    {"id":3425,"date":"2022-10-19T12:10:30","date_gmt":"2022-10-19T05:10:30","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/?p=3425"},"modified":"2022-10-19T12:10:30","modified_gmt":"2022-10-19T05:10:30","slug":"mengenal-trust-issue-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/2022\/10\/mengenal-trust-issue-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Mengenal Trust Issue di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Halo semua! Selamat datang di Psikopedia edisi bulan Oktober. Di sini ada yang udah pernah denger tentang <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> belum nih? Dibohongi atau dikhianati oleh orang yang kita percaya banget, seperti orang tua, sahabat, pacar, atau teman kuliah. Mungkin banyak dari kita yang pernah ngerasain sesuatu yang bikin kita malah susah untuk percaya ke orang lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-content\/uploads\/sites\/21\/2022\/10\/Picture1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3426\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-content\/uploads\/sites\/21\/2022\/10\/Picture1.png\" alt=\"\" width=\"342\" height=\"193\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/cretivox.com\/home\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/trust-header.png<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Apa itu <\/b><b><i>Trust Issue<\/i><\/b><b>?<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> bisa disebut dengan krisis kepercayaan, di mana seseorang tidak lagi bisa mempercayai orang lain, dalam kondisi seperti ini seseorang bisa menjadi sulit untuk membangun rasa percaya terhadap orang di lingkungan sekitarnya. Di Indonesia sendiri masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kenapa orang bisa punya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Biasanya, penderita <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan di masa lalu atau bisa disebabkan oleh rasa takut dan trauma akan sesuatu. Kebanyakan orang memilih langkah yang paling <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">simple<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu buat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">yaudah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">: enggan untuk percaya sama orang lain supaya menghindari rasa kecewa buat dirinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><b>Gejala <\/b><em><b>Trust Issue<\/b><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Trust issue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sendiri sering mengarah kepada gangguan kecemasan, sulit menghadapi tekanan, dan bahkan trauma. Berikut beberapa gejala yang dialami orang yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Mengisolasi Diri<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dikarenakan seseorang sulit berkomitmen, maka akan membuat orang tersebut mengisolasi diri dan bahkan menarik diri dari lingkungannya dengan tujuan menghindari masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Sulit Memaafkan Orang Lain<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Seseorang dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> seringkali menghubungkan masalah kecil dari orang lain dengan pengalaman yang tidak menyenangkan, padahal bisa saja masalah kecil tersebut bukan merupakan hal yang sering dilakukan oleh orang tersebut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mudah Curiga pada Orang Lain<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Perasaan curiga mampu muncul dikarenakan seseorang yang baru kita kenal memiliki kemiripan dengan seseorang yang pernah menyakiti kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Penyebab <\/b><em><b>Trust Issue<\/b><\/em><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Pengalaman dari masa lalu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kejadian yang kurang menyenangkan di masa lalu seseorang bisa menghadirkan trauma bagi orang tersebut. Jika seseorang mengalami rasa kekecewaan, rasa sakit pada masa kecil atau remaja, maka hal itu bisa menjadi penyebab munculnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ketika dia dewasa.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Hubungan asmara<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> bisa muncul dikarenakan hubungan asmara. Contohnya, seseorang yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pernah dikecewakan oleh orang yang dia cintai, seperti diselingkuhi, diperlakukan secara kasar, dan dibohongi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Dampak <\/b><em><b>Trust Issue<\/b><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sering <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">overthinking<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Orang yang sedang dalam krisis kepercayaan cenderung lebih sering melakukan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">overthinking<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Di mana ketika seseorang memiliki ketidakpercayaan kepada orang lain, maka akan muncul pertanyaan-pertanyaan terkait orang lain tersebut. Contohnya, \u201capakah aku dianggap penting oleh temanku?\u201d, \u201cbagaimana jika dia ternyata tidak mencintaiku sepenuhnya?\u201d, dan lain sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu mampu menimbulkan rasa takut pada diri seseorang dan menjadikan orang tersebut sulit berinteraksi dengan orang lain.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Hidup menjadi terasa lebih sepi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini bisa terjadi karena seseorang tidak mau terbuka kepada orang lain. Kebanyakan orang merasa takut untuk berbagi cerita terkait masalahnya kepada orang lain, sehingga kebanyakan orang memilih untuk memendam masalahnya sendiri. Padahal, pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang pastinya butuh untuk berinteraksi dengan orang lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><b>Bagaimana cara mengatasi <\/b><em><b>trust issue?<\/b><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mengetahui gejala, penyebab, dan dampak dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> itu sendiri, pastinya kalian pengen tahu dong gimana cara mengatasinya. Nah berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan supaya terlepas dari <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">trust issue<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Refleksikan pengalam buruk dan berusaha ikhlas<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Wajar bagi kita untuk sedih, marah, tidak percaya dengan orang, tapi peristiwa itu sudah terjadi. Ketika sesuatu sudah terjadi kita tidak bisa mengubahnya, kan? Yang perlu kita lakukan adalah <\/span><b>mengikhlaskan<\/b><span style=\"font-weight: 400\">. Kita berhak untuk marah maupun sedih, tapi tetap dengan batasan wajar dan tidak berlebihan. Memang tidak mudah, namun ini merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">step<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> awal yang penting, supaya di masa depan kita tidak mengisi dengan kebencian, balas dendam, maupun perasaan negatif lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Move on<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kita coba untuk fokus dengan hal yang berdampak baik untuk kita. Kita bisa lakukan hal yang membuat kita <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">happy<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Serta, selalu coba fokus untuk masa depan dibanding masa lalu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika dari kalian ada yang merasakan gejala seperti yang ada di atas, sebaiknya jangan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self-diagnose<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ya. Lebih baik untuk menanyakan kepada ahli, seperti psikolog terkait gejala kesehatan mental yang kamu alami. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mardiastuti, A. (2022). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pengertian Trust Issue Adalah: Gejala dan Cara Mengatasinya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses tanggal 20 September 2022. URL: <\/span><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/jabar\/berita\/d-6217941\/pengertian-trust-issue-adalah-gejala-dan-cara-mengatasinya\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.detik.com\/jabar\/berita\/d-6217941\/pengertian-trust-issue-adalah-gejala-dan-cara-mengatasinya<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Talitha, T. (2021). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Waspada Trust Issue! Pahami Gejala, Penyebab, &amp; Cara Mengatasinya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses tanggal 20 September 2022. URL: <\/span><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/trust-issue\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/trust-issue\/<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tugan Hutagaol, J. (2022). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Anak Muda Indonesia Mengalami \u201cTrust Issue\u201d, Apakah Kondisi Mental Anak Muda Kita Sehat?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses tanggal 20 September 2022. URL: <\/span><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/jordantugan\/62971f88bb448674c42b02e2\/anak-muda-indonesia-mengalami-trust-issue-apakah-kondisi-mental-anak-muda-kita-sehat\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kompasiana.com\/jordantugan\/62971f88bb448674c42b02e2\/anak-muda-indonesia-mengalami-trust-issue-apakah-kondisi-mental-anak-muda-kita-sehat<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Yona, T. (2020). Trust Issue: Bekas Luka dari Masa Lalu dan Cara Mengatasinya. Diakses tanggal 29 September 2022. URL: <\/span><a href=\"https:\/\/satupersen.net\/blog\/trust-issues-bekas-luka-dari-masa-lalu\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/satupersen.net\/blog\/trust-issues-bekas-luka-dari-masa-lalu<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Penulis: Farah Sabina<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo semua! Selamat datang di Psikopedia edisi bulan Oktober. Di sini ada yang udah pernah denger tentang trust issue belum nih? Dibohongi atau dikhianati oleh orang yang kita percaya banget, seperti orang tua, sahabat, pacar, atau teman kuliah. Mungkin banyak dari kita yang pernah ngerasain sesuatu yang bikin kita malah susah untuk percaya ke orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":3427,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-3425","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-psikopedia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3425"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3425\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3428,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3425\/revisions\/3428"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}