    {"id":1405,"date":"2021-01-11T14:06:37","date_gmt":"2021-01-11T07:06:37","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/?p=1405"},"modified":"2021-05-06T13:15:14","modified_gmt":"2021-05-06T06:15:14","slug":"mengenal-deep-web","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/2021\/01\/mengenal-deep-web\/","title":{"rendered":"Mengenal Deep Web"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Salah satu misinformasi yang beredar di internet luas adalah deep web merupakan tempat yang kejam, menyeramkan, tempat dimana para teroris kelas kakap atau psikopat membagikan pengalaman mereka. Mari kita cari tahu dulu apa itu deep web sebenarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Deep web adalah web atau bagian dari web yang secara sengaja tidak didaftarkan di mesin pencarian yang biasa digunakan seperti Google, Yahoo search, atau bing. Kenapa tidak didaftarkan? Karena web atau bagian dari web tersebut bisa mengandung informasi pribadi. Sebelum mengetahui lebih dalam mengenai deep web, ada baiknya kita mengerti cara kerja mesin pencarian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam mesin pencarian, ada banyak &#8220;laba \u2013 laba&#8221; yang &#8220;merangkak&#8221; mengitari internet yang sangat \u2013 sangat luas ini. Jika para &#8220;laba \u2013 laba&#8221; ini dibiarkan mengitari tanpa dikontrol maka internet bisa sangat kacau dan tidak akan ada privasi. Maka itu, ada beberapa cara untuk para laba \u2013 laba ini dikontrol antara lain:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Para &#8220;laba \u2013 laba&#8221; ini menghormati adanya sebuah file yang biasa dinamakan robots.txt, robots.txt berguna untuk mencegah &#8220;laba \u2013 laba&#8221; untuk membaca isi dari suatu halaman web.<br \/>\nhalaman web yang dikirim ke browser web dihasilkan secara dinamis menggunakan script sehingga tidak ada HTML static yang dikembalikan.<br \/>\nsitus tersebut di lindungi oleh password.<br \/>\nTentu saja kita bisa<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">mengabaikan robots.txt<br \/>\nmenulis program yang bisa merangkak di halaman yang dihasilkan secara dinamis lalu mengirim men-post process output yang nantinya bisa ditunjukkan ke web server<br \/>\nmenggunakan Teknik hacking agar kita bisa mengambil data secara langsung. Tentu saja hal ini tidak etis dan beberapa perusahaan menggunakan Teknik khusus untuk mencoba menghalangi laba \u2013 laba untuk mendaftarkan web mereka.<br \/>\nDeep web menjadi misteri yang sangat besar karena tidak terdaftar di mesin pencarian biasa, tetapi deep web diakses setiap hari oleh jutaan pengguna. Saat kita berhasil masuk ke social media seperti facebook, maka kita akan dibawa ke halaman beranda. Halaman beranda ini adalah deep web karena halaman yang sedang kita lihat sekarang tidak terdaftar pada mesin pencarian. Jika halaman beranda kita bisa diakses melalui mesin pencarian maka semua orang bisa mengakses halaman facebook kita yang seharusnya menjadi privasi kita sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lalu apakah perbedaan Deep Web dan Dark Web? Dark web adalah protol internet yang secara khusus di desain untuk memberikan 100% anonimitas. Kita tidak bisa mengakses dark web dengan menggunakan browser seperti google chrome, mozzila firefox, atau Microsoft edge. Untuk mengakses dark web kita membutuhkan browser khusus, salah satu yang paling terkenal adalah Tor browser. Dalam beberapa tahun belakangan ini, mulai banyak orang yang menggunakan dark web untuk berbagai alasan seperti mulai sadar pentingnya privasi atau suka berdiskusi secara anonim dan tentu saja ada yang datang dengan alasan illegal. Salah satu kasus yang paling terkenal adalah ditutupnya situs silk road, yang menjual banyak barang \u2013 barang illegal seperti narkoba, senjata api, kartu identitas palsu, dsb.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu misinformasi yang beredar di internet luas adalah deep web merupakan tempat yang kejam, menyeramkan, tempat dimana para teroris kelas kakap atau psikopat membagikan pengalaman mereka. Mari kita cari tahu dulu apa itu deep web sebenarnya. Deep web adalah web atau bagian dari web yang secara sengaja tidak didaftarkan di mesin pencarian yang biasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":1406,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1405"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1405\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1645,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1405\/revisions\/1645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himmat\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}