    {"id":669,"date":"2017-07-02T12:57:40","date_gmt":"2017-07-02T05:57:40","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=669"},"modified":"2019-03-01T20:53:41","modified_gmt":"2019-03-01T13:53:41","slug":"tips-n-trick-cara-memakai-yukata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2017\/07\/tips-n-trick-cara-memakai-yukata\/","title":{"rendered":"TIPS \u2018N TRICK: CARA MEMAKAI YUKATA"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Bagi kalian yang menyukai budaya Jepang pasti tahu kan baju tradisional jepang yang cantik ini? Yukata adalah baju tradisional sejenis kimono yang dibuat dari bahan kain katun tipis tanpa pelapis. Yukata dipakai agar badan menjadi sejuk di sore hari atau sesudah mandi malam setelah berendam di air panas. Biasanya pria dan wanita memakai kimono pada kesempatan santai saat musim panas, misalnya sewaktu matsuri, pesta kembang api, atau menari pada perayaan obon. <em>Y<\/em>ukata dapat dipakai siapa saja tanpa mengenal status, wanita sudah menikah atau belum menikah dan bersifat non formal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penasaran \u00a0cara memakai Yukata? Berikut adalah tips cara memakainya:<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/07\/tt.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-670 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2017\/07\/tt.jpg\" alt=\"\" width=\"272\" height=\"640\" \/><\/a><\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\">Kenakan\u00a0\u00a0<em>nagajuban<\/em>(pakaian dalam , biasanya berwarna putih, terlihat pada kerah), bagian depan\u00a0 adalan kiri menutup bagian kanan. Rapikan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Berdiri tegak, masukkan kedua lengan ke dalam<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kenakan\u00a0Yukata,\u00a0atur sehingga jahitan bagian tengah belakang\u00a0<em>(senui<\/em>)\u00a0tepat berada ditengah2 belakang badan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Satukan kedua ujung kerah\u00a0(<em>tomoeri<\/em>)\u00a0\u00a0bagian depan yukata, tarik sedikit kerah kearah belakang tepat yang dibagian leher.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Tarik yukata agak ke atas, sehingga ujung bawah yukata berada diatas mata kaki\u00a0<u>+\u00a0<\/u>5 cm.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Atur bagian kanan yukata\u00a0<em>shitamae<\/em> ,kemudian tumpangkan bagian kiri yukata\u00a0 ke atas bagian kanan tadi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Rapikan\u00a0yukata\u00a0, \u00a0ikat pinggang dengan tali pengencang (<em>koshihimo<\/em>).<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Atur yukata hingga tali pengencang tertutupi, kemudian ikat bagian badan\u00a0 (dibawah payudara) dengan\u00a0<em>koshihimo<\/em><em>,<\/em> membentuk lipatan di belakang pinggul\u00a0()<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Rapikan kerah\u00a0yukata\u00a0dan kerah\u00a0<em>nagajuban<\/em>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Tutup bagian tadi dengan\u00a0<em>Obi<\/em>\u00a0dengan melilitkannya tepat di seputar tali2 pengencang tadi berada, lalu ikat dengan tali yang sudah ada pada <em>Obi<\/em>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Rekatkan hiasan pita berbentuk kupu kupu (<em>bunko<\/em>) pada\u00a0<em>obi<\/em>,\u00a0Tarik\u00a0 perlahan\u00a0<em>obi<\/em>\u00a0se arah jarum jam, atur agar hiasan pita berbentuk kupu kupunya (<em>bunko<\/em>) berada di bagian tengah belakang. Bagi yang bertubuh tinggi, yukata boleh dikenakan tanpa\u00a0<em>ohashori<\/em>\u00a0(lipatan di pinggang\/pinggul).<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Selesai! Menarik, bukan? Semoga bermanfaat, ya untuk <em>mina-san<\/em>!^^<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">(sumber penulisan\/gambar:\u00a0 https:\/\/yukata-ku.blogspot.co.id\/2012\/01\/cara-memakai-yukata-mudah-sekali.html)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi kalian yang menyukai budaya Jepang pasti tahu kan baju tradisional jepang yang cantik ini? Yukata adalah baju tradisional sejenis kimono yang dibuat dari bahan kain katun tipis tanpa pelapis. Yukata dipakai agar badan menjadi sejuk di sore hari atau sesudah mandi malam setelah berendam di air panas. Biasanya pria dan wanita memakai kimono pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-669","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=669"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":671,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/669\/revisions\/671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}