    {"id":3917,"date":"2023-05-31T10:07:04","date_gmt":"2023-05-31T03:07:04","guid":{"rendered":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=3917"},"modified":"2023-05-31T10:07:04","modified_gmt":"2023-05-31T03:07:04","slug":"awalnya-hanya-troll-begini-kisah-kasane-teto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2023\/05\/awalnya-hanya-troll-begini-kisah-kasane-teto\/","title":{"rendered":"Awalnya Hanya troll??? Begini Kisah Kasane Teto"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2023\/05\/awalnya-hanya-troll-begini-kisah-kasane-teto\/kasanetetocoverart\/\" rel=\"attachment wp-att-3922\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-3922\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2023\/05\/KasaneTetoCoverArt.jpg\" alt=\"\" width=\"203\" height=\"283\" \/><\/a><em><span style=\"font-weight: 400\">Sumber: Vicaloid.fandom<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika minasan suka J-Pop, mungkin sudah familiar dengan VOCALOID, ya. Tapi, tau gak sih kalau ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">plesetan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau VOCALOID yang dibuat oleh individu, yaitu UTAU? Di artikel kali ini, akan diceritakan sebuah UTAU yang sukses dan tenar, yaitu Kasane Teto. Kira-kira seperti apa sih kisah beliau? Yuk, langsung baca aja!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">VOCALOID adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau perangkat lunak menggunakan sampling suara untuk membuat musik. Dalam kata lain, VOCALOID digunakan sebagai penyanyi &#8216;virtual&#8217; sebuah lagu. Beberapa VOCALOID yang populer adalah Hatsune Miku, Luka, dan si kembar Kagamine Len dan Rin. Selain bahasa Jepang, ada juga opsi VOCALOID untuk bahasa Inggris, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voicebank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Hatsune Miku V4 English dan bahasa China dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voicebank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> VOCALOID Luo Tianyi. Banyak\u00a0 produser musik Jepang yang menggunakan VOCALOID, seperti mikitoP, DECO*27, dan Giga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Lalu, siapa itu Kasane Teto? Apa itu UTAU? Kasane Teto adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voicebank <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">UTAU, yang berarti tidak dibuat oleh korporat, melainkan individu. UTAU sendiri berarti &#8216;menyanyi&#8217;, dan memiliki asal dari VOCALOID manual, dengan menyunting, menggabungkan, mengekstrak suara secara manual dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">file<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> .wav. Awalnya, Teto dibuat sebagai karakter <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">plesetan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Hatsune Miku, yang bisa dilihat dari desain baju yang mirip. Teto pertama kali dibuat pada tahun 2008.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Awalnya, Teto dibuat sebagai candaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">April&#8217;s fool. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Tetapi, setelah itu tetap dilanjutkan dan dijadikan UTAU tetap. Lagu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pertama Teto di unggah pada April 6, 2008. Salah satu lagu<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Teto yang populer adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mimi no Aru Robot no Uta<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> oleh Mimirobo-P. Setelah itu, produser lain mulai menggunakan Teto untuk lagunya, seperti Lamaze-P, Telmin, dan Death Ohagi. Beberapa lagu yang dibuat oleh mereka dan menjadi populer adalah Kasane Territory, Triple Baka, dan A Fake Diva. Pada Oktober 2009, voicebank VCV Teto rilis dan suaranya menjadi lebih natural. Dari sini, pengguna DAW mulai memiliki minat terhadap Teto.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Banyak orang menjadi suka dengan Teto, dan banyak yang masih mengira bahwa Teto adalah VOCALOID. Pada tahun 2010, Teto diterima sebagai voicebank UTAU di piapro dan gim Project DIVA. Karena kepopulerannya, Good Smile Company sampai membuat nendoroid Kasane Teto, lho!\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ternyata, setelah berdiskusi dengan pengisi suaranya, Teto sempat akan dijadikan VOCALOID pada tahun 2012. Tetapi, hasilnya tidak memuaskan. Setelah beberapa tahun, Teto mempunyai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voicebank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> AI, yang dibuat oleh SynthetizerV pada 27 April 2023. Suara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">voicebank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> AI Teto lebih mulus dan lebih dewasa. Disini, Teto juga mendapatkan desain baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kira-kira begitu kisah Kasane Teto, yang awalnya hanya bercandaan, tetapi ternyata disukai publik. Bagaimana minasan? Apakah minasan fans Teto juga?\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Penulis: Lintang Puruhita Haryadi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>NIM 2501982260<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: Vicaloid.fandom Jika minasan suka J-Pop, mungkin sudah familiar dengan VOCALOID, ya. Tapi, tau gak sih kalau ada plesetan atau VOCALOID yang dibuat oleh individu, yaitu UTAU? Di artikel kali ini, akan diceritakan sebuah UTAU yang sukses dan tenar, yaitu Kasane Teto. Kira-kira seperti apa sih kisah beliau? Yuk, langsung baca aja! VOCALOID adalah software [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":3918,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-3917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3917"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3917\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3924,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3917\/revisions\/3924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}