    {"id":1668,"date":"2021-05-28T01:17:20","date_gmt":"2021-05-27T18:17:20","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/?p=1668"},"modified":"2021-06-20T15:23:44","modified_gmt":"2021-06-20T08:23:44","slug":"tips-and-trick-untuk-membuat-desain-website-yang-menarik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/2021\/05\/28\/tips-and-trick-untuk-membuat-desain-website-yang-menarik\/","title":{"rendered":"Tips and Trick untuk Membuat Desain Website yang Menarik"},"content":{"rendered":"<p>Pernahkah kalian secara tidak sengaja melihat suatu <i>website<\/i> yang sangat enak untuk dipandang sampai\u2013sampai mengucapkan \u201cwow, ini keren sekali\u201d dalam hati? Atau pertanyaannya dibalik. Pernahkah kalian secara tidak sengaja melihat <i>website<\/i> yang sangat tidak enak untuk dipandang sampai \u2013sampai berpikir untuk tidak akan kembali ke <i>website<\/i> tersebut lagi? Tentu hampir semua dari kita pernah kepikiran hal tersebut, bukan? Akan tetapi, pernah tidak kalian berpikir mengapa suatu <i>website<\/i> bisa sangat enak untuk dipandang dan juga sebaliknya?<\/p>\n<p>Pada dasarnya, <i>website <\/i>tidak mempunyai sebuah patokan yang pasti tentang bagus atau tidaknya sebuah <i>website. <\/i>Akan tetapi, kita sebagai <i>user<\/i> tentu dapat menilai desain dari suatu <i>website. <\/i>Menarik atau tidaknya suatu <i>website <\/i>sebenarnya bersifat preferensi atau berbeda-beda tiap orang. Sebagai anak bangsa yang kreatif dan inovatif, kita dituntut untuk mengeluarkan ide &#8211; ide yang dapat memajukan negeri ini. Salah satu contohnya adalah pembuatan desain <i>website<\/i> yang menarik. Berikut adalah <i>tips and trick<\/i> agar suatu <i>website<\/i> dapat terlihat menarik, versi penulis.<\/p>\n<p><b>Pertama, sederhana. <\/b>Sederhana disini artinya adalah tidak berbelit\u2013belit. Dalam membuat suatu <i>website, <\/i>akan lebih baik apabila kita membuat tampilan yang sederhana. Selain lebih enak untuk dilihat, tampilan yang sederhana sangat memudahkan pengaksesan informasi yang ada pada <i>website<\/i> tersebut. Mari kita lihat contohnya dari website ini:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/arngren.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/arngren.jpg\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1669\" alt=\"\" width=\"821\" height=\"555\"><\/a><\/p>\n<p>Tentu dengan tampilan <i>website<\/i> seperti itu sangat tidak enak dipandang. Selain itu, dengan desain <i>website<\/i> tersebut membuat kita kesulitan mengakses informasi yang ada di <i>website<\/i> tersebut.<\/p>\n<p>Lalu, mari kita bandingan dengan website karya anak bangsa, Bukalapak dan Tiket.com:<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/bukalapak.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/bukalapak.jpg\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1677\" alt=\"\" width=\"1430\" height=\"590\"><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/tiket.com_.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/tiket.com_.jpg\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1676\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"603\"><\/a><\/p>\n<p>Tentu perbandingannya sangat jauh, bukan? <i>Website-website<\/i> karya anak bangsa ini lebih enak untuk dilihat. Selain itu, tampilan yang sederhana membuat pengakses <i>website<\/i> ini sangat mudah untuk mengakses informasi yang ada.<\/p>\n<p><b>Kedua, memuat gambar.<\/b> Sebuah <i>website, <\/i>tentunya akan lebih menarik perhatian apabila memiliki gambar di dalamnya. Perlu digaris bawahi bahwa gambar yang digunakan dalam <i>website <\/i>tersebut tidak berlebihan dan harus selaras dengan isi dari <i>website<\/i> tersebut. Penggunaan gambar pada suatu <i>website<\/i> tentu akan menjadi suatu nilai <i>plus<\/i> pada suatu <i>website.<\/i> <i>Website <\/i>yang memiliki gambar tentu akan lebih menarik dibanding <i>website <\/i>yang hanya berisi tulisan yang penuh. <i>Website <\/i>yang hanya berisi tulisan akan membuat para <i>user<\/i> cepat bosan dalam pengaksesan <i>website<\/i> tersebut. Salah satu contoh <i>website<\/i> yang menggunakan gambar yang sesuai ialah <i>website<\/i>&nbsp; buatan karya anak bangsa yang sudah meluas di beberapa kawasan Asia Tenggara, yaitu Gojek.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/gojek.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/gojek.jpg\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1675\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"626\"><\/a><\/p>\n<p>Bisa kita lihat, bahwa <i>website<\/i> tersebut bertujuan untuk memberikan informasi mengenai <i>achievement <\/i>yang telah diraih oleh Gojek. <i>Website <\/i>tersebut terlihat sangat <i>eye catching<\/i>, bukan? Hal tersebut disebabkan karena <i>website<\/i> tersebut menggunakan gambar dengan tema yang sesuai dengan isi pembahasannya.<\/p>\n<p><b>Ketiga, tujuan atau informasi tersampaikan dengan jelas.<\/b> Tentunya jika kita menginginkan <i>website <\/i>kita terlihat menarik, kita harus tahu tujuan dari website itu apa dan informasi yang disampaikan pun harus jela. Hal ini merupakan salah satu <i>part <\/i>&nbsp;yang krusial, sebab jika tidak tersampaikan dengan baik maka user akan bingung apa fungsi dan informasi yang termuat di dalam website tersebut. Dengan memiliki informasi yang jelas, <i>website<\/i> akan memudahkan user untuk melihat, membaca dan memahami isi website tersebut. Sebaliknya, user akan cenderung bosan dan malas untuk berkunjung ke website kita lagi. Salah satu contoh website di bawah ini dapat menunjukkan tujuan dari terciptanya website tersebut, yaitu untuk mengedukasi <i>user <\/i>tentang konten yang berada di dalamnya. Informasi yang dimuat pun jelas, yakni berisi tentang berbagai artikel seputar pembelajaran sehingga <i>user <\/i>tidak kebingungan ketika melihat isi konten tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/ruangguru.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/ruangguru.jpg\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1678\" alt=\"\" width=\"1430\" height=\"671\"><\/a><\/p>\n<p><b>Keempat, <i>User Experience.<\/i><\/b> Selain menarik untuk dilihat, sebuah <i>website<\/i> harus memikirkan interaksi antara <i>user <\/i>dengan website apakah mudah atau susah. Hal ini berhubungan dengan <i>User Experience<\/i>&nbsp; (UX), atau dapat dikatakan bagaimana fitur-fitur atau navigasi yang terdapat di website memberikan kenyamanan saat berinteraksi dengan <i>user.<\/i> Sebenarnya, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan&nbsp; dalam&nbsp; membuat sebuah website yaitu aspek visual design atau aspek interaksi dengan pengguna, yang sangat berguna dalam memberikan tujuan dari <i>user experience. <\/i>&nbsp;Akan lebih baik lagi jika kita melakukan riset kepada para pengguna terlebih dahulu sebelum membuat\/membangun prototype website (wireframe, mockup, dsb.). Hal ini dilakukan guna memastikan keseluruhan tampilan website tersebut dapat diakses, mudai disukai, dan mengikuti alur perkembangan dari keinginan masyarakat.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/Screenshot_2021-05-28-Figma.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/Screenshot_2021-05-28-Figma.png\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1673\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"675\"><\/a><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/Screenshot_2021-05-28_01-06-49.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-content\/uploads\/sites\/13\/2021\/05\/Screenshot_2021-05-28_01-06-49.png\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1674\" alt=\"\" width=\"1368\" height=\"739\"><\/a><\/p>\n<p>Itulah beberapa <i>tips and trick <\/i>yang dapat membuat website lebih menarik dari segi tampilan dan juga konten yang dimuat di dalamnya. Tentu masih ada banyak hal lagi yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah website entah itu dari aspek-aspek ataupun dari perkembangan website yang disukai di masyarakat saat ini. Kita juga harus melihat beberapa referensi website yang bagus agar kita juga bisa memenuhi fitur atau aspek yang disukai oleh masyarakat. Mungkin membuat sebuah website terlihat rumit. Namun, seiringnya waktu, jika kita terus belajar dan berusaha melatih diri untuk membuat <i>website <\/i>&nbsp;maka yakinlah bahwa nantinya kita akan merasa lebih mudah untuk menghasilkan sebuah website yang menarik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah kalian secara tidak sengaja melihat suatu website yang sangat enak untuk dipandang sampai\u2013sampai mengucapkan \u201cwow, ini keren sekali\u201d dalam hati? Atau pertanyaannya dibalik. Pernahkah kalian secara tidak sengaja melihat website yang sangat tidak enak untuk dipandang sampai \u2013sampai berpikir untuk tidak akan kembali ke website tersebut lagi? Tentu hampir semua dari kita pernah kepikiran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":1679,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1668"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1668\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1728,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1668\/revisions\/1728"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himti\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}