    {"id":1005,"date":"2017-09-02T12:27:13","date_gmt":"2017-09-02T05:27:13","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/?p=1005"},"modified":"2017-09-02T12:27:13","modified_gmt":"2017-09-02T05:27:13","slug":"teknologi-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/2017\/09\/02\/teknologi-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/6.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1006\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/6.jpg\" alt=\"\" width=\"334\" height=\"332\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ramah lingkungan pada dasarnya adalah penerapan konsep \u201czero waste\u201d, pada pelaksanaanya industri ramah lingkungan diharapkan dalam proses industri melakukan strategi mencegah, mengurangi dan menghilangkanterbentuknya limbah sebagai bahan pencemar lingkungan. Haltersebut dapat berjalan bila dalam aktivitasnya telah dirancang mulai daribahan baku, teknologi proses sampai akhir kegiatan adalah ramah lingkungan.<\/p>\n<p>Teknologi Energi adalah teknologi yang terkait dengan bidang-bidang mulai dari sumber pembangkitan, penyimpanan, konversi energy dan pemanfaatannya untuk kebutuhan manusia. Sektor kebutuhan utama yang paling besar dalam jumlah untuk masa depan adalah sector kelistrikan dan sector transportasi. Dalam pembangkitan energy beberapa system pembangkitan yang telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan energy didunia. beberapa system yang telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan energy didunia adalah pembangkit listrik tenaga air(PLTA), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit litrik tenaga uap dan gas (PLTU, PLTG), pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), pembangkit listrik tenaga angin\/bayu(PLTB), pembangkit listrik tenaga gelombang laut (PLTGL), dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>1.Energi yang dapat diperbaharui \/ Renewable Energy<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/7.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1007 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/7.jpg\" alt=\"\" width=\"173\" height=\"163\" \/><\/a><\/p>\n<p>JAM BERTENAGA AIR<\/p>\n<p>Energi terbaru adalah energy yang jika digunakan masih bias diperbaharui lagi atau tidak akan habis seperti angin , air , matahari . Energi terbaru sangatlah ramah lingkungan atau Go Green maka dari itu banyak orang yang telah menggunakan energy tersebut . Energi yang dapat diperbaharui tersebut juga tidak memberikan dampak pemanasan global.<\/p>\n<p>2.Energi Matahari \/ Surya \/ solar<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/8.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1008 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/8.jpg\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"158\" \/><\/a><\/p>\n<p>TENAGA SURYA DAN ANGIN<\/p>\n<p>Energi Matahari telah banyak digunakan untuk pengembangan potensi di daerah equator, dimana durasi matahari jauh lebih panjang dibandingkan dengan daerah sub tropis dimana teknologi ini ditemukan. Energi Matahari ini telah digunakan sebagai Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS), pompa air tenaga surya, sular home system, solar light system dan lain-lain.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Energi Angin \/ Wind Turbine \/Wind Mill<\/li>\n<\/ol>\n<p>Energi Angin adalah energy masa mendatang yang tidak akan mungkin habis. Angin adalah energy murah yang tersedia dimana-mana siang maupun malam hari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Energi Sungai PLTMH \/ Micro Hydro Power<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tenaga Air memberikan listrik yang lebih konstatnt daripada energy angin maupun energy surya . Keluaran listriknya lebih bias diandalkan dan biasanya menghasilnya tegangan siap pakai.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>Energi laut (Ombak\/gelombang\/Arus)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Energi Laut yang akan mempunyai masa depan yang paling diandalkan terutama untuk Negara-negara kepulauan (Seperti Indonesia hehehe). Energi Laut terbagi dalam beberapa kategori yaitu : ombak pantai, gelombang laut, dan arus laut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>6.Energi Bio Gas<\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/9.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1009 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/9.jpg\" alt=\"\" width=\"381\" height=\"222\" \/><\/a><\/p>\n<p>PROSES BIOGAS<\/p>\n<p>Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobic atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk diantaranya kotoran manusia dan hewan , limbah domestik (rumah tangga ), sambah biodegradable atau setiap limbah organic yang biodegradable dalam kondisi aneorobik . Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan maupun untuk menghasilkan listrik.<\/p>\n<p>7.Energi Bio Fuel<\/p>\n<p>Biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organic. Ada tiga cara untuk pembuatan biofuel adalah pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga , limbah indrusti dan pertanian ). Fermentasi limbah basah (Seperti kotoran hewan ) tanpa oksigen untuk menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana), atau fermentasi tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan ester dan energy dari hutan.<\/p>\n<p>8.Energi Fuel Cell \/ Sel Bahan Bakar<\/p>\n<p>Fuel Cell atau Sel Bahan Bakar adalah sebuah alat elktrokimia yang mirip dengan baterai, tetapi berbeda karena Fuel Cell dirancang untuk dapat diisi terus reaktannya yang terkonsumsi, yaitu Fuel Cell memproduksi listrik dari penyediaan bahan bakar hydrogen dan oksigen dari luar.<\/p>\n<p>9.Energi Sampah \/ PLTSA<\/p>\n<p>Energi Sampah adalah energy yang tidak mungkin habis sepanjang masa, namun tidak termasuk energy yang dapat diperbaharui.\u00a0 sampah dan mengambil energy panasnya lebih menguntungkan dibandingkan membuangnya ke TPA yang memakan biaya pengangkutan yang tidak dapat dikatakan murah. Panas yang dihasilkan\u00a0 dari pembakaran sampah di Kota dapat menghasilkan listrik yang cukup besar untuk kepentingan masyrakat.<\/p>\n<p>10.Energi Nuklir \/ PLTN<\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/10.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1010 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/10.jpg\" alt=\"\" width=\"322\" height=\"169\" \/><\/a><\/p>\n<p>MOBIL BERTENAGA LISTRIK<\/p>\n<p>Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir adalah stasiun pembangkit listrik thermal dimana panas yang dihasilkan diperoleh dari suatu atau lebih reactor nuklir pembangkit listrik. Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe.<\/p>\n<ol start=\"11\">\n<li>Energi Bank \/ Battery Bank<\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/11.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1011 alignleft\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/11.jpg\" alt=\"\" width=\"218\" height=\"156\" \/><\/a><\/p>\n<p>ENERGI BATERAI<\/p>\n<p>Energy bank adalah energy yang difungsikan sebagai energy penyimpanan energy . Battery juga merupakan media penyimpanan energy dalam bentuk listrik yang sangat praktis dan bisa dibawa kemana-kemana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Refrensi<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>2010.Teknologi Ramah Lingkungan: Kriteria, Verifikasi, dan\u00a0ArahPengembangan.Jakarta:Lokakarya\u00a0(BPPT,\u00a0Jakarta)<\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/sa-one-beriman.blogspot.co.id\/2016\/05\/teknologi-ramah-lingkungan.html\"><strong>http:\/\/sa-one-beriman.blogspot.co.id\/2016\/05\/teknologi-ramah-lingkungan.html<\/strong><\/a><\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/epsilon.ft.ugm.ac.id\/2016\/11\/18\/teknologi-ramah-lingkungan\/\"><strong>http:\/\/epsilon.ft.ugm.ac.id\/2016\/11\/18\/teknologi-ramah-lingkungan\/<\/strong><\/a><\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/teknorali.blogspot.co.id\/2015\/08\/kumpulan-artikel-tentang-teknologi.html\"><strong>http:\/\/teknorali.blogspot.co.id\/2015\/08\/kumpulan-artikel-tentang-teknologi.html<\/strong><\/a><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ramah lingkungan pada dasarnya adalah penerapan konsep \u201czero waste\u201d, pada pelaksanaanya industri ramah lingkungan diharapkan dalam proses industri melakukan strategi mencegah, mengurangi dan menghilangkanterbentuknya limbah sebagai bahan pencemar lingkungan. Haltersebut dapat berjalan bila dalam aktivitasnya telah dirancang mulai daribahan baku, teknologi proses sampai akhir kegiatan adalah ramah lingkungan. Teknologi Energi adalah teknologi yang terkait dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-1005","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1005"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1005\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1012,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1005\/revisions\/1012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himtek\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}