    {"id":2995,"date":"2022-06-03T20:58:50","date_gmt":"2022-06-03T13:58:50","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/?p=2995"},"modified":"2022-06-03T21:04:23","modified_gmt":"2022-06-03T14:04:23","slug":"22a19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/2022\/06\/22a19\/","title":{"rendered":"Keanekaragaman Hayati, Apakah Penting Untuk Keberlangsungan Makhluk Hidup? Yuk Kita Lihat Bagaimana Kondisinya Saat Ini!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Keanekaragaman hayati (biodiversitas) merupakan suatu keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi organisme berdasarkan tingkat gen, jenis, dan ekosistem. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Keanekaragaman hayati\u00a0sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian\u00a0makhluk hidup. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga keseimbangan\u00a0keanekaragaman hayati\u00a0yang ada di bumi dengan baik. Penelitian membuktikan bahwa sudah banyak komunitas tumbuhan yang menyumbangkan perannya dalam menjaga kelestarian hayati dengan cara melakukan penurunan zat emiter karbon dan peningkatan kadar oksigen udara. Berikut penjelasan secara singkat mengenai peran dan contoh komunitas tumbuhan yang dapat menjaga kualitas udara di bumi :\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Komunitas hutan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Secara rata-rata, dalam daur hidupnya setiap pohon bisa mencukupi oksigen (O<span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400\">) untuk kebutuhan 18 (delapan belas) orang dan menyerap karbondioksida (CO<\/span><span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400\">) dari mobil yang berjalan sekitar 41.834 km. Pohon besar menyerap kira-kira sebesar 120-240\u00a0<\/span><i style=\"font-size: 14px\"><span style=\"font-weight: 400\">pounds<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0partikel kecil\u00a0atau gas polutan. Menurut Bernatzky (1978) pohon dengan tinggi 25 m dan diameter batang 15 m, akan mempunyai luas tutupan batang 160 m\u00b2 dan luas permukaan daun sebesar 1600 m\u00b2, akan menghasilkan oksigen sebanyak 1712 gram. Sedangkan untuk satu hektar lahan hijau dengan total luas permukaan daun lima hektar akan membutuhkan 900 kg CO<\/span><span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0untuk melakukan fotosintesis selama 12 jam, dan pada waktu yang sama\u00a0\u00a0\u00a0akan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0menghasilkan\u00a0600 kg O<\/span><span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Komunitas terumbu karang dan fitoplankton<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan penelitian DKP tahun 2007 menyatakan bahwa terumbu karang kita mampu menyerap 65,7 juta ton\/tahun. Padang lamun sebanyak 50,3 juta ton\/tahun. Fitoplankton sebanyak 36,1 juta ton\/tahun dan hutan bakau sebanyak 67,7 juta ton\/tahun. Secara keseluruhan potensi laut kita menyerap CO<\/span><span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0sebesar 219,8 juta ton\/tahun.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Komunitas ganggang laut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Algae atau ganggang laut menyerap banyak CO\u2082 untuk pertumbuhannya. Algae (ganggang) di laut membesar 20-25 kali hanya dalam 15 hari dengan diberi makan karbondioksida (CO2).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan penjelasan diatas banyak sekali peran komunitas tumbuhan dalam menjaga <\/span><span style=\"font-weight: 400\">keseimbangan\u00a0keanekaragaman hayati. Namun seiring berjalannya waktu, pada tahun 2020 terjadi penurunan populasi pada keanekaragaman hayati, terlebih pada flora. 1 jenis tumbuhan Indonesia telah punah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">extinct<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), 3 jenis sudah punah di alam (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">extinct in the wild<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan 778 jenis terancam punah, 146 kritis (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">critically endangered<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), 250 genting\/terancam (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">endangered<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan 382 rentan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">vulnerable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). Sukma Surya Kusumah, Plt. Kepala Pusat Riset dan Konservasi Tumbuhan Kebun Raya (PRKTKR) menyampaikan bahwa Indonesia memiliki keragaman tumbuhan yang tinggi (15,5% dari total jumlah tumbuhan di dunia). Keanekaragaman jenis tumbuhan yang tinggi ini mengalami ancaman yang serius dari alih fungsi lahan, pemanfaatan yang tidak berkelanjutan, jenis invasif, polusi dan perubahan iklim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam mengatasi permasalahan yang terjadi pada keanekaragaman hayati yang ada, itu semua merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat dalam mengupayakan solusi agar keberlangsungan makhluk hidup tetap terjaga. Berdasarkan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Rencana Riset PRKTKR Tahun 2022 terkait Konservasi Tumbuhan Terancam Kepunahan Indonesia, pemerintah sedang merencanakan program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">roadmap <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">roadmap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> program. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Roadmap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0program ini meliputi eksplorasi dan konservasi\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">ex-situ<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0untuk penyelamatan tumbuhan terancam kepunahan, ekologi dan restorasi jenis untuk pelestarian tumbuhan terancam kepunahan, serta eksperimental botani untuk peningkatan nilai dan fungsi tumbuhan untuk pemanfaatan secara berkelanjutan. Selain upaya yang direncanakan oleh pemerintah tersebut, kita sebagai masyarakat pun memiliki kewajiban juga dalam menjaga kelestarian tersebut. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk melestarikan keanekaragaman hayati, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Melakukan penghijauan atau reboisasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak membuang sampah di hutan<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> ataupun sungai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menerapkan sistem tebang-tanam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengendalian hama<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pelestarian alam<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Referensi :\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/dlhk.jogjaprov.go.id\/keanekaragaman-hayati-mengapa-harus-lestari\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/dlhk.jogjaprov.go.id\/keanekaragaman-hayati-mengapa-harus-lestar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">i\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.brin.go.id\/biodiversitas-indonesia-dalam-konservasi-keanekaragaman-hayati\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.brin.go.id\/biodiversitas-indonesia-dalam-konservasi-keanekaragaman-hayati\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keanekaragaman hayati (biodiversitas) merupakan suatu keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi organisme berdasarkan tingkat gen, jenis, dan ekosistem. Keanekaragaman hayati\u00a0sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian\u00a0makhluk hidup. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga keseimbangan\u00a0keanekaragaman hayati\u00a0yang ada di bumi dengan baik. Penelitian membuktikan bahwa sudah banyak komunitas tumbuhan yang menyumbangkan perannya dalam menjaga kelestarian hayati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":2998,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-2995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2995"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2999,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2995\/revisions\/2999"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himstat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}