{"id":2596,"date":"2021-08-12T19:15:31","date_gmt":"2021-08-12T12:15:31","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/?p=2596"},"modified":"2021-08-13T12:58:39","modified_gmt":"2021-08-13T05:58:39","slug":"kecemasan-mahasiswa-di-indonesia-dalam-menjalani-pembelajaran-jarak-jauh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/2021\/08\/kecemasan-mahasiswa-di-indonesia-dalam-menjalani-pembelajaran-jarak-jauh\/","title":{"rendered":"Kecemasan Mahasiswa di Indonesia dalam Menjalani Pembelajaran Jarak Jauh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><b>Kecemasan Mahasiswa di Indonesia dalam Menjalani Pembelajaran Jarak Jauh<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Halo, teman-teman semua! Kita berjumpa lagi di artikel Psikopedia kali ini. Apa kabar kalian semua? Semoga teman-teman semua tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada serta menjaga kesehatan ya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas seputar salah satu masalah pendidikan yang sedang terjadi di nusantara selama adanya pembelajaran jarak jauh, yaitu kecemasan. Artikel ini pun akan berfokus kepada kecemasan yang dialami mahasiswa saat menjalani perkuliahan yang diadakan secara daring. Kemudian, kita juga akan melihat apa saja yang menjadi faktor penyebabnya dan langkah-langkah yang bisa diambil dalam mengatasi masalah tersebut. Ayo kita simak baik-baik ya, teman-teman!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Apa kabar mahasiswa di Indonesia?<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pandemi COVID-19 telah membawa banyak perubahan dan dengan perubahan mendadak tersebut, muncul masalah-masalah baru yang harus ditangani oleh bangsa dan negara. Salah satu sektor yang terdampak pandemi adalah sektor pendidikan, di mana siswa dan guru harus melakukan kegiatan belajar dan mengajar dari rumah. Hal yang sama pun diterapkan oleh perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai upaya mitigasi penyebaran virus COVID-19. Christianto et al. (2021) menjelaskan bahwa berbagai perubahan mendadak menimbulkan ketidakpastian atau uncertainty yang kemudian berdampak pada kecemasan yang dialami oleh mahasiswa. Hal ini pun dibuktikan dengan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Christianto et al. yang menunjukkan bahwa 74,8% dari mahasiswa mengalami kecemasan rendah, 20,7% mengalami kecemasan sedang, dan 4,5% mengalami kecemasan tinggi. Untuk memahami masalah lebih lanjut, mari kita simak faktor-faktor apa saja yang memiliki pengaruh terhadap kecemasan mahasiswa selama perkuliahan daring.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Faktor-faktor yang berdampak pada kecemasan mahasiswa<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Mahardika (2020), berikut beberapa faktor yang memiliki dampak pada kecemasan mahasiswa di Indonesia selama adanya pandemi COVID-19:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Masalah mental yang sudah dimiliki sebelum pandemi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bagi mahasiswa yang sebelumnya sudah didiagnosis dengan sebuah gangguan mental, menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi selama pandemi dapat menjadi pemicu bagi gangguan mental yang diderita. Oleh karena itu, tidak heran bahwa mahasiswa dengan kondisi-kondisi seperti itu dapat mengalami peningkatan pada tingkat kecemasan mereka.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fisik yang menjadi rentan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Adanya virus COVID-19 membawa ancaman bagi kesehatan jasmani. Selain masalah psikologis, tubuh juga menjadi lebih rentan untuk terpapar virus sehingga hal tersebut menimbulkan kecemasan.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ekonomi yang terdampak<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pandemi COVID-19 juga dapat menjadi pemicu kecemasan pada mahasiswa karena perubahan yang terjadi pada kondisi ekonomi keluarga dan di daerah sekitar mahasiswa. Banyak usaha serta pekerjaan yang terdampak sehingga menjadi ancaman bagi finansial keluarga. Karena mengurangnya stabilitas finansial keluarga selama pandemi, mahasiswa dapat menjadi cemas.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tekanan akademik<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun dengan adanya pandemi, kegiatan perkuliahan tetap berjalan sehingga mahasiswa masih harus memenuhi tugas dan kewajiban dari kampus masing-masing. Tak hanya itu, mahasiswa dituntut untuk menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan dan tekanan tersebut dapat menyebabkan timbulnya kecemasan.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fasilitas yang tidak memadai<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Karena pengalihan menjadi daring, mahasiswa terpaksa harus mengikuti perkuliahan dari rumah masing-masing. Sayangnya, tidak semua rumah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pembelajaran mahasiswa. Jaringan yang tidak stabil, laptop atau gawai yang sering <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, serta kondisi rumah yang tidak memiliki ruang belajar dapat menyebabkan kecemasan pada mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Jadi, apa yang bisa kita lakukan?<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk melawan kecemasan selama pandemi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Centers for Disease Control and Prevention<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (CDC) (2021) menyarankan beberapa hal, yaitu<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Rehat sejenak dari mengikuti berita-berita terkini seputar COVID-19<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga, meditasi, serta pola makan yang sehat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengambil waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang disenangi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menjalin komunikasi dengan orang-orang sekitar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengikuti organisasi atau komunitas secara daring<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sekian pembahasan dari Psikopedia kali ini. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Remember, it\u2019s okay to not be okay. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Jangan lupa bahwa teman-teman tidaklah sendiri dan semoga teman-teman semua dapat terbantu dengan topik ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Centers for Disease Control and Prevention. (Januari 22, 2021). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Coping with stress<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. CDC. <\/span><a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/coronavirus\/2019-ncov\/daily-life-coping\/managing-stress-anxiety.html\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.cdc.gov\/coronavirus\/2019-ncov\/daily-life-coping\/managing-stress-anxiety.html<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Christianto, L. P., Kristiani, R., Franztius, D. N., Santoso, S. D., Winsen, &amp; Ardani, A. (2021). Kecemasan Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19.\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Selaras: Kajian Bimbingan Dan Konseling Serta Psikologi Pendidikan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">,\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">3<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(1), 67-82. <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.33541\/Jsvol2iss1pp1\">https:\/\/doi.org\/10.33541\/Jsvol2iss1pp1<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mahardika, A. (April 17, 2020). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">7 penyebab gangguan kecemasan mahasiswa di tengah pandemi corona<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Detik Health. <\/span><a href=\"https:\/\/health.detik.com\/berita-detikhealth\/d-4980442\/7-penyebab-gangguan-kecemasan-mahasiswa-di-tengah-pandemi-corona\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/health.detik.com\/berita-detikhealth\/d-4980442\/7-penyebab-gangguan-kecemasan-mahasiswa-di-tengah-pandemi-corona<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Penulis: Marshanda Jeanette Mariane Massie<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecemasan Mahasiswa di Indonesia dalam Menjalani Pembelajaran Jarak Jauh Halo, teman-teman semua! Kita berjumpa lagi di artikel Psikopedia kali ini. Apa kabar kalian semua? Semoga teman-teman semua tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada serta menjaga kesehatan ya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas seputar salah satu masalah pendidikan yang sedang terjadi di nusantara selama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":2598,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-psikopedia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2596"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2596\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2618,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2596\/revisions\/2618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himpsiko\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}