    {"id":742,"date":"2017-09-23T21:36:00","date_gmt":"2017-09-23T14:36:00","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=742"},"modified":"2019-01-22T09:08:09","modified_gmt":"2019-01-22T02:08:09","slug":"keiro-no-hi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2017\/09\/keiro-no-hi\/","title":{"rendered":"Keiro no Hi"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/Keirou-No-Hi.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-743\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/Keirou-No-Hi-640x638.png\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"638\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/Keirou-No-Hi-640x638.png 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/Keirou-No-Hi-150x150.png 150w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/Keirou-No-Hi-768x765.png 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/09\/Keirou-No-Hi-100x100.png 100w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mina-san, sudah tahukah? Di Jepang, selain perayaan Hari Ibu dan Hari Ayah, ada juga hari untuk penghormatan kepada orang lanjut usia (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). Hari penghormatan orang lanjut usia merupakan gagasan \u00a0Kadowaki Masao, seorang kepala desa di Distrik Taka, Prefektur Hyogo. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan hari libur nasional yang diadakan setiap tanggal 15 September, tetapi sejak tahun 2003, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> diadakan pada hari Senin, minggu ke-3 bulan September.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Hari spesial ini diperingati untuk lebih mencintai orang-orang lanjut usia yang telah bekerja keras untuk masyarakat. Salah satu aspek yang paling populer dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah makan siang. Banyak restoran dan tempat makan yang menawarkan makanan gratis hanya untuk orang tua yang dihormati, sedangkan bagi orang yang lebih muda harus membawa uang jika mereka ingin bersantap bersama dengan orang tua yang dicintainya. Tetapi, tidak ada makanan khas dari perayaan ini, sehingga orang tua sering memesan makanan favorit mereka. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> mirip dengan perayaan hari ulang tahun, yaitu bagi orang muda untuk memberi hadiah kepada orang tua di keluarga mereka. Anak kecil sering membuat kerajinan tangan dan berbagai barang buatan tangan untuk diberikan kepada kerabat tua mereka, sedangkan orang dewasa lebih sering membeli hadiah dari toko. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sering menjadi hari perjalanan yang sibuk di Jepang, banyak orang yang akan bepergian untuk mengunjungi kerabat tua mereka di panti jompo atau di daerah lainnya. Tetapi, bagi orang yang tidak lagi memiliki orang tua di keluarganya, mereka masih bisa merayakannya dengan menjadi relawan di pusat komunitas untuk menciptakan makan siang yang lezat bagi orang lanjut usia. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Karena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> selalu jatuh pada hari Senin, maka orang bisa menggunakan akhir pekan yang panjang untuk bepergian dan bersantai\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Demikian penjelasan mengenai <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">Keiro no Hi<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, semoga artikel ini menambah wawasan para pembaca mengenai salah satu hari libur nasional Jepang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber : <\/span><a href=\"https:\/\/publicholidays.jp\/respect-for-the-aged-day\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/publicholidays.jp\/respect-for-the-aged-day\/<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"> \u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/cintahutan.wordpress.com\/tag\/lansia-keiro-no-hi-hari-libur-jepang\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/cintahutan.wordpress.com\/tag\/lansia-keiro-no-hi-hari-libur-jepang\/<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mina-san, sudah tahukah? Di Jepang, selain perayaan Hari Ibu dan Hari Ayah, ada juga hari untuk penghormatan kepada orang lanjut usia (Keiro no Hi). Hari penghormatan orang lanjut usia merupakan gagasan \u00a0Kadowaki Masao, seorang kepala desa di Distrik Taka, Prefektur Hyogo. Keiro no Hi merupakan hari libur nasional yang diadakan setiap tanggal 15 September, tetapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":743,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":744,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/742\/revisions\/744"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media\/743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}