    {"id":2242,"date":"2022-06-15T00:01:12","date_gmt":"2022-06-14T17:01:12","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/?p=2242"},"modified":"2022-06-15T00:01:12","modified_gmt":"2022-06-14T17:01:12","slug":"perbedaan-text-editor-dengan-ide","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/2022\/06\/perbedaan-text-editor-dengan-ide\/","title":{"rendered":"Perbedaan Text Editor dengan IDE"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam pengembangan suatu perangkat lunak, para pengembang menggunakan beberapa macam alat dan metode untuk melakukan pengembangan, <em>debugging<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400\">, pengujian, dan penyebaran perangkat lunak. Salah satu alat-alat tersebut adalah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">text editor<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">integrated development environment <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">(IDE)<\/span><span style=\"font-weight: 400\">. Secara garis besar kedua alat tersebut dapat menghasilkan hal yang sama, hanya saja fitur-fitur yang terkandung di dalamnya berbeda. Perlu diketahui bahwa IDE adalah suatu perangkat lunak yang dikembangkan dengan tujuan untuk menggabungkan beberapa fitur perangkat lunak menjadi satu, sehingga proses pengembangan akan menjadi lebih mudah dan efisien. Untuk penjabaran lebih jelasnya berikut adalah beberapa perbedaan dari <em>text editor<\/em> dengan IDE.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Program<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bentuk program dari <em>text editor<\/em> lebih sederhana jika dibandingkan dengan IDE.<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\"> T<\/span><span style=\"font-weight: 400\">ext editor <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">hanyalah suatu perangkat lunak yang didesain sebagai penyunting teks, sedangkan IDE adalah lingkungan perangkat lunak lengkap yang mengkonsolidasikan alat pengembang dasar yang diperlukan untuk membangun dan menguji perangkat lunak sehingga pastinya akan lebih kompleks dari segi program.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>Fitur<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika dilihat dari nama jenis alatnya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">text editor <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">adalah suatu perangkat lunak yang hanya dapat menyunting teks, namun juga terdapat beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">text editor <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang menyediakan fitur lain seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">syntax highlighting <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">code completion<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Berbeda dengan IDE, fitur-fitur yang terkandung dalam <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">text edito<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">r<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> secara umum sudah terkandung dalam IDE. IDE memiliki fitur yang kaya seperti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">debug<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">compile<\/span><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">execute, built-in documentation, version control, project management, code intelligence<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><b>Hardware<\/b><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Text editor<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sederhana umumnya memiliki harga yang lebih murah bahkan gratis jika dibandingkan dengan IDE. <em>T<\/em><\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">ext editor <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">sederhana memiliki harga kisaran senilai $20. Sedangkan untuk kegunaan komersial harganya dapat mencapai $100. <em>T<\/em><\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">ext editor <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">umumnya menggunakan sumber daya komputer lebih sedikit dibandingkan dengan IDE, sebaliknya IDE menggunakan sumber daya komputer dan ruangan memori yang lebih besar sehingga akan bernilai lebih mahal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sumber :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/www.differencebetween.net\/technology\/difference-between-ide-and-text-editor\/\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/www.differencebetween.net\/technology\/difference-between-ide-and-text-editor\/<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam pengembangan suatu perangkat lunak, para pengembang menggunakan beberapa macam alat dan metode untuk melakukan pengembangan, debugging, pengujian, dan penyebaran perangkat lunak. Salah satu alat-alat tersebut adalah text editor dan integrated development environment (IDE). Secara garis besar kedua alat tersebut dapat menghasilkan hal yang sama, hanya saja fitur-fitur yang terkandung di dalamnya berbeda. Perlu diketahui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":2243,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[49,50,44,51],"class_list":["post-2242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","tag-hardware","tag-integrated-development-environment","tag-teknologi","tag-text-editor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2244,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242\/revisions\/2244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}