    {"id":2127,"date":"2022-04-20T22:27:05","date_gmt":"2022-04-20T15:27:05","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/?p=2127"},"modified":"2022-04-20T22:41:23","modified_gmt":"2022-04-20T15:41:23","slug":"apa-itu-big-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/2022\/04\/apa-itu-big-data\/","title":{"rendered":"Apa Itu Big Data?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Saat ini teknologi semakin canggih yang dimana mempermudah seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan tugasnya salah satunya adalah cepatnya dalam mendapatkan informasi. Contohnya, <em>Google<\/em> salah satu pusat pencarian yang banyak dipakai mayoritas orang di bumi. Namun, pernahkah kalian berpikir bagaimana caranya Google bisa melakukan pencarian tersebut yang mungkin bisa diakses oleh jutaan orang ataupun lebih? Bagaimana cara melakukannya? Hal tersebut bisa dilakukan dengan metode <em>Big Data<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>Big Data<\/em> adalah kumpulan data yang lebih besar dan lebih kompleks, terutama dari sumber data baru. <em>Set data<\/em> ini sangat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">banyak<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sehingga <em>software<\/em> pemrosesan data tradisional tidak dapat mengelolanya. Namun, sejumlah besar data ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah bisnis yang sebelumnya tidak dapat kamu tangani.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Big Data dimulai pada tahun 2000-an dimana terdapat seorang analisis, Doug Laney, menyampakaikan terdapat 3 karakteristik Big Data, yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Volume<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> : Ukuran data penting agar bisa memproses data-data yang berjumlah cukup besar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Velocity <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">: Kecepatan juga menjadi salah satu faktor penting untuk mencari sebuah data. Pada data yang berjumlah besar dibutuhkan kecepatan menerima data yang mungkin bisa di pakai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Variety <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">:\u00a0 Dengan memegang banyak sekali data, kita dapat mengetahui bahwa terdapat banyak jenis data mulai dari yang sudah terstrukur, semi-terstrukur dan yang belum terstruktur. Pada data yang belum terstruktur diperlukan waktu agar data dapat di proses.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Value<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> : Data-data tersebut tentu harus memiliki nilai informasi. Jikalau data tersebut hanya disimpan dan tidak ada informasi penting sama saja dengan menghabiskan kuota penyimpanan data.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Veracity<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> : Tingkat akurasi ini diperlukan dalam pengolahan data yang besar agar mendapat data yang sesuai dengan apa yang kita cari.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat beberapa rekomendasi aplikasi yang bisa kita pakai melakukan Big Data yaitu :<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Apache Hadoop <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">adalah kerangka kerja yang memungkinkan pemrosesan terdistribusi dari kumpulan data besar pada seluruh kelompok komputer menggunakan model pemrograman sederhana dengan model pemrograman\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/medium.com\/pujanggateknologi\/implementasi-sederhana-framework-mapreduce-8f80f22cc54f\"><span style=\"font-weight: 400\">MapReduce<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>MongoDB<\/em> m<\/span><span style=\"font-weight: 400\">erupakan salah satu <em>database<\/em> generasi selanjutnya yang membantu dalam perubahan bisnis dengan menggunakan konsep NoSQL terbuka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Pentaho <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">merupakan solusi yang komprehensif yang mendukung selutuh siklus Big Data dalam perusahaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Cassandra <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">merupakan salah satu produk <em>open source<\/em> untuk memanajemen database yang didstribusikan oleh Apache. Produk ini yang digunakan dapat diukur (scalable) dan dirancang untuk mengelola data yang sangat besar yang tersebar dibanyak server.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Rapidminer <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0merupakan salah satu platform perangkat lunak (<em>software<\/em>) yang berkembang pada tahun 2001 untuk tim sains Big Data yang menyatukan persiapan data, pembelajaran mesin, dan penerapan model prediktif.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk <em>data scientist<\/em> bisa kita pakai beberapa aplikasi tersebut :<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Microsoft Excel<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah aplikasi pengolah data yang menggunakan\u00a0<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">spreadsheet<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0untuk manajemen data dan perintah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">SAS (<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Statistical Analysis System<\/span><span style=\"font-weight: 400\">) <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">adalah\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0yang telah sebagian besar negara gunakan untuk melakukan analisis statistika dan perencanaan keuangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Apache Spark<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400\">perangkat lunak analisis terpadu super cepat untuk memproses data dalam skala besar meliputi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Big Data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0dan\u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">machine learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Tableau <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">a<\/span><span style=\"font-weight: 400\">dalah alat visualisasi data luar biasa yang baru-baru ini diakuisisi oleh <em>Salesforce<\/em>, salah satu CRM perusahaan terkemuka di dunia.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Potensi Big Data terus mengalami perkembangan hingga menjadi salah satu pekerjaan yang \u2018menjanjikan\u2019 untuk masa depan, terlebih dengan teknologi yang sudah menjadi bagian dari sehari-hari maka akan semakin banyak informasi data-data yang di terima dan harus diolah balik. Sehingga kebutuhan perusahaan-perusahaan akan mencari bagi yang sudah menguasai Big Data dan tentu saja untuk sekarang jumlah yang menguasai Big Data sangat sedikit dibanding dengan jumlah kebutuhan dalam profesi ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini teknologi semakin canggih yang dimana mempermudah seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan tugasnya salah satunya adalah cepatnya dalam mendapatkan informasi. Contohnya, Google salah satu pusat pencarian yang banyak dipakai mayoritas orang di bumi. Namun, pernahkah kalian berpikir bagaimana caranya Google bisa melakukan pencarian tersebut yang mungkin bisa diakses oleh jutaan orang ataupun lebih? Bagaimana cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":2128,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-2127","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2127"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2127\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2132,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2127\/revisions\/2132"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}