    {"id":1497,"date":"2021-03-18T15:00:09","date_gmt":"2021-03-18T08:00:09","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/?p=1497"},"modified":"2021-05-06T13:11:02","modified_gmt":"2021-05-06T06:11:02","slug":"apakah-harus-belajar-matematika-terlebih-dahulu-sebelum-belajar-pemrograman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/2021\/03\/apakah-harus-belajar-matematika-terlebih-dahulu-sebelum-belajar-pemrograman\/","title":{"rendered":"Apakah harus belajar matematika terlebih dahulu sebelum belajar pemrograman?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jawabannya adalah tergantung. Tergantung ingin memprogram apa dan sedalam apa. Sebelumnya, perlu disadari bahwa matematika dan komputer adalah topik yang mirip karena keduanya mengandalkan logika berpikir. Jadi, yang diperlukan adalah logika berpikirnya. Jika kita tidak mempunyai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">background<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> matematika sama sekali, ibarat pertama kali kita belajar alat musik tentu kita akan kesulitan tetapi bukan berarti tidak bisa, hanya saja lebih sulit dibandingkan kalau kita mempunyai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">basic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> matematika apalagi jika kita terbiasa mengikuti kompetisi matematika. Jika kita sudah terbiasa mengikuti kompetisi matematika tentu cara berpikir kita lebih kritis dan lebih teliti terhadap soal-soal tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Misalkan ada soal seperti contoh berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a01 + 2 + 3 + 4 + 5 + \u2026 + 25 = ?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Orang komputer akan membuat perulangan untuk menjumlahkan seluruh angka yang ada dari satu sampai dengan batas yang digunakankan, jika mengandalkan logika pemrograman kita perlu melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">looping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> perulangan dari satu sampai batasnya untuk menjumlahkan semua itu. Saat kita menguasai matematika, kita tidak perlu melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">looping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dari satu sampai batasnya, apalagi jika batasnya bernilai besar. Jika sudah terbiasa dengan matematika, kita pasti mempunyai pola untuk menemukan deret dengan rumus deret atau suku ke n untuk bisa menjumlahkan itu tanpa perulangan. Ketelitian, kemampuan untuk menemukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pattern<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau pola bilangan sudah terlatih dengan baik. Hal ini bisa kita gunakan pada pemrograman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Saat kita sudah mempunyai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">background<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> matematika tentu belajar pemrograman menjadi lebih mudah karena kita sudah terbiasa dilatih mengerjakan pola-pola dan dilatih ketelitiannya untuk menjawab soal-soal matematika dan seterusnya. Tetapi bukan berarti kalau kita tidak memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">background<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> matematika sama sekali kita tidak bisa belajar pemrograman. Kita tetap bisa belajar dengan tetap fokus dan memiliki semangat. Bahkan kalau kita mengambil jurusan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">computer science<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, kita akan mendapatkan mata kuliah matematika diskrit yang artinya kita akan belajar matematika walaupun sedikit. Mempunyai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">basic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> matematika yang kuat akan lebih baik jika dibarengi dengan belajar pemrograman karena keduanya memiliki kesamaan topik yaitu mengenai logika tetapi jika kita tidak memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">basic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> matematika yang bagus juga tidak apa-apa karena kita bisa belajar seiring waktu berjalan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>References:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/cintaprogramming.com\/2018\/05\/15\/matematika-dan-programming\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/cintaprogramming.com\/2018\/05\/15\/matematika-dan-programming\/<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.codepolitan.com\/hal-hal-inti-yang-wajib-dikuasai-seorang-programmer-59607dc7a1071\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.codepolitan.com\/hal-hal-inti-yang-wajib-dikuasai-seorang-programmer-59607dc7a1071<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/what-is-the-importance-of-mathematics-in-computer-science\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/what-is-the-importance-of-mathematics-in-computer-science\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jawabannya adalah tergantung. Tergantung ingin memprogram apa dan sedalam apa. Sebelumnya, perlu disadari bahwa matematika dan komputer adalah topik yang mirip karena keduanya mengandalkan logika berpikir. Jadi, yang diperlukan adalah logika berpikirnya. Jika kita tidak mempunyai background matematika sama sekali, ibarat pertama kali kita belajar alat musik tentu kita akan kesulitan tetapi bukan berarti tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":1498,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1497","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1497"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1640,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1497\/revisions\/1640"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}