“PENTINGNYA SARANA DAN PRASARANA DALAM PENDIDIKAN”

 

http://ainamulyana.blogspot.com/2015/03/sarana-dan-prasarana-sekolah.html

A. Pengertian Sarana dan Prasarana Pendidikan

Salah satu aspek yang seharusnya mendapat perhatian utama oleh setiap pengelola pendidikan adalah mengenai fasilitas pendidikan. Sarana pendidikan umumnya mencakup semua fasilitas yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, seperti: Gedung, ruangan belajar atau kelas, alat-alat atau media pendidikan, meja, kursi, dan sebagainya. Sedangkan yang dimaksud dengan fasilitas/prasarana adalah yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti: halaman, kebun atau taman sekolah, maupun jalan menuju ke sekolah.

Fasilitas pendidikan pada dasarnya dapat dikelompokkan dalam empat kelompok yaitu tanah, bangunan, perlengkapan, dan perabot sekolah (site, building, equipment, and furniture). Agar semua fasilitas tersebut memberikan kontribusi yang berarti pada jalannya proses pendidikan, hendaknya dikelola dengan baik. Manajemen yang dimaksud meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pengadaan, (3) Inventarisasi, (4) Penyimpanan, (5) Penataan, (6) Penggunaan, (7) Pemeliharaan, dan (8) Penghapusan.

Jadi, secara umum sarana dan prasarana adalah alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik, karena apabila kedua hal ini tidak tersedia maka semua kegiatan yang dilakukan tidak akan dapat mencapai hasil yang diharapkan sesuai dengan rencana.

B. Pengaruh Sarana dan Prasarana di sekolah dalam Menunjang Kualitas Siswa

Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam proses pendidikan, bahwa kualitas pendidikan tersebut juga di dukung dengan sarana dan prasarana yang menjadi standar sekolah atau instansi pendidikan yang terkait. Sarana dan prasarana sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam belajar. Hal ini menunjukkan bahwa peranan sarana dan prasarana sangat penting dalam menunjang kualitas belajar siswa. Misalnya saja sekolah yang berada di kota yang sudah memiliki faslitas laboratorium komputer, maka anak didiknya secara langsung dapat belajar komputer sedangkan sekolah yang berada di desa  tidak memiliki fasilitas itu dan tidak tahu bagaimana cara menggunakan komputer kecuali mereka mengambil kursus di luar sekolah.

Pengelolaan itu dimaksudkan agar dalam menggunakan sarana dan prasarana di sekolah bisa berjalan dengan efektif dan efisien. Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan kegiatan yang amat penting di sekolah, karena keberadaannya akan sangat mendukung terhadap suksesnya proses pembelajaran di sekolah. Dalam mengelola sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses sebagaimana terdapat dalam manajemen yang ada pada umumnya, yaitu mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pemeliharaan dan pengawasan. Apa yang dibutuhkan oleh sekolah perlu direncanakan dengan cermat berkaitan dengan sarana dan prasarana yang mendukung semua proses pembelajaran.

C. Pentingnya Sarana dan Prasarana dalam Proses Pembelajaran

Sekolah merupakan lembaga sosial yang keberadaannya merupakan bagian dari sistem sosial bangsa yang bertujuan untuk mencetak manusia susila yang cakap, demokratis, bertanggung jawab, beriman, bertaqwa, sehat jasmani maupun rohani, memiliki pengetahuan dan keterampilan, berkepribadian yang mantap serta mandiri. Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka dibutuhkan kurikulum yang kuat, baik secara infrastruktur maupun suprastruktur. Kurikulum ini nantinya yang akan digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan seluruh kegiatan pembelajaran, khususnya interaksi antar pendidik dengan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Guru sebagai pendidik dituntut untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran yang menarik dan bermakna sehingga prestasi yang dicapai dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Setiap mata pelajaran memiliki karakter yang berbeda dengan pelajaran lainnya. Dengan demikian, masing-masing mata pelajaran juga memerlukan saranapembelajaran yang berbeda pula. Dalam menyelenggarakan pembelajaran guru pastinya memerlukan sarana yang dapat mendukung kinerjanya sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan menarik. Dengan dukungan sarana pembelajaran yang memadai, guru tidak hanya menyampaikan materi secara lisan, tetapi juga dengan tulis dan peragaan sesuai dengan sarana prasaranayang telah disiapkan guru.

Guru membutuhkan sarana pembelajaran dalam menunjang kegiatan pembelajaran. Selain kemampuan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran, dukungan dari sarana pembelajaran sangat penting dalam membantu guru. Semakin lengkap dan memadai sarana pembelajaran yang dimiliki sebuah sekolah akan memudahkan guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidikan. Begitu pula dengan suasana selama kegiatan pembelajaran. Sarana pembelajaran harus dikembangkan agar dapat menunjang proses belajar mengajar. Yamin  menyebutkan beberapa hal yang perlu dikembangkan dalam menunjang proses belajar mengajar: 1) perpustakaan, 2) sarana penunjang kegiatan kurikulum, dan 3) prasarana dan sarana kegiatan ekstrakurikuler dan mulok.

Mengingat pentingnya sarana prasarana dalam kegiatan pembelajaran, maka peserta didik, guru dan sekolah akan terkait secara langsung. Peserta didik akan lebih terbantu dengan dukungan sarana prasarana pembelajaran. Tidak semua peserta didik mempunyai tingkat kecerdasan yang bagus sehingga penggunaan sarana prasarana pembelajaran akan membantu peserta didik, khususnya yang memiliki kelemahan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Bagi guru akan terbantu dengan dukungan fasilitas sarana prasarana. Kegiatan pembelajaran juga akan lebih variatif, menarik dan bermakna. Sedangkan sekolah berkewajiban sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pengelolaan seluruh kegiatan yang diselenggarakan. Selain menyediakan, sekolah juga menjaga dan memelihara sarana prasarana yang telah dimiliki.

D. Perbedaan sarana dan prasaran pendidikan di kota kecil dan kota besar. 

          Kota kecil                                                                   Kota besar

  1. Gedung sekolah

Banyak gedung sekolah yang berada di perdesaan masih belum di perbaiki oleh pihak pemerintah. Tetapi, gedung sekolah yang berada di kota besar terus mengalami perbaikan gedung.

https://www.kabar6.com/banten/serang/18378-miris-nasib-siswa-sdn-bugel-belajar-di-kelas-kumuh-tanpa-pintu

http://poskotanews.com/2016/08/23/gedung-sekolah-keropos-bupati-astagfirullah/

2.Lapangan sekolah

Lapangan yang dimiliki oleh sekolah kumuh hanyalah berupa tanah liat yang akan menghasilkan banyak genangan air apabila hujan. Tetapi, lapangan sekolah yang berada dikota sudah dilapis semen yang rata dan dibentuk seperti lapangan pada umumnya.

https://perdesaansehat.com/2016/02/21/laporan-kunjungan-dan-dokumentasi-kegiatan-kunjungan-lapang-tim-wb-ke-lokasi-gsc-di-sumsel/  & http://sekolahtriratna.com/profil-sekolah/

3. Ruangan kelas

Sangatlah memperihatinkan jika kita melihat banyak siswa yang harus belajar diluar ruangan, dibawah teriknya sinar mentari dan tidak memiliki peralatan atau sarana yang kurang bahkan tidak lengkap. Sedangkan ruang kelas yang berada di kota besar memiliki sarana maupun fasilitas yang canggih dan terbilang lengkap.http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160809_trensosial_fulldayschoolhttp://news.okezone.com/read/2015/08/20/65/1199475/akhir-2015-93-ruang-kelas-baru-di-batam-siap-digunakan

http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160809_trensosial_fulldayschool

http://news.okezone.com/read/2015/08/20/65/1199475/akhir-2015-93-ruang-kelas-baru-di-batam-siap-digunakan

4. Perpustakaan

Seperti yang kita ketahui bahwa perpustakaan yang ada disetiap sekolah berbeda-beda. Ada sekolah yang memiliki perpustakaan tetapi memiliki pasokan buku yang sangat terbatas, ada pula sekolahan yang tidak memiliki perpustakaan seperti  di kota kecil. Tetapi, jika kita membandingkan perpustakaan yang ada di kota besar, cukup banyak sekolah yang memiliki perpustakaan bahkan dengan pasokan buku yang super lengkap.

Banyak sekali perbedaan yang dapat kita lihat dari segala sisi, untuk segala kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan yang dibutuhkan oleh pelajar disekolah demi kelancaran belajar mengajar. Perbandingan sarana dan prasaran yang ada di kota besar maupun di kota kecil sangatlah bertentangan, karena banyak yang harus diperbaiki dan dilengkapi. Semoga saja para pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi di setiap sekolah yang sangat memerlukan bantuan kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu.

E.Kesimpulan

  • Prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan. misalnya: lokasi, bangunan sekolah, lapangan olahraga, uang dan lain-lain.
  • Sarana berarti alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan. misalnya; ruang, buku, perpustakaan, laboratorium dan lain-lain.
  • Kepala sekolah bertanggung jawab atas pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan, mengingat administrasi sarana dan prasarana itu sendiri mempunyai peranan yang sangat penting bagi terlaksananya proses pembelajaran di sekolaah serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan.
  • Dalam mengelola sarana dan prasarana di sekolah dibutuhkan suatu proses yang ada pada umumnya, yaitu mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pemeliharaan dan pengawasan.
  • Beberapa hal yang perlu dikembangkan dalam menunjang proses belajar mengajar: 1) perpustakaan, 2) sarana penunjang kegiatan kurikulum, dan 3) prasarana dan sarana kegiatan ekstrakurikuler.
  • Setiap satuan pendidikan wajib memiliki prasarana yang meliputi lahan, ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi daya dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.

 Referensi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sari Santi Simbolon