    {"id":4244,"date":"2023-07-03T22:39:04","date_gmt":"2023-07-03T15:39:04","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/?p=4244"},"modified":"2023-07-03T22:39:04","modified_gmt":"2023-07-03T15:39:04","slug":"nft-kunci-utama-menuju-era-baru-aset-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/2023\/07\/nft-kunci-utama-menuju-era-baru-aset-digital\/","title":{"rendered":"NFT : Kunci Utama Menuju Era Baru Aset Digital"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Aset digital adalah fenomena kepemilikan baru yang sudah sering bermunculan belakangan ini. Kita sering melihat berbagai contohnya seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto currency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, hak milik karya seni digital, dan lain sebagainya. Sekarang ini, telah muncul terobosan baru dalam memperkuat perdagangan aset digital, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Non-fungible Token. Non-fungible Token<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (NFT) telah menjadi salah satu kunci utama dalam era baru menuju aset digital. Maka dari itu, kita akan membahas lebih lanjut mengenai apa itu NFT yang sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apa itu NFT? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Non- fungible Tokens<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, atau NFT, sesuai namanya merupakan aset digital berupa token yang digunakan untuk mewakili kepemilikan sebuah barang berharga yang tidak dapat ditukarkan atau diganti. Contohnya, ketika kita berbicara mengenai konten digital seperti video, musik, gambar, dan sebagainya, kita sering melihat bahwa hal-hal ini sangat mudah disalin dan kemudian disebarluaskan secara bebas. Melalui kehadiran NFT, masalah ini dapat diselesaikan dengan mengaitkan kepemilikan eksklusif dengan aset digital tertentu. Dengan ini, konten digital seperti video dan musik memiliki hak kepemilikan yang sah dan mendapatkan pengakuan karya seni digital dengan nilai yang tinggi. Tentu saja, NFT tidak hanya berlaku untuk karya seni digital, tetapi berlaku pula pada berbagai platform lainnya seperti game, revolusi industri musik, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/07\/NFT-Karya-Seni.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4245\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/07\/NFT-Karya-Seni.jpg\" alt=\"\" width=\"1068\" height=\"700\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lantas, bagaimana cara kerja NFT? NFT sendiri menggunakan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">blockchain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Sistem kerja teknologi ini mirip dengan kripto lainnya, seperti Bitcoin. Hal yang menarik dari menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">blockchain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah teknologi ini akan mencatat setiap transaksi yang terjadi, mulai dari penjualan, pembelian, dan transfer kepemilikan tanpa bisa dihapus! Tujuan dari hal ini adalah untuk menjaga transparansi yang memastikan keaslian dan keberadaan NFT tersebut. Dengan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">blockchain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, NFT memberikan kepercayaan dan keamanan dalam perdagangan aset digital.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Teknologi NFT telah menghadirkan berbagai manfaat untuk memudahkan klaim aset digital. Contohnya, untuk karya seni digital, sebuah karya lukis dapat dijamin keaslian dan originalitasnya. Untuk industri musik,\u00a0 beberapa musisi telah menggunakan NFT untuk merilis musik eksklusif, merchandise digital, atau akses VIP ke konser mereka. Selain itu, terdapat pula contoh penerapan NFT dalam dunia game, dimana para player dapat menjual koleksi item dan karakter unik menggunakan NFT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, sebagai penutup dari artikel ini, dapat disimpulkan bahwa kehadiran NFT telah menjadi terobosan baru perdagangan aset digital. NFT memberikan kepastian hak milik suatu aset digital, merekam segala proses transaksi, serta memberikan apresiasi terhadap aset digital yang sebelumnya sering kali dicuri dan disebarluaskan secara bebas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami teknologi baru ini. Dengan pengetahuan dan penggunaan NFT yang benar, kita dapat <\/span><span style=\"font-weight: 400\">membuka pintu bagi kreativitas, ekonomi baru, dan peluang investasi pada masa yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi :\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Daniyanto, E. (2022, January 13). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mengapa Karya Seni Berbasis NFT Digandrungi?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Blockchain Media Indonesia. <\/span><a href=\"https:\/\/blockchainmedia.id\/mengapa-karya-seni-berbasis-nft-digandrungi\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/blockchainmedia.id\/mengapa-karya-seni-berbasis-nft-digandrungi\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Alman, S. W., &amp; Hirsh, S. (2020). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Blockchain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Amazon. <\/span><a href=\"https:\/\/aws.amazon.com\/blockchain\/nfts-explained\/#:~:text=Non%2Dfungible%20tokens%2C%20often%20referred,asset%2C%20whether%20digital%20or%20physical.\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/aws.amazon.com\/blockchain\/nfts-explained\/#:~:text=Non%2Dfungible%20tokens%2C%20often%20referred,asset%2C%20whether%20digital%20or%20physical.\u00a0<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Aletha, Nadya Olga. \u201cMemahami Non-Fungible Tokens (NFT) Di Industri CryptoArt\u201d (2022): 1\u201318. <\/span><a style=\"font-size: 14px\" href=\"https:\/\/cfds.fisipol.ugm.ac.id\/2022\/01\/07\/80-cfds-case-study-understanding-non-fungible-tokens-nft-in-cryptoart-industry\/.\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/cfds.fisipol.ugm.ac.id\/2022\/01\/07\/80-cfds-case-study-understanding-non-fungible-tokens-nft-in-cryptoart-industry\/.<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Alexander Sugiharto, Muhammad Yusuf Musa &amp; Mochamad James Falahuddin. NFT &amp; Metaverse: Blockchain Dunia Virtual, &amp; Regulasi. Jakarta: Indonesian Legal Study For Crypto Asset and Blockchain, 2022.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/asset-a.grid.id\/crop\/0x0:0x0\/700x465\/photo\/2022\/01\/14\/ilustrasi-nft_169jpeg-20220114095853.jpeg\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/asset-a.grid.id\/crop\/0x0:0x0\/700&#215;465\/photo\/2022\/01\/14\/ilustrasi-nft_169jpeg-20220114095853.jpeg<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/www.google.co.id\/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fblockchainmedia.id%2Fmengapa-karya-seni-berbasis-nft-digandrungi%2F&amp;psig=AOvVaw27maxNDFhYgd-2dHKzNsyE&amp;ust=1687343221559000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBEQjRxqFwoTCKi_r73R0f8CFQAAAAAdAAAAABAE\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.google.co.id\/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fblockchainmedia.id%2Fmengapa-karya-seni-berbasis-nft-digandrungi%2F&amp;psig=AOvVaw27maxNDFhYgd-2dHKzNsyE&amp;ust=1687343221559000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBEQjRxqFwoTCKi_r73R0f8CFQAAAAAdAAAAABAE<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aset digital adalah fenomena kepemilikan baru yang sudah sering bermunculan belakangan ini. Kita sering melihat berbagai contohnya seperti crypto currency, hak milik karya seni digital, dan lain sebagainya. Sekarang ini, telah muncul terobosan baru dalam memperkuat perdagangan aset digital, yaitu Non-fungible Token. Non-fungible Token (NFT) telah menjadi salah satu kunci utama dalam era baru menuju [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":4246,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21,3,15],"tags":[],"class_list":["post-4244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-2023-events","category-article","category-others"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4244"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4247,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4244\/revisions\/4247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}