Fungsi serta Peran Penting Database yang Perlu Diketahui

Apa itu Database?

Database atau basis data merupakan sekumpulan dari informasi serta data yang tersimpan dan tersusun pada ruang penyimpanan komputer secara sistematik sehingga mudah diakses oleh program komputer untuk memperoleh suatu informasi.

Dalam database terdapat suatu perangkat lunak yang bertugas guna mengelola dan memanggil query basis data sesuai dengan kebutuhan, yaitu Database Management System (DBMS). Saat ini ada banyak aplikasi-aplikasi untuk membuat database baik itu yang gratis maupun berbayar, seperti MySQL, Microsoft SQL Server, Microsoft Access, Oracle dan masih banyak lagi.

Berdasarkan tipenya, database dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya sebagai berikut.

  1. Operational Database

Jenis database ini lebih digunakan untuk pemakaian database dinamis secara realtime, atau disebut juga OLTP (On Line Transactional Processing). Database ini menyimpan data secara rinci dan detil agar mudah diakses serta dioperasikan. Contoh database operational ini adalah XML (Extensible Markup Laguange) dan JSON (JavaScript Object Notation).

  1. Relational Database

Database jenis ini merupakan jenis database yang paling populer karena pengguna dapat mencari atau mengakses informasi pada table yang berbeda-beda. Contoh relational database yang populer adalah SQL, PostgreSQL, MongoDB, MariaDB, Oracle Database, SAP HANA, MemSQL, Firebird dan Interbase.

  1. Distributed Database

Distributed database adalah database yang dapat mendistribusikan data dengan cara tersebar namun masih saling berhubungan serta bisa diakses bersama-sama. Database disimpan pada lokasi fisik yang berbeda namun tetap terhubung dengan jaringan komputer yang saling berhubungan. Contoh distributed database ini adalah Microsoft Office Access.

  1. External Database

Jenis database ini merupakan jenis database yang menyediakan akses ke bagian eksternal. Data yang disimpan di sini biasanya akan digunakan untuk kepentingan komersial dan aksesnya juga akan cukup mudah karena dikhususkan untuk publik sehingga lebih efisien.

  1. Database Warehouse

Database warehouse merupakan kumpulan-kumpulan gudang data dari tahun-tahun sebelumnya hingga masa sekarang sehingga lebih digunakan untuk pelaporan serta analisis informasi, database warehouse ini dapat disebut juga Data Warehouse (DW atau DWH). Contoh warehouse database adalah Microsoft SQL Server.

  1. End User Database

Database ini terdiri dari bebagai tipe file yang dikelola serta dikembangkan oleh end user workstation, jenis penggunaannya merupakan database untuk pengguna terakhir saja dari berbagai macam jenis database.

Selain jenis- jenis database yang tertera di atas, masih banyak lagi jenis database lainnnya dengan kegunaan yang berbeda-beda.

Fungsi Database

Database mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, contohnya ketika ingin membeli tiket pesawat, membeli barang di e-commerce, meminjam buku di perpustakaan modern, dan lain-lain. Database adalah sebagai sarana penyimpanan berbagai data penting yang tersimpan di dalam komputer server. Berikut adalah beberapa fungsi database yang membuat penggunaannya sangat penting, terlebih pada era digital sekarang ini.

  1. Database dapat membantu untuk menghindari terjadinya data ganda atau redudansi data yang tersimpan. Database Management Systems (DBMS) sebagai perangkat lunak untuk menjalankan database komputer dapat mengenali duplikasi data yang terjadi saat diinput sehingga perangkat lunak Database Management Systems (DBMS) mempunyai kemampuan untuk menginformasikan kepada pengguna apabila data yang akan diinput sudah ada di dalam database.
  2. Database menjaga dan memastikan keakuratan, akesbilitas, dan konsistensi pada suatu data agar data yang masuk sesuai dengan saat proses entry maupun setelah entry. Database mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga data, terutama dari resiko kerusakan data (korup atau hilang) selama penyimpanan.
  3. Database dapat mempermudah dalam mengakses data karena semua data sudah dikelompokkan untuk proses identifikasi data. Melalui perangkat lunak Database Management Systems (DBMS), database akan menampilkan suatu informasi atau data yang sesuai dengan permintaan pengguna dengan proses yang cepat dan akurat.
  4. Database memudahkan penggunaan seperti mengakses, menambah, mengubah, menghapus dan menyimpan data. Pengguna dapat lebih mudah mengelola semua data yang ada di dalam database.
  5. Database menjadi solusi untuk mengatasi masalah penyimpanan data konvesional yang memerlukan ruang yang besar serta biaya yang banyak karena database memiliki sistem yang terpusat, maka masing-masing bagian tidak memerlukan suatu perangkat untuk menyimpan database, cukup disimpan pada server pusat.

References:

SHAQIRA AUFAANASHWA - KOMISI 3 - B2024