    {"id":4223,"date":"2023-05-29T14:28:08","date_gmt":"2023-05-29T07:28:08","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/?p=4223"},"modified":"2023-05-29T14:29:14","modified_gmt":"2023-05-29T07:29:14","slug":"sejarah-dan-evolusi-big-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/2023\/05\/sejarah-dan-evolusi-big-data\/","title":{"rendered":"Sejarah dan Evolusi Big Data"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/2602201965_Eggan.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4224\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2023\/05\/2602201965_Eggan.png\" alt=\"\" width=\"1640\" height=\"924\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan konektivitas di era digital ini, kita telah menyaksikan sebuah fenomena ledakan data yang belum pernah terjadi sebelumnya. Data \u2013 data yang dihasilkan oleh berbagai sumber seperti internet, media hiburan, dan transaksi bisnis semakin meningkat setiap harinya. Data \u2013 data ini memiliki karakteristik yang khas, yaitu volume atau ukuran yang sangat besar dan terdiri dari data yang terstruktur, semi-terstruktur, maupun tidak terstruktur. Fenomena inilah yang kita kenal dengan sebutan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk memahami sejarah dan evolusi dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, kita perlu melihat kembali perjalanan panjang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dari abad ke-20 hingga abad ke-21. Pada abad ke-20, pengumpulan dan pengolahan data masih terbatas karena keterbatasan teknologi. Namun, dengan munculnya komputer dan perkembangan teknologi informasi, data mulai dianggap sebagai sumber daya yang berharga. Pada tahun 1940-an, mesin pemrosesan data elektronik pertama muncul, yang memungkinkan organisasi untuk menyimpan dan mengolah data dengan lebih efisien. Fremont Rider, seorang penulis Amerika, telah menyadari potensi di masa depan mengenai ledakan informasi yang akan terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perkembangan teknologi komputer dan internet pada tahun 1990-an menjadi pemicu utama bagi pertumbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dalam era ini, web dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mulai berkembang pesat, menghasilkan jumlah data yang melonjak tajam. Perusahaan-perusahaan seperti Amazon, Yahoo, dan Google turut menyadari potensi besar yang terkandung dalam data tersebut. Mereka mulai mengembangkan sistem dan teknologi untuk mengelola, menyimpan, dan menganalisis data secara efektif. Pada saat itulah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mulai menjadi fokus perhatian dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada tahun 2005, Rogers Mougalas dari O\u2019Reilly Media menciptakan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menjadi bentuk definisi yang dipahami secara luas hingga saat ini. Istilah tersebut merujuk pada kumpulan data berukuran besar yang hampir tidak mungkin ditangani dan diproses menggunakan alat intelijen bisnis tradisional. Pada tahun yang sama, Yahoo menggunakan Hadoop untuk memproses data berukuran petabyte yang sekarang dijadikan sumber terbuka oleh Apache Software Foundation. Akhirnya, banyak perusahaan yang menggunakan Hadoop untuk mengolah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam beberapa tahun terakhir, evolusi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> semakin dipercepat oleh perkembangan teknologi seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cloud computing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Artificial Intelligence<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Teknologi ini memungkinkan pengolahan dan analisis data dalam skala yang lebih besar dan lebih cepat ditambah dengan bantuan internet. Dengan kemampuan analitik yang canggih, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri untuk meningkatkan pendapatan dengan mengolah informasi yang digunakan untuk mengembangkan produk atau layanan sesuai dengan pergerakan tren pasar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sejarah dan evolusi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara kita memandang dan memanfaatkan data. Dengan jumlah data yang terus meningkat dan perkembangan teknologi yang tak kenal henti, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan terus menjadi bidang yang menarik untuk penelitian dan inovasi di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nurvinda, G. (2021, Oktober 24). Sejarah Singkat Perkembangan Big Data Dari Abad Ke \u2013 20 Hingga Abad Ke \u2013 21. Dqlab. <\/span><a href=\"https:\/\/dqlab.id\/sejarah-singkat-perkembangan-big-data-dari-abad-ke-20-hingga-abad-ke-21\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/dqlab.id\/sejarah-singkat-perkembangan-big-data-dari-abad-ke-20-hingga-abad-ke-21<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Harususilo, Y. E. (2021, November 02). Sumber \u2013 Sumber Big Data. Kompas. <\/span><a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/edu\/read\/2021\/11\/02\/204657771\/sumber-sumber-big-data?page=all\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kompas.com\/edu\/read\/2021\/11\/02\/204657771\/sumber-sumber-big-data?page=all<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Big Data History. (n.d.). Techvidvan <\/span><a href=\"https:\/\/techvidvan.com\/tutorials\/big-data-history\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/techvidvan.com\/tutorials\/big-data-history\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hardiansyah, Z. (2022, Maret 21). Apa Itu Big Data? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, serta Contohnya. Kompas. <\/span><a href=\"https:\/\/tekno.kompas.com\/read\/2022\/03\/21\/14150017\/apa-itu-big-data-mengenal-cara-kerja-manfaat-serta-contohnya?page=all\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/tekno.kompas.com\/read\/2022\/03\/21\/14150017\/apa-itu-big-data-mengenal-cara-kerja-manfaat-serta-contohnya?page=all<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan konektivitas di era digital ini, kita telah menyaksikan sebuah fenomena ledakan data yang belum pernah terjadi sebelumnya. Data \u2013 data yang dihasilkan oleh berbagai sumber seperti internet, media hiburan, dan transaksi bisnis semakin meningkat setiap harinya. Data \u2013 data ini memiliki karakteristik yang khas, yaitu volume atau ukuran yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":4224,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,15],"tags":[],"class_list":["post-4223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-others"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4223"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4225,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4223\/revisions\/4225"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}