{"id":1040,"date":"2019-09-01T11:07:57","date_gmt":"2019-09-01T04:07:57","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/?p=1040"},"modified":"2019-09-01T11:07:57","modified_gmt":"2019-09-01T04:07:57","slug":"ibu-kota-baru-indonesia-penajam-paser-utara-dan-kutai-kartanegara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/2019\/09\/01\/ibu-kota-baru-indonesia-penajam-paser-utara-dan-kutai-kartanegara\/","title":{"rendered":"Ibu Kota Baru Indonesia: Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2019\/09\/Ibukota-Indonesia-Baru.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-1041\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2019\/09\/Ibukota-Indonesia-Baru-640x426.png\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2019\/09\/Ibukota-Indonesia-Baru-640x426.png 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2019\/09\/Ibukota-Indonesia-Baru.png 749w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan lokasi persis ibu kota baru Indonesia yang akan menggantikan Jakarta. Ibu kota\u00a0baru itu akan terletak di dua kabupaten yang ada di Kalimantan Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Berdasarkan riset tiga tahun,&#8221; kata Jokowi di Istana, Senin (26\/8\/2019) siang, &#8220;lokasi ibukota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ada lima alasan kenapa dua tempat itu yang dipilih. Pertama, kata Jokowi, &#8220;risiko bencana minimal, baik banjir, gempa, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, dan tanah longsor.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kedua, &#8220;lokasi strategis, ada di tengah-tengah Indonesia.&#8221; Secara geografis, jarak rata-rata Kalimantan Timur ke seluruh Provinsi di Indonesia memang cukup pendek, yakni 893 km&#8211;terpendek kedua di antara lima calon ibu kota lainnya, atau di bawah Kalimantan Tengah yang jarak rata-rata ke seluruh provinsinya sejauh 792 km.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketiga, kabupaten itu ada &#8220;di dekat perkotaan yang sudah berkembang: Balikpapan dan Samarinda.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Keempat, kata Jokowi, &#8220;infrastruktur yang relatif lengkap.&#8221; Dan terakhir di dua tempat itu &#8220;tersedia lahan yang sudah dikuasai pemerintah, seluas 180 ribu hektare.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jokowi mengatakan setelah ini pemerintah akan mulai merancang UU ibukota baru. 2020 akhir pemerintah akan memulai konstruksi, dan pada 2024, pemindahan akan\u00a0dilakukan\u00a0secara bertahap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pembangunan akan dilakukan bersama swasta. Untuk APBN hanya menyumbang 19 persen dari total biaya yang dibutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bagaimana dengan Jakarta? Jokowi memastikan, &#8220;Jakarta akan tetap jadi pusat bisnis, perdagangan yang berskala global.&#8221;<\/p>\n<p>Daftar pustaka :<br \/>\nhttps:\/\/amp.tirto.id\/ibu-kota-baru-indonesia-penajam-paser-utara-dan-kutai-kartanegara-eg19<\/p>\n<p>https:\/\/www.google.co.id\/amp\/s\/amp.kompas.com\/nasional\/read\/2019\/08\/26\/13512831\/ibu-kota-pindah-jokowi-sebut-jakarta-tetap-jadi-prioritas-pembangunan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan lokasi persis ibu kota baru Indonesia yang akan menggantikan Jakarta. Ibu kota\u00a0baru itu akan terletak di dua kabupaten yang ada di Kalimantan Timur. &#8220;Berdasarkan riset tiga tahun,&#8221; kata Jokowi di Istana, Senin (26\/8\/2019) siang, &#8220;lokasi ibukota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":1041,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1040","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1040","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1040"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1040\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1042,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1040\/revisions\/1042"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1041"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himka\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}