    {"id":1430,"date":"2016-07-14T13:49:25","date_gmt":"2016-07-14T06:49:25","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/?p=1430"},"modified":"2016-07-14T13:49:25","modified_gmt":"2016-07-14T06:49:25","slug":"perbedaan-database-data-warehouse-dan-data-mining","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/2016\/07\/perbedaan-database-data-warehouse-dan-data-mining\/","title":{"rendered":"Perbedaan database, data warehouse, dan data mining"},"content":{"rendered":"<p>Hallo guys, artikel kali ini kita akan membahas perbedaan database, data warehouse, dan data mining, yuk disimak dulu ya \uf04a<br \/>\nDatabase atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.<br \/>\nProses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan user untuk memelihara, mengontrol, dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, dapat menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk, dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien.<br \/>\n\u2022 Database digunakan untuk Transaksional Pengolahan Online ( OLTP ) tetapi dapat digunakan untuk keperluan lain seperti Data Warehousing .<br \/>\n\u2022 Sebuah gudang data digunakan untuk Online Analytical Processing ( OLAP ) . Ini membaca data historis untuk Pengguna untuk keputusan bisnis .<br \/>\n\u2022 Dalam database tabel dan bergabung sangat kompleks karena mereka dinormalisasi untuk RDMS . Hal ini mengurangi data yang berlebihan dan menghemat ruang penyimpanan .<br \/>\n\u2022 Dalam data warehouse, tabel dan gabungan sederhana karena mereka dinormalisasi . Hal ini dilakukan untuk mengurangi waktu respon untuk permintaan analitis .<br \/>\n\u2022 Teknik pemodelan relasional digunakan untuk desain database RDMS , sedangkan teknik pemodelan yang digunakan untuk desain Data Warehouse .<br \/>\n\u2022 Database dioptimalkan untuk menulis operasi , sedangkan data warehouse dioptimalkan untuk operasi membaca .<br \/>\n\u2022 Dalam database, kinerja yang rendah untuk query analisis, sedangkan pada data warehouse, ada kinerja tinggi untuk permintaan analitis.<\/p>\n<p>Data mining adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan penemuan atau \u201cmining\u201d pengetahuan dari sejumlah besar data. Yang termasuk data mining antara lain knowledge extraction, pattern analysis, data archaeology, information harvesting, pattern searching, dan data dredging. Berikut merupakan karakteristik umum dan objektivitas data mining.<br \/>\n\u2022 Data seringnya terpendam dalam dalam database yang sangat besar yang kadang-kadang datanya sudah bertahun-tahun.<br \/>\n\u2022 Lingkungan data mining biasanya berupa arsitektur client-server atau arsitektur system informasi berbasis web.<br \/>\n\u2022 Tool baru yang canggih, termasuk tool visualisasi tambahan, membantu mennghilangkan lapisan informasi yang terpendam dalam file-file yang berhubungan atau record-record arsip public.<br \/>\n\u2022 Pemilik biasanya seorang end user, didukung dengan data drill dan tool penguasaan query yang lain untuk menanyakan pertanyaan ad hoc, dan mendapatkan jawaban secepatnya, dengan sedikit atau tidak ada kemampuan pemrograman.<br \/>\n\u2022 Tool data mining dengan kesediaannya dikombinasikan dengan spreadsheet dan tool software pengembangan yang lainnya.<br \/>\n\u2022 Karena besarnya jumlah data dan usaha pencarian yang besar-besaran, kadang-kadang diperlukan penggunaan proses parallel untuk data mining.<\/p>\n<p>Bagaimana Data mining Bekerja<br \/>\nData mining secara umum mencari untuk mengidentifikasikan empat tipe pattern utama yaitu:<br \/>\n\u2022 Associations, menemukan secara umum mengacu pada pengelompokan hal-hal.<br \/>\n\u2022 Predictions, memberitahukan kejadian-kejadian alami di masa yang akan datang di even yang tepat berdasar pada apa yang terjadi di masa lampau.<br \/>\n\u2022 Cluster, mengidentifikasikan pengelompokan hal-hal natural berdasar pada karakteristik yang diketahui.<br \/>\n\u2022 Sequential relationship, menemukan event dengan waktu yang berurutan.<\/p>\n<p>Data warehouse merupakan sekelompok data yang diproduksi untuk mendukung pembuatan keputusan; juga merupakan tempat penyimpanan saat ini dan data historis dari potensi ketertarikan manager seluruh perusahaan. Karakteristik data warehouse sebagai berikut<br \/>\n\u2022 Subject oriented.<br \/>\n\u2022 Integrated.<br \/>\n\u2022 Time variant (time series).<br \/>\n\u2022 Nonvolatile.<br \/>\nYang termasuk karakteristik tambahan data warehouse antara lain<br \/>\n\u2022 Web based.<br \/>\n\u2022 Relational\/multidimensional.<br \/>\n\u2022 Client\/server.<br \/>\n\u2022 Real time.<br \/>\n\u2022 Include metadata.<\/p>\n<p>Sekian pembahasan tentang perbedaan database, data warehouse, dan data mining, semoga bermanfaat \uf04a<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hallo guys, artikel kali ini kita akan membahas perbedaan database, data warehouse, dan data mining, yuk disimak dulu ya \uf04a Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1430","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1430"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1430\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1432,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1430\/revisions\/1432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himsisfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}