    {"id":2755,"date":"2022-05-25T21:24:50","date_gmt":"2022-05-25T14:24:50","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/?p=2755"},"modified":"2022-05-31T08:05:47","modified_gmt":"2022-05-31T01:05:47","slug":"sejauh-mana-indonesia-menggunakan-augmented-reality-ar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/2022\/05\/25\/sejauh-mana-indonesia-menggunakan-augmented-reality-ar\/","title":{"rendered":"Sejauh Mana Indonesia Menggunakan Augmented Reality (AR)?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Realitas Tertambah atau yang biasa dikenal sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) merupakan suatu teknologi yang dapat menambahkan objek dari dunia maya ke dunia nyata. Sejak tahun 1968, teknologi AR sudah banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti bisnis, logistik, industri retail, dan teknologi AR juga banyak dipakai oleh masyarakat khususnya kalangan muda untuk keperluan terkait media sosial. Ada beberapa bidang-bidang di Indonesia yang biasa menerapkan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) diantaranya bidang medis, hiburan, latihan militer, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">engineering design, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">periklanan, pendidikan, dan dalam bidang robotics atau telerobotics.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam bidang medis, amat membutuhkan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR), salah satunya yaitu :<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk membantu menggambarkan atau membantu visualisasi pada simulasi operasi seperti CT Scan atau MRI.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk pencitraan ultrasonik untuk penggambaran fetus yang berada pada abdomen wanita hamil.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam bidang hiburan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) menjadi penunjang pada efek-efek hiburan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fitur AR pada sosial media banyak diterapkan dalam berbagai platform yaitu snapchat, instagram, facebook, dan banyak platform lainnya yang menggunakan teknologi AR sebagai salah satu fiturnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pada bidang game, contohnya PokemonGO merupakan salah satu penerapan AR yang pernah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">booming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pada masanya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini mengajak penggunanya untuk menjelajah lingkungan sekitar yang tampilannya telah dimodifikasi dengan berbagai macam penambahan objek.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">engineering design<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) juga dipakai oleh para pekerja. Yaitu:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai media untuk menampilkan hasil desain mereka kepada klien.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menunjukkan spesifikasi yang lebih detail pada desain yang telah dibuat kepada klien.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bidang periklanan juga tak kalah jika dalam hal menggunakan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR), berikutlah kegunaannya:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) digunakan untuk mempromosikan produk mereka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menampilkan informasi secara jelas mengenai produk yang ditawarkan kepada pelanggan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pada bidang pendidikan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) cukup sering digunakan oleh para pengajar, meliputi:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai media pendukung dalam penyampaian materi pembelajaran agar pengajar dapat lebih mudah menjelaskan materi yang diajarkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyampaikan materi pembelajaran secara jelas terhadap para siswa sehingga materi dapat lebih mudah ditangkap serta meningkatkan pengalaman belajar siswa.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam bidang militer, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) dijadikan sebagai sarana latihan dengan cara para prajurit masuk ke dalam dunia virtual yang menggambarkan seolah-olah sedang terjadi sebuah peperangan sehingga prajurit dapat berlatih serta mendapatkan simulasi pengalaman berperang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Robotics\/Telerobotics, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) digunakan sebagai alat visual untuk mengendalikan robot yang dibuat. Ini memungkinkan produsen mampu mengoptimalkan dan memvalidasi sistem robot sebelum membangun prototipe fisik. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) pada kondisi tertentu dapat memfasilitasi integrasi kecerdasan buatan dalam robotika misalnya aplikasi AR yang memberikan umpan balik visual dalam membantu pengujian kinerja robot AI.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun dalam Indonesia teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) sudah tampak sering digunakan, sebenarnya ada hambatan-hambatan yang menyebabkan teknologi ini secara luas, hal ini mungkin disebabkan oleh faktor teknis dan biaya yang besar. Bagaimanapun masyarakatlah yang menjadi kunci dalam perkembangan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) ini. Tanpa adanya adaptasi yang dilakukan masyarakat serta serta regulasi yang tepat, maka teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) tidak dapat berkembang baik. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran mendalam kepada masyarakat karena bagaimanapun juga, teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Augmented Reality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (AR) dibuat agar pekerjaan manusia dapat dikerjakan dengan lebih mudah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>DAFTAR PUSTAKA<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/kumparan.com\/aditara2021\/prediksi-dan-tren-augmented-reality-di-tahun-2021-1vcvHT6pAoU\/2\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/kumparan.com\/aditara2021\/prediksi-dan-tren-augmented-reality-di-tahun-2021-1vcvHT6pAoU\/2<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.baktikominfo.id\/id\/informasi\/pengetahuan\/membahas_perkembangan_ar_dan_vr_di_indonesia-1050\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.baktikominfo.id\/id\/informasi\/pengetahuan\/membahas_perkembangan_ar_dan_vr_di_indonesia-1050<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/augmentedrealityindonesia.com\/sejarah-teknologi-augmented-reality\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/augmentedrealityindonesia.com\/sejarah-teknologi-augmented-reality\/<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<ul>\n<li>Penulis: Muhammad Fatih Raharjo, Martin Manuel Butarbutar<\/li>\n<li>Editor: Axcel Deon Davelin Syahputra<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Realitas Tertambah atau yang biasa dikenal sebagai Augmented Reality (AR) merupakan suatu teknologi yang dapat menambahkan objek dari dunia maya ke dunia nyata. Sejak tahun 1968, teknologi AR sudah banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti bisnis, logistik, industri retail, dan teknologi AR juga banyak dipakai oleh masyarakat khususnya kalangan muda untuk keperluan terkait media [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":2759,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[93,28],"class_list":["post-2755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","tag-augmented-reality","tag-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2755"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2755\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2760,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2755\/revisions\/2760"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2759"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}