandaskan algoritma matematika.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Problem Solving<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Proses dimana sistem akan memecahkan permasalahan yang ada, sistem biasanya akan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">searching<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> solusi dari masalah yang sebelumnya pernah terjadi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Perception<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Proses dimana sistem melakukan persepsi, sistem biasanya akan mengandalkan sistem sensor untuk membantu proses identifikasi &amp; persepsi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seiring berjalannya waktu, teknologi AI pun kian berkembang. Teknologi AI pada akhirnya dikelompokan menjadi dua, yaitu Weak AI dan Strong AI. Klasifikasi ini berdasarkan pada seberapa besar kemampuan AI dalam menunjukkan perilakunya seperti manusia dan bagaimana sistem dapat menyelesaikan permasalahan selayaknya manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Weak AI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sangat banyak dapat kita temukan di dunia nyata pada zaman ini. Salah satu contohnya adalah asisten virtual pribadi, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">siri <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">alexa. Siri <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">merupakan asisten virtual milik perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Apple<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang digunakan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">IOS, IPadOS, WatchOS, MacOS, TVOS, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">AudioOs operating systems. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Mirip seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">siri, alexa <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga adalah asisten virtual yang sekarang dimiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Amazon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Keduanya memiliki fungsi yang sama sebagai asisten virtual yaitu untuk menolong pengguna, baik pengguna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Amazon <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ataupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">IOS<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam berbagai hal dalam kehidupannya sehari-hari. Hanya dengan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voice recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">alexa dan siri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mampu melakukan tugas yang diminta oleh pengguna. Misalnya dalam memutar lagu, pengguna hanya perlu memanggil nama asisten virtual tersebut dan mengucapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">command<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Siri dan alexa <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mungkin terlihat seperti AI yang sangat pintar dan mampu melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">command-command<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan baik. Namun, mereka masih tergolong <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">weak AI <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dikarenakan mereka tidak mampu melakukan tugasnya tanpa bantuan manusia (dalam bentuk kode dan perancangan).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Berbeda dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">weak AI, strong AI <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0mampu mengatasi masalah-masalah tanpa campur tangan manusia. Sangat disayangkan, sampai sekarang masih belum ada contoh aplikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">strong AI <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dikarenakan perkembangan teknologi yang belum memadai. Contoh teknologi paling mendekati adalah sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">deep learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Namun, contoh maya dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">strong AI <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat kita lihat dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">games <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">zaman sekarang, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Detroit:Become Human<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Sesuai judulnya, dikisahkan AI-AI yang sudah menyerupai manusia dalam hal kognitif dan bahkan emosional. Dapat kita lihat dalam dunia tersebut, para AI sudah tidak membutuhkan campur tangan manusia dalam melakukan tindakan tertentu untuk memecahkan sebuah masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Belum dapat dipastikan sampai berapa lama manusia bisa menciptakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">strong AI <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">seperti dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game atau Sci-fi <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">lainnya. Namun, dapat dilihat bahwa kita berada pada jalan yang benar dan akan terus berkembang.<\/span><\/p>\n<h3>DAFTAR PUSTAKA<\/h3>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.dicoding.com\/blog\/kecerdasan-buatan-adalah\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.dicoding.com\/blog\/kecerdasan-buatan-adalah\/<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.dqlab.id\/algoritma-artificial-intelligence-berikut-fakta-yang-harus-kamu-ketahui\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.dqlab.id\/algoritma-artificial-intelligence-berikut-fakta-yang-harus-kamu-ketahui<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/www.gavinjensen.com\/blog\/2018\/ai-weak-strong\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/www.gavinjensen.com\/blog\/2018\/ai-weak-strong<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Siri\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Siri<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Amazon_Alexa\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Amazon_Alexa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.quanticdream.com\/en\/detroit-become-human\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.quanticdream.com\/en\/detroit-become-human<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<ul>\n<li>Penulis: Mikael Wiryamanta Wijaya &amp; Filippo Jonathan<\/li>\n<li>Editor: Fisalma Maradita<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artificial Intelligence atau yang sering disingkat AI adalah suatu kecerdasan buatan yang diprogram agar dapat berpikir seperti layaknya manusia. Kecerdasan buatan ini di program agar dapat menampilkan hal-hal sesuai dengan perilaku dan kecerdasan manusia. Dalam arti lain, AI merupakan sistem komputer yang dapat melakukan kegiatan\/pekerjaan yang biasa dilakukan manusia. Sesuai dengan pengertian Artificial Intelligence, AI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[27,172,171],"class_list":["post-3448","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles","tag-artificial-intelligence","tag-strong-ai","tag-weak-ai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3448"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3448\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3450,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3448\/revisions\/3450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}