    {"id":4226,"date":"2023-05-29T15:02:16","date_gmt":"2023-05-29T08:02:16","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/?p=4226"},"modified":"2023-05-29T15:02:49","modified_gmt":"2023-05-29T08:02:49","slug":"mengenal-tools-untuk-mengolah-dan-menganalisis-big-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/2023\/05\/mengenal-tools-untuk-mengolah-dan-menganalisis-big-data\/","title":{"rendered":"Mengenal Tools untuk Mengolah dan Menganalisis Big Data"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan istilah yang menggambarkan jumlah data yang sangat besar dan kompleks. Data tersebut terdiri dari data yang bersifat terstruktur atau data yang memiliki format tertentu dan siap untuk diproses oleh komputer seperti data yang disimpan dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">spreadsheets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, data semi-terstruktur atau data yang memiliki struktur hierarkis dan memungkinkan penambahan atribut opsional seperti data dalam format XML atau JSON, serta data tidak terstruktur atau data yang tidak memiliki format tertentu seperti data pada kolom komentar media sosial.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat digunakan untuk menganalisis data yang lebih luas dan mendalam untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang pasar, pengambilan keputusan yang didasarkan pada data untuk mengoptimalkan strategi bisnis, dan untuk menentukan pengambilan langkah-langkah yang sesuai untuk menghadapi perubahan yang diantisipasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mengolah dan menganalisis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">big data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, terdapat beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang dapat digunakan seperti,<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b>Hadoop<\/b><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/Logo-Hadoop-Artikel-Salsabila-2501990823.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4227\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/Logo-Hadoop-Artikel-Salsabila-2501990823.png\" alt=\"\" width=\"303\" height=\"97\" \/><\/a><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hadoop merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform open-source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berbasis bahasa pemrograman Java yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengolah data secara terdistribusi. Hadoop dirancang untuk mengatasi permasalahan terkait dengan big data yang tidak dapat diatasi oleh sistem tradisional. Hadoop dapat memproses data terstruktur, semi-terstruktur, tidak terstruktur dari satu server ke banyak komputer. Hadoop banyak digunakan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools big data analytics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pada perusahaan besar seperti Microsoft dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">International Business Machines Corporation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(IBM).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kelebihan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fleksibel karena Hadoop dapat menangani berbagai tipe data, termasuk data terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dapat digunakan secara gratis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Toleran terhadap kesalahan karena sistem pada Hadoop mereplikasi data di beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">node <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">secara otomatis sehingga dapat memastikan ketersediaan data jika terjadi kegagalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">node<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kekurangan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengoperasiannya rumit sehingga membutuhkan ahli dalam bidang administrasi sistem, jaringan, dan komputasi terdistribusi. Oleh sebab itu, diperlukannya pelatihan khusus untuk pengoperasiannya sehingga dapat memakan waktu. Hal tersebut dikarenakan pengguna perlu memiliki keterampilan dan memahami ekosistem Hadoop, model pemrograman, dan bahasa kueri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam pengoperasiannya terdapat persyaratan bagi perangkat keras yang dapat digunakan untuk menjalani Hadoop sehingga pengguna harus berinvestasi dalam infrastruktur perangkat keras yang sesuai untuk mencapai kinerja dan skalabilitas yang diinginkan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>\u00a0 \u00a0 2. MongoDB<\/b><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/Logo-MongoDB-Artikel-Salsabila-2501990823.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4228\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/Logo-MongoDB-Artikel-Salsabila-2501990823.png\" alt=\"\" width=\"153\" height=\"53\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">MongoDB merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform open source Database Management System<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (DBMS) yang bersifat NoSQL atau memiliki struktur data yang lebih fleksibel dan tidak memiliki tabel seperti data yang disimpan dalam dokumen dan grafik. MongoDB dapat digunakan untuk menyimpan dan mengelola data dalam format dokumen yang fleksibel, dengan menggunakan format <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">JSON-like<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disebut BSON (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Binary JSON<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). MongoDB sangat cocok untuk mengolah data semi-struktur yang kompleks dan dapat beradaptasi dengan mudah terhadap perubahan skema data.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kelebihan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fleksibel, karena model data yang digunakan berbasis dokumen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dapat menangani data semi-terstruktur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dapat melakukan replikasi secara otomatis sehingga dapat mencegah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">failover data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">MongoDB menggunakan skalabilitas secara horizontal dengan menambahkan lebih banyak server untuk mendistribusikan data untuk memungkinkan penanganan peningkatan volume arus data pengguna secara lancar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kekurangan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan memori MongoDB dapat lebih tinggi dibandingkan dengan sistem database lainnya karena banyaknya duplikasi data.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Setiap dokumennya memiliki ukuran data yang terbatas, hanya diberi ukuran data sebanyak maksimal 16 MB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>\u00a0 \u00a0 \u00a03. RapidMiner<\/b><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/Logo-RapidMiner-Artikel-Salsabila-2501990823.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4229\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/Logo-RapidMiner-Artikel-Salsabila-2501990823.png\" alt=\"\" width=\"205\" height=\"63\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">RapidMiner merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform open source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menyediakan\u00a0 fitur-fitur seperti pemrosesan paralel, penanganan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">big data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, integrasi dengan bahasa pemrograman seperti R ataupun Python, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">data mining<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. RapidMiner dapat digunakan dalam berbagai industri dan bidang, termasuk bisnis, keuangan, dan pemasaran, untuk mengambil keputusan berdasarkan data dan memprediksi kejadian di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kelebihan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">User Interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang ditampilkan mudah digunakan oleh pengguna.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyediakan berbagai teknik analisis data, termasuk pemrosesan awal data, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, analisis statistik, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">text mining<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan banyak lagi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">RapidMiner menggunakan bahasa pemrograman populer seperti R dan Python.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menangani pemrosesan paralel dan dapat digunakan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">environment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sistem terdistribusi, memungkinkan skalabilitas dan kinerja tinggi untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">big data analytics<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kekurangan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fitur yang dapat digunakan pengguna membutuhkan pemahaman yang dalam sehingga pengguna baru harus membiasakan diri dengan RapidMiner.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">RapidMiner menyediakan berbagai algoritma dan teknik bawaan, sehingga dianggap memiliki keterbatasan dalam hal kemampuan penyesuaian dibandingkan dengan bahasa pemrograman seperti R atau Python.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam pengoperasiannya terdapat persyaratan untuk perangkat keras yang dapat digunakan dalam pengoperasian RapidMiner seperti pengguna perlu memastikan perangkat mereka memiliki memori, kekuatan pemrosesan, dan kapasitas penyimpanan yang memadai.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> big data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di atas memiliki fungsi dan keunggulan yang berbeda. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools-tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini, para profesional memiliki beragam opsi untuk mengolah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">big data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sesuai dengan kebutuhan mereka. Dalam era yang semakin didominasi oleh data, pemanfaatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools-tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini dapat memberikan keuntungan berupa wawasan yang berharga dalam menghadapi masalah yang ada.<\/span><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pathak, R. (2021, Januari 26). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Top 10 big data analytics tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Analytics Steps. https:\/\/www.analyticssteps.com\/blogs\/top-10-big-data-analytics-tools\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ismi, T. (2021, Agustus 9). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">8 kelebihan Dan Kekurangan Mongodb, Cari Tahu sebelum kamu pakai<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Glints Blog. https:\/\/glints.com\/id\/lowongan\/kelebihan-kekurangan-mongodb\/\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">White, T. (2012). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Hadoop: The Definitive Guide.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> O&#8217;Reilly Media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Chambers, B., et al. (2016). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data: A Revolution That Will Transform How We Live, Work, and Think.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Houghton Mifflin Harcourt.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Chodorow, K., &amp; Dirolf, M. (2013). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">MongoDB: The Definitive Guide.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> O&#8217;Reilly Media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Plugge, E., Pflueger, T., &amp; Hawkins, P. (2020). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">MongoDB Applied Design Patterns: Practical Use Cases with the Leading NoSQL Database.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Apress.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kotu, V., &amp;amp; Deshpande, B. (2019). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Rapidminer. Rapidminer &#8211; an overview | ScienceDirect Topics.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> https:\/\/www.sciencedirect.com\/topics\/mathematics\/rapidminer <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Big Data merupakan istilah yang menggambarkan jumlah data yang sangat besar dan kompleks. Data tersebut terdiri dari data yang bersifat terstruktur atau data yang memiliki format tertentu dan siap untuk diproses oleh komputer seperti data yang disimpan dalam spreadsheets, data semi-terstruktur atau data yang memiliki struktur hierarkis dan memungkinkan penambahan atribut opsional seperti data dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":4230,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,15],"tags":[],"class_list":["post-4226","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-others"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4226","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4226"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4226\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4232,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4226\/revisions\/4232"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4226"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4226"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4226"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}