    {"id":1450,"date":"2016-08-06T06:24:41","date_gmt":"2016-08-05T23:24:41","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/?p=1450"},"modified":"2016-08-06T06:24:41","modified_gmt":"2016-08-05T23:24:41","slug":"pengenalan-use-case-diagram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/2016\/08\/pengenalan-use-case-diagram\/","title":{"rendered":"Pengenalan Use Case Diagram"},"content":{"rendered":"<p>Hallo pembaca setia HIMSISFO, kali ini kami akan membahas tentang Perkenalan Use Case Diagram. Yuk kita simak bersama-sama:<\/p>\n<h3>Pengertian :<\/h3>\n<p><em>Use-case diagram<\/em> merupakan model diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan <em>requirement<\/em> fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem. <em>Use-case diagram<\/em> menekankan pada \u201csiapa\u201d melakukan \u201capa\u201d dalam lingkungan sistem perangkat lunak akan dibangun. <em>Use-case diagram<\/em> sebenarnya terdiri dari dua bagian besar; yang pertama adalah <em>use case diagram<\/em> (termasuk gambar <em>use case dependencies<\/em>) dan u<em>se case description<\/em>.<\/p>\n<p><em>Use-case<\/em> diagram adalah gambaran <em>graphical<\/em> dari beberapa atau semua <em>actor<\/em>, <em>use-case<\/em>, dan interaksi diantara komponen-komponen tersebut yang memperkenalkan suatu sistem yang akan dibangun. <em>Use-case diagram\u00a0<\/em>menjelaskan manfaat suatu sistem jika dilihat menurut pandangan orang yang berada di luar sistem. Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Use-case diagram<\/em> dapat digunakan selama proses analisis untuk menangkap <em>requirement system<\/em> dan untuk memahami bagaimana sistem seharusnya bekerja. Selama tahap desain, <em>use-case diagram<\/em> berperan untuk menetapkan perilaku (<em>behavior<\/em>) sistem saat diimplementasikan. Dalam sebuah model mungkin terdapat satu atau beberapa <em>use-case diagram<\/em>. Kebutuhan atau <em>requirements system<\/em> adalah fungsionalitas apa yang harus disediakan oleh sistem kemudian didokumentasikan pada model <em>use-case<\/em> yang menggambarkan fungsi sistem yang diharapkan (<em>use-case<\/em>), dan yang mengelilinginya (<em>actor<\/em>), serta hubungan antara actor dengan <em>use-case<\/em> (<em>use-case diagram<\/em>) itu sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><em>Use case class<\/em> digunakan untuk memodelkan dan menyatakan unit fungsi\/layanan yang disediakan oleh sistem (or bagian sistem: subsistem atau class) ke pemakai.\n<p>\u25cf <em>Use case<\/em> dapat dilingkupi dengan batasan sistem yang diberi label nama sistem.<\/p>\n<p>\u25cf <em>Use case<\/em> adalah sesuatu yang menyediakan hasil yang dapat diukur ke pemakai atau sistem eksternal.<\/p>\n<p><strong>Karakteristik :<\/strong><br \/>\n\u2013 <em>Use cases<\/em> adalah interaksi atau dialog antara sistem dan <em>actor<\/em>, termasuk pertukaran pesan dan tindakan yang dilakukan oleh sistem.<\/p>\n<p>\u2013 <em>Use cases<\/em> diprakarsai oleh <em>actor<\/em> dan mungkin melibatkan peran <em>actor<\/em> lain. <em>Use case<\/em>s harus menyediakan nilai minimal kepada satu <em>actor<\/em>.<\/p>\n<p>\u2013 <em>Use cases<\/em> bisa memiliki perluasan yang mendefinisikan tindakan khusus dalam interaksi atau <em>use case<\/em> lain mungkin disisipkan.<\/p>\n<p>\u2013 <em>Use case class<\/em> memiliki objek <em>use case<\/em> yang disebut skenario. Skenario menyatakan urutan pesan dan tindakan tunggal.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sekian pembahasan tentang Use Case Diagram. Semoga bermanfaat !<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hallo pembaca setia HIMSISFO, kali ini kami akan membahas tentang Perkenalan Use Case Diagram. Yuk kita simak bersama-sama: Pengertian : Use-case diagram merupakan model diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan requirement fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem. Use-case diagram menekankan pada \u201csiapa\u201d melakukan \u201capa\u201d dalam lingkungan sistem perangkat lunak akan dibangun. Use-case diagram sebenarnya terdiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1450","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1450","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1450"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1451,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1450\/revisions\/1451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}