    {"id":4115,"date":"2024-01-31T19:53:54","date_gmt":"2024-01-31T12:53:54","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=4115"},"modified":"2024-03-29T13:05:17","modified_gmt":"2024-03-29T06:05:17","slug":"seeu-vocaloid-asal-korea-yang-terjerat-kontroversi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2024\/01\/seeu-vocaloid-asal-korea-yang-terjerat-kontroversi\/","title":{"rendered":"SeeU, Vocaloid Asal Korea yang Terjerat Kontroversi"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2024\/01\/seeu-vocaloid-asal-korea-yang-terjerat-kontroversi\/img_3177\/\" rel=\"attachment wp-att-4119\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-4119\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2024\/01\/IMG_3177.jpeg\" alt=\"\" width=\"211\" height=\"251\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Sumber : https:\/\/vocaloid.fandom.com\/wiki\/SeeU<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;text-align: left\"><span style=\"font-weight: 400\">Kalau berbicara soal VOCALOID, pasti hal yang akan muncul dalam pikiran orang-orang pada umumnya adalah Hatsune Miku atau hal-hal lain yang berbau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">jejepangan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Nyatanya, ada juga lho, VOCALOID asal Korea Selatan yang pengisi suaranya merupakan mantan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">idol<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">K-pop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Sayangnya, produksi VOCALOID ini diberhentikan semenjak pengisi suaranya terlibat dalam salah satu kontroversi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">girl group<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang paling diingat dalam sejarah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">K-pop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">SeeU (dibaca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Shiyu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) adalah VOCALOID Korea yang dikembangkan dan didistribusikan oleh SBS A&amp;T dan dirilis pada bulan Oktober 2011 untuk Korea dan kemudian pada bulan Desember untuk Jepang.\u00a0 Suaranya diisi oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Korea, Dahee Kim, yang merupakan anggota dari girl group &#8216;GLAM&#8217; asal Big Hit Entertainment (sekarang HYBE Labels). Dahee merekam dalam bahasa Korea dan Jepang untuk dua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voicebank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam sebuah wawancara dengan manajer SBS A&amp;T, Hyo Eun Kim, disebutkan bahwa nama SeeU muncul dalam benaknya setelah memikirkan sebuah dialog dari film Avatar tahun 2009 yang berbunyi, &#8220;I See You\u201d. Dialog tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi Hyo Eun Kim untuk menamakan VOCALOID ini &#8216;SeeU&#8217;. Menurut SBS, ini hanyalah salah satu dari beberapa arti dari nama SeeU. Di luar fakta bahwa salah satu anggotanya dipilih menjadi pengisi suara sebuah VOCALOID, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">girl group <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">GLAM sendiri kurang sukses dalam perjalanannya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Lineup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> debut GLAM awalnya terdiri dari lima anggota. GLAM membawakan lagu debut Bang Si Hyuk dan Pdogg \u201cParty(XXO)\u201d dengan SeeU, seorang \u201cvocaloid\u201d yang suaranya diisi oleh salah satu anggota grup, Kim Dahee.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2024\/01\/seeu-vocaloid-asal-korea-yang-terjerat-kontroversi\/img_3173\/\" rel=\"attachment wp-att-4117\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-4117\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2024\/01\/IMG_3173.jpeg\" alt=\"\" width=\"241\" height=\"181\" \/><\/a><span style=\"font-weight: 400\">Kim Dahee dari <\/span><i style=\"font-size: 14px\">girlgroup<\/i><span style=\"font-weight: 400\"> GLAM (sumber: Kpop Girl Groups 101)<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Namun, setelah melakukan promosi untuk debut mereka, salah satu anggota GLAM yaitu TRINITY, tiba-tiba meninggalkan grup pada tahun 2012. Meskipun Big Hit Entertainment menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena alasan pribadi, penggemar menyadari fakta bahwa TRINITY kabarnya dikeluarkan dari GLAM karena menjadi \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sasaeng<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (\uc0ac\uc0dd, penggemar ekstrem)\u201d dari salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">member<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">boy group<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Super Junior, Leeteuk. TRINITY dikabarkan telah melecehkan Leeteuk hingga sesaat sebelum debut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Hingga tahun 2014, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">girl group<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> GLAM tak kunjung memperoleh sukses. Meskipun begitu, para anggota GLAM tetap bekerja keras untuk tetap tampil bersama. Sayangnya, upaya ini hancur ketika Kim Dahee dikabarkan terlibat dalam skandal dengan salah satu aktor yang sudah menikah, Lee Byung Hun. Pada bulan September 2014, Dahee yang juga disebut dengan nama aslinya Kim Si Won, selama penyelidikan ditangkap karena mengancam Lee Byung Hun. Dahee dan kaki tangannya, model Lee Ji Yeon mengancam Lee Byung Hun untuk membayar 4,5 juta dolar AS sebagai \u201cjaminan\u201d agar mereka tidak menyebarkan rekaman video yang direkam pada pertemuan pribadi. Rekaman video tersebut menunjukkan Lee Byung Hun melontarkan komentar yang tidak senonoh dan tidak pantas.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2024\/01\/seeu-vocaloid-asal-korea-yang-terjerat-kontroversi\/img_3174\/\" rel=\"attachment wp-att-4118\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-4118\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2024\/01\/IMG_3174.jpeg\" alt=\"\" width=\"263\" height=\"174\" \/><\/a><br \/>\nAktor Lee Byung Hun (sumber: Koreaboo)<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-size: 14px\">Pada bulan Januari 2015, kasus tersebut menyatakan Dahee bersalah atas percobaan ancaman. Pada persidangan pertama, Dahee dijatuhi hukuman satu tahun penjara. Ketika Dahee mengajukan banding, pengadilan kembali menjatuhkan hukuman satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan. Ia akhirnya keluar dengan jaminan $20.000 USD, hal ini dikarenakan Lee Byung Hun tidak menginginkan hukuman yang berat untuk Kim Dahee.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Produksi dan penjualan VOCALOID SeeU tertahan selama masa skandal hingga September 2023, di mana ST MEDiA Co., Ltd. sempat ingin membeli hak cipta SeeU dari SBS A&amp;T. Akan tetapi, keputusan SBS A&amp;T untuk memberhentikan produksi VOCALOID SeeU sudah mantap, dikarenakan para individu yang sudah bekerja keras untuk membuat SeeU masih merasa sakit hati dan kecewa oleh skandal tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun demikian, SBS A&amp;T menyetujui untuk melakukan \u201ccuci gudang\u201d dengan menjual 400 kode seri VOCALOID SeeU yang masih tersisa dalam stok mereka. <\/span><i style=\"font-size: 14px\">Pre-order<\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk serial kode VOCALOID SeeU dimulai pada 22 Desember 2023 kemarin dan setiap paket VOCALOID SeeU berisi USB Perpustakaan VOCALOID3 SeeU, album peringatan, <\/span><i style=\"font-size: 14px\">badge<\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i style=\"font-size: 14px\">medal<\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i style=\"font-size: 14px\">metal keyring<\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hingga saat ini, seluruh 400 kode seri yang tersisa terjual habis dalam waktu kurang dari 24 jam, membuat SeeU tidak tersedia secara permanen untuk dibeli lagi. Ini menjadikan SeeU sebagai VOCALOID kedua yang kehabisan kode serial sepenuhnya, setelah MIRIAM dan VOCALOID3 pertama yang kehabisan kode serial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis : Jessica Jane Sujadi &#8211; 2502020642<br style=\"font-weight: 400\" \/><br style=\"font-weight: 400\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber : https:\/\/vocaloid.fandom.com\/wiki\/SeeU Kalau berbicara soal VOCALOID, pasti hal yang akan muncul dalam pikiran orang-orang pada umumnya adalah Hatsune Miku atau hal-hal lain yang berbau jejepangan. Nyatanya, ada juga lho, VOCALOID asal Korea Selatan yang pengisi suaranya merupakan mantan idol K-pop. Sayangnya, produksi VOCALOID ini diberhentikan semenjak pengisi suaranya terlibat dalam salah satu kontroversi girl [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":4116,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-4115","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4115","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4115"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4115\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4235,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4115\/revisions\/4235"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4115"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4115"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4115"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}