    {"id":2639,"date":"2021-08-29T13:14:49","date_gmt":"2021-08-29T06:14:49","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=2639"},"modified":"2021-08-29T13:14:49","modified_gmt":"2021-08-29T06:14:49","slug":"karuta-permainan-kartu-asal-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2021\/08\/karuta-permainan-kartu-asal-jepang\/","title":{"rendered":"Karuta: Permainan Kartu Asal Jepang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Berbicara tentang Jepang tidak akan ada habisnya, Jepang memiliki banyak sekali keunikan yang terkadang jarang diketahui oleh orang banyak, salah satu nya adalah permainan tradisional Jepang yang unik yaitu, permainan <em>karuta.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Karuta \u00a0<\/em>adalah permainan kartu Jepang yang di dalam kartunya terdapat sebuah petunjuk dan jawaban. Permainan ini biasanya di mainkan oleh 3 orang atau lebih. Permainan ini juga menggunakan satu set kartu yang terdiri dari <em>yomifuda<\/em> (kartu untuk dibacakan) dan <em>torifuda <\/em>(kartu untuk diambil). Biasanya permainan ini dilakukan pada tahun baru, sehingga banyak orang yang menyebut <em>karuta<\/em> sebagai salah satu tradisi tahun baru di Jepang.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2021\/08\/karuta-permainan-kartu-asal-jepang\/picture2-10\/\" rel=\"attachment wp-att-2640\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2640 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2021\/08\/Picture2-1.jpg\" alt=\"\" width=\"360\" height=\"240\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seorang yang membacakan kartu juga berperan menjadi wasit dalam permainan ini. Kartu <em>karuta<\/em> biasanya berisi lantunan puisi yang harus dicocokan. <em>Karuta <\/em>juga memiliki beberapa tema dan tema yang paling terkenal dan popular adalah <em>iroha karuta.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Cara bermainnya yaitu, pertama 100 kartu dikocok secara acak kemudian pemain mengambil 25 kartu secara acak juga. Ada 50 kartu yang tidak dimainkan. Pemain biasanya akan diberi waktu 15 menit untuk menghafal kartu \u2013 kartu yang mereka punya. \u00a0Selanjutnya, pembaca kartu akan membacakan pembukaan puisi dan harus mencocokkannya dengan kartu \u2013 kartu yang dimiliki pemain.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2021\/08\/karuta-permainan-kartu-asal-jepang\/picture3-6\/\" rel=\"attachment wp-att-2641\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2641 aligncenter\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2021\/08\/Picture3.jpg\" alt=\"\" width=\"340\" height=\"222\" \/><\/a><\/p>\n<p>Di Jepang permainan <em>karuta<\/em> sudah di pertandingkan loh dan ada turmanen nya juga. Keren bukan?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Salfachira AM &#8211; 2440060925<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.grid.id\/read\/04199085\/mengenal-karuta-permainan-kartu-bergambar-di-jepang-untuk-mengenal-aksara-dan-sastra-klasik-negeri-sakura?page=all\">https:\/\/www.grid.id\/read\/04199085\/mengenal-karuta-permainan-kartu-bergambar-di-jepang-untuk-mengenal-aksara-dan-sastra-klasik-negeri-sakura?page=all<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.teen.co.id\/read\/9096\/karuta-permainan-kartu-unik-asal-jepang-mau-coba\">http:\/\/www.teen.co.id\/read\/9096\/karuta-permainan-kartu-unik-asal-jepang-mau-coba<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/we-xpats.com\/id\/guide\/as\/jp\/detail\/4563\/\">https:\/\/we-xpats.com\/id\/guide\/as\/jp\/detail\/4563\/<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berbicara tentang Jepang tidak akan ada habisnya, Jepang memiliki banyak sekali keunikan yang terkadang jarang diketahui oleh orang banyak, salah satu nya adalah permainan tradisional Jepang yang unik yaitu, permainan karuta. Karuta \u00a0adalah permainan kartu Jepang yang di dalam kartunya terdapat sebuah petunjuk dan jawaban. Permainan ini biasanya di mainkan oleh 3 orang atau lebih. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":2642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-2639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2639"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2644,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2639\/revisions\/2644"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}