    {"id":2954,"date":"2022-07-31T21:34:29","date_gmt":"2022-07-31T14:34:29","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/?p=2954"},"modified":"2022-07-31T21:58:42","modified_gmt":"2022-07-31T14:58:42","slug":"python-jadi-bahasa-pemrograman-termudah-kok-bisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/2022\/07\/31\/python-jadi-bahasa-pemrograman-termudah-kok-bisa\/","title":{"rendered":"Python Jadi Bahasa Pemrograman Termudah,  Kok Bisa?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi seorang programmer, pasti sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam bahasa pemrograman, salah satunya adalah Python. Namun, meski sudah banyak digunakan di kalangan programmer, masih banyak yang masih belum mengetahui siapa orang di balik Python itu sendiri. Sekilas mengenai sejarahnya, Python dibuat oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Guido van Rossum<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai satu respons Van Rossum atas bahasa pemrograman ABC. Python pertama kali dirilis pada tahun 1991. Saat ini, Python juga saat ini sudah bisa digunakan di berbagai OS seperti:\u00a0 Linux, macOS, Windows, Vista, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p><b>Apa itu Python?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Python adalah bahasa pemrograman yang ditafsirkan dan dapat digunakan di berbagai platform dengan filosofi desain yang berpusat pada\u00a0 keterbacaan kode dan merupakan salah satu bahasa populer yang terkait dengan ilmu data, pembelajaran mesin, dan IoT (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Internet of Things<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">). Keunggulan interpreter Python juga banyak digunakan untuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">prototyping<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><\/i><em><span style=\"font-weight: 400\">scripting<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dalam pengelolaan infrastruktur, dan juga pembuatan situs web berskala besar.<\/span><\/p>\n<p><b>Mengapa Python Mudah Dipelajari?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, bahasa Python lebih mudah untuk dibaca oleh manusia. Struktur sintaksisnya yang rapi dan mudah dipahami. Oleh karena itu,\u00a0 <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">developer<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dapat lebih leluasa untuk mengembangkan fitur baru dari suatu situs atau aplikasi. Banyak programmer juga memilih Python yang disebabkan karena dukungan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">library <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">nya yang luas. Untuk kelebihan dan kekurangan Python lainnya, dapat disimak dibawah ini:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Apa saja Kelebihan dan Kekurangan Python?<\/b><\/p>\n<p><b>Pro:\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dibandingkan dengan<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> bahasa pemrograman lain, Phyton relatif lebih mudah dipelajari. Python memiliki <\/span><span style=\"font-weight: 400\">sintaks<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> yang cukup sederhana dan mudah dimengerti bagi para pemula. Selain itu, Python juga sangat dinamis dan dibangun berdasarkan tingkat keterbacaan kode yang tinggi. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Hal lainnya yang menarik dari Python<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400\">kemudahan pengaplikasian dalam proses pengembangan suatu produk<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, baik itu situs, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">software, aplikasi,<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">vidio<\/span> <em><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, bahkan pengembangan IoT (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Internet of Things<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">). Python juga memfasilitasi para penggunanya dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang luas dan desain berorientasi objek yang bersih <\/span><span style=\"font-weight: 400\">sehingga<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> dapat menunjang produktivitas programer <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dibandingkan<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> dengan menggunakan bahasa pemrograman lain seperti Java dan C++. Bagi Anda yang sedang atau ingin mempelajari bahasa python, jangan khawatir jika Anda memiliki kesulitan dalam mempelajarinya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> Besarnya komunitas Python baik di Indonesia maupun di luar Indonesia memudahkan Anda untuk bertanya langsung ke komunitas tersebut apabila Anda memiliki kesulitan.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> Hal ini <\/span><span style=\"font-weight: 400\">disebabkan karena<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> terdapat banyak <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">developer<\/span><\/em> <span style=\"font-weight: 400\">yang memiliki keinginan untuk berkontribusi terhadap pengembangan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">bahasa phyton<\/span><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Kontra:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak programmer setuju bahwa bahasa Python merupakan bahasa coding terlemah untuk komputasi seluler<\/span><span style=\"font-weight: 400\">. Jika ingin melakukan pengembangan aplikasi, lebih baik untuk memilih bahasa selain Python.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> Selain itu Python menjadi bahasa program yang kecepatannya lebih lambat dibandingkan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dengan<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> bahasa <\/span><span style=\"font-weight: 400\">pemrograman<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> yang lain. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Fleksibilitas dari tipe data dari Pyhton<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> menyebabkan memori yang dibutuhkan cukup besar sehingga tidak nyaman digunakan untuk <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">memory intensive task<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Kebanyakan programmer juga mengeluh karena Phyton tidak baik untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">threading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> karena Python memiliki GIL (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Global Interpreter Lock<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">) yang hanya memungkinkan satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">thread<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> saja yang berfungsi pada satu waktu.<\/span><\/p>\n<p><b>Kesimpulan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Python <\/span><span style=\"font-weight: 400\">adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> bahasa pemrograman yang diakui dunia <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dan juga<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> bahasa termudah dalam<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> pemrograman<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> tentunya mendapat kekurangan dan kelebihan yang perlu kita pertimbangkan pada saat menggunakannya. Walaupun Python dianggap sebagai bahasa pemrograman termudah, Python tentunya <\/span><span style=\"font-weight: 400\">masih<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> dapat digunakan dalam merancang berbagai macam program. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena itu<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, Python dapat dijadikan opsi pertama oleh para pemula untuk dipelajari dan didalami.<\/span><\/p>\n<h3>DAFTAR PUSTAKA<\/h3>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/telkomseliot.com\/id\/berita-insight\/kemampuan-dan-peran-penting-iot-untuk-industri-indonesia\">https:\/\/www.dicoding.com\/academies\/86https:\/\/telkomseliot.com\/id\/berita-insight\/kemampuan-dan-peran-penting-iot-untuk-industri-indonesia<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/phintraco.com\/tren-tantangan-menghadapi-internet-things-iot\/\">https:\/\/www.dqlab.id\/belajar-python-kenali-kelebihan-kekurangan-penerapan-serta-cara-mendownloadnyahttps:\/\/phintraco.com\/tren-tantangan-menghadapi-internet-things-iot\/<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<ul>\n<li>Penulis : <span style=\"font-weight: 400\">Dimas Dani Zaini, Jovita, Jeselyn Arviana, Perwiraputra, dan Amir Ibnu<\/span><\/li>\n<li>Editor : <span style=\"font-weight: 400\">Cecilia Valenda, Marcello Yoel Christianus<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi seorang programmer, pasti sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam bahasa pemrograman, salah satunya adalah Python. Namun, meski sudah banyak digunakan di kalangan programmer, masih banyak yang masih belum mengetahui siapa orang di balik Python itu sendiri. Sekilas mengenai sejarahnya, Python dibuat oleh Guido van Rossum sebagai satu respons Van Rossum atas bahasa pemrograman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":2976,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[94],"class_list":["post-2954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","tag-bahasa-pemrograman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2954"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2985,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2954\/revisions\/2985"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}