    {"id":745,"date":"2017-09-24T11:09:13","date_gmt":"2017-09-24T04:09:13","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=745"},"modified":"2017-09-24T11:09:13","modified_gmt":"2017-09-24T04:09:13","slug":"mengenal-alat-musik-di-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2017\/09\/mengenal-alat-musik-di-jepang\/","title":{"rendered":"MENGENAL ALAT MUSIK DI JEPANG"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mina-san konnichiwa, setiap negara memiliki adat dan kebudayaannya masing-masing.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0Asia alat musik tradisional yang cukup unik. Salah satunya adalah Jepang, Jepang memiliki alat musik yang <\/span><span style=\"font-weight: 400\">sangat indah, Penasaran? Mari kita lihat<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Koto<br \/>\nKoto adalah alat musik yang mirip \u00a0dengan Kecapi di Indonesia, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Koto hanya memiliki jumlah lebih sedikit yakni 13 buah dawai atau biasa kita sebut senar dimainkan dengan cara dipetik, Di jepang alat musik ini sering dimainkan bukan untuk mengiringi nyanian tetapi Koto sering di mainkan sebagai alat musik tunggal, tanpa iringan alat <a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/koto.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-747 alignright\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/koto.png\" alt=\"\" width=\"347\" height=\"264\" \/><\/a>musik lain.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Cara memainkan Koto adalah dimainkan dengan menggunakan <\/span><i style=\"font-size: 1em\"><span style=\"font-weight: 400\">tsume <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau kuku yang dipakai pada jari tangan kanan.\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 14px;font-weight: 400\">Koto dimainkan dengan memetik senar dengan ibu jari dan dua jari pertama dari tangan kanan. Tangan kiri digunakan untuk mengubah atau mengatur pitch atau suara string dengan menekan sebelah kiri jebatan atau menggetarkan string untuk menghasilkan vibrato.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Shakuhachi<br \/>\nKetika kalian melihat gambar Shakuhachi ini pasti kalian langsung menjawab seruling, Ya di Jepang terbuat dari bambu, dengan lima buah lubang, dimana empat lubang berada di bagian depan dan satu lubang di bagian belakang. Alat musik ini sering digunakan sebagai alat meditasi para biksu, pengiring acara-acara tarian tradisional seperti Noh Mai dan Kabuki, atau upacara keagamaan lainnya. Meski begitu, Shakuhachi juga digunakan dalam musik.<\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li>Biwa<br \/>\nBiwa adalah sejenis kecapi yang berleher pendek yang digunakan dalam musik tradisional Jepang dan menggunakan Batchi sebagai alat pendampingnya. Jumlah senar yang dipakai dan suara yang dihasilkan pun lebih khas dari gitar. Biwa dimainkan sebagai alat musik pelengkap.<\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14px;font-weight: 400\">Shamisen<br \/>\n<\/span><span style=\"font-size: 14px;font-weight: 400\">Shamisen adalah alat musik petik tradisional Jepang. Shamisen sudah digunakan di Jepang pada abad ke-17 sehingga menjadi bagian penting didalam musik tradisional Jepang. Alat musik ini biasa dimainkan di festival seni dan budaya, pertunjukan teater, pertunjukan musik dan tari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Gimana mina-san udah tau kan alat musik tradisional di Jepang? Jadi \u00a0kita tidak hanya mempelajari bahasa juga kita juga perlu mengetahui budaya nya termasuk alat musik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terimakasih<\/p>\n<p>Sumber: http:\/\/indojapanese.com\/alat-musik-tradisional-jepang\/https:\/\/henydiary.wordpress.com\/2009\/08\/12\/36\/<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mina-san konnichiwa, setiap negara memiliki adat dan kebudayaannya masing-masing. \u00a0Asia alat musik tradisional yang cukup unik. Salah satunya adalah Jepang, Jepang memiliki alat musik yang sangat indah, Penasaran? Mari kita lihat Koto Koto adalah alat musik yang mirip \u00a0dengan Kecapi di Indonesia, Koto hanya memiliki jumlah lebih sedikit yakni 13 buah dawai atau biasa kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-745","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=745"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":750,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/745\/revisions\/750"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}