    {"id":1714,"date":"2021-06-17T12:00:10","date_gmt":"2021-06-17T05:00:10","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/?p=1714"},"modified":"2021-06-21T19:30:27","modified_gmt":"2021-06-21T12:30:27","slug":"pentingnya-suatu-database-dalam-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/2021\/06\/pentingnya-suatu-database-dalam-perusahaan\/","title":{"rendered":"Pentingnya Suatu Database Dalam Perusahaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Perusahaan pada zaman teknologi sekarang ini, tentu menggunakan semua peranan teknologi dalam pengaplikasiannya untuk peningkatan produktivitas. Salah satunya adalah peranan database, yang dimana database berperan sebagai kumpulan data informasi yang disusun dengan sistematis, sehingga dapat dipanggil ulang, diperiksa, diolah untuk memperoleh informasi yang lebih akurat. Selain merupakan kumpulan data, database juga berfungsi sebagai pengelompokkan data yang dimana tujuannya agar mempermudah identifikasi data nantinya. Adapun perangkat lunak (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang digunakan untuk mengolah dan melakukan pemanggilan database adalah sistem\u00a0Database Management System (DBMS).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan database dalam suatu perusahaan merupakan salah satu syarat yang diperlukan untuk menunjang kegiatan internal perusahaan. Basis data adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan dapat diakses dengan mudah. Selain untuk mengakses dan menyimpan data perusahaan, database juga harus dapat memantau apa yang terjadi dalam kegiatan operasional sehingga dapat diambil tindakan yang tepat dengan cepat ketika timbul masalah. Misalnya, manajemen persediaan yang cepat harus dilakukan setelah penjualan cepat. Departemen keuangan juga dapat dengan cepat menghitung untung dan rugi, dan membantu manajemen dalam menilai apakah perlu meningkatkan produksi, membeli bahan baku, dan sebagainya. Untuk membangun database di perusahaan, awal yang penting adalah menstandarkan semua data yang ada.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bagi sebuah perusahaan, keberadaan database mengambil andil dalam mendukung berjalannya bisnis yang lebih efektif dan efisien. Karena database menjadi salah satu komponen utama dari sistem informasi, database merupakan dasar untuk menyediakan informasi bagi pengguna, dalam hal ini adalah pihak perusahaan. Salah satu contoh simple dalam perusahaan retail, bahwa database dapat membantu kasir menemukan jumlah stok barang atau harga barang yang terjual dengan lebih cepat, dan masih banyak contoh lain. Aplikasi database yang banyak digunakan oleh perusahaan contohnya MySQL, Microsoft Access, Oracle dan masih banyak lagi<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Adapun peran database dalam suatu perusahaan mempengaruhi produktivitas perusahaan tersebut, adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengurangi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">redundancy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, data yang sama dalam aplikasi yang sama pula dapat disimpan sekali saja. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Redundancy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah peristiwa data-data ganda pada file atau berkas yang berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memberikan integritas data yang tinggi, dimana database memiliki aksesibilitas, keakuratan, konsistensi serta kualitas tinggi pada data-data.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menghilangkan inkonsisten data baik karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">redundancy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, sehingga dalam pembaharuan data menjadi efisien.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan data bersama oleh beberapa user pada saat yang sama pula.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyangkut keseragaman penyajian data dan pengorganisiran data.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyeimbangkan kebutuhan, dimana menentukan prioritas suatu operasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menjaga independensi data sehingga orang lain tidak dapat mengubah data meskipun data bisa diakses.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menjamin keamanan suatu informasi dan data, dengan menggunakan penyisipan kode akses pada data tertentu (bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">classified<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) oleh user.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menghemat biaya untuk perangkat, karena database memiliki sistem yang terpusat maka masing-masing bagian tidak memerlukan suatu perangkat untuk menyimpan database, cukup disimpan pada server pusat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memudahkan pembuatan sebuah aplikasi baru tanpa mengubahkan struktur aplikasi tersebut, hanya dengan menambah aplikasi saja pada fitur yang ada.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam menerapkan keamanan database perusahaan, diperlukan peranan manusia dalam melakukan kontrol dan pengaturan database, yang dimana bertugas sebagai Administrator database. Peran administrator menjadi sangat penting bagi perusahaan sehingga diperlukan seseorang yang berkemampuan dan berpengetahuan cukup supaya dapat mengatur suatu sistem database.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Adapun contoh keberhasilan penggunaan database di perusahaan adalah manajemen database pelanggan Amazon. Amazon.com adalah contoh perusahaan dengan menggunakan teknologi internet untuk membangun database pelanggan dan berkomunikasi dengan pelanggan. Amazon menggunakan teknologi untuk berkomunikasi dengan individu dengan sangat efektif. Pelanggan merasa puas karena telah memperoleh informasi yang mereka butuhkan dan memenuhi harapan mereka. Ini dikarenakan data pelanggan pada database Amazon terorganisir dengan baik sehingga Amazon secara akurat memahami kebutuhan pelanggan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Reference :<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/nagitec.com\/database-fungsi-dan-manfaatnya\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/nagitec.com\/database-fungsi-dan-manfaatnya\/<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/bahasan.id\/ini-alasan-kenapa-database-perusahaan-penting\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/bahasan.id\/ini-alasan-kenapa-database-perusahaan-penting\/<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perusahaan pada zaman teknologi sekarang ini, tentu menggunakan semua peranan teknologi dalam pengaplikasiannya untuk peningkatan produktivitas. Salah satunya adalah peranan database, yang dimana database berperan sebagai kumpulan data informasi yang disusun dengan sistematis, sehingga dapat dipanggil ulang, diperiksa, diolah untuk memperoleh informasi yang lebih akurat. Selain merupakan kumpulan data, database juga berfungsi sebagai pengelompokkan data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":1715,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1714","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1714"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1714\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1716,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1714\/revisions\/1716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}