    {"id":1598,"date":"2019-07-28T10:51:18","date_gmt":"2019-07-28T03:51:18","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=1598"},"modified":"2019-07-28T10:55:43","modified_gmt":"2019-07-28T03:55:43","slug":"nakizumo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2019\/07\/nakizumo\/","title":{"rendered":"Nakizumo"},"content":{"rendered":"<p>Menangis merupakan respon alami tubuh terhadap gejolak emosi yang dirasakan seseorang. Ini merupakan hal yang wajar dialami orang-orang dari berbagai kalangan usia. Terutama bayi dan anak-anak. Umumnya, ketika seorang bayi menangis, orang tua akan segera menenangkan bayi tersebut. Berbeda dengan para orang tua yang mengikuti festival tahunan <em>nakizumo<\/em> ini, mereka malah sengaja membiarkan bayi mereka menangis dalam genggaman para pegulat sumo <em>loh<\/em>!<\/p>\n<p>Festival unik ini dikenal dengan <em>nakizumo<\/em> (\u6ce3\u304d\u76f8\u64b2) yang secara harfiah artinya sumo menangis. Namun, yang menangis disini bukan para pesumo profesional yang sering muncul dalam televisi ya! melainkan bayi berusia 6 hingga 18 bulan. Festival ini diadakan setiap tahunnya di berbagai lokasi di Jepang. Salah satu lokasi yang populer serta terbesar untuk mengadakan <em>nakizumo<\/em> ini berada di kuil <em>Senso-ji<\/em>, Asakusa. Biaya untuk menonton festival ini gratis, jika berkeinginan untuk mengikuti kompetisinya akan dikenakan biaya sebesar \u00a515,000. Biaya yang dikenakan beragam tergantung dimana festival ini diadakan.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2019\/07\/e1423f0df9abae158724eee8eddedc3d.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1599\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2019\/07\/e1423f0df9abae158724eee8eddedc3d.jpg\" alt=\"\" width=\"285\" height=\"360\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sama seperti pertandingan sumo pada umumnya, di festival ini terdapat panggung <em>dohyo<\/em>, wasit, dan dua pegulat sumo. Ayah atau ibu yang mendaftarkan anaknya dalam <em>nakizumo<\/em> ini akan menaiki <em>dohyo<\/em> sambil menggendong buah hatinya yang kemudian mereka serahkan pada para pegulat. Setelah itu, orang tua mereka akan diberikan berkat atau jimat. Para pegulat tersebut kemudian saling berhadapan dan mulai melakukan berbagai cara untuk membuat bayi-bayi ini menangis. Mulai dari mengayunkan mereka ke udara hingga mengeluarkan suara-suara aneh. Wasit juga ikut mendorong para bayi untuk menangis dengan berteriak dan mengayunkan <em>gyoji<\/em>. Banyak bayi yang mengikuti kompetisi ini sudah menangis sebelum kompetisi dimulai. Namun, tidak sedikit dari mereka yang terdiam sejak awal datang hingga pada saat kompetisi dimulai. Bila berbagai cara yang telah dilakukan tidak dapat membuat bayi itu menangis, para pegulat akan mengeluarkan senjata rahasia yang akan membuat bayi-bayi ini menangis yaitu topeng <em>oni.<\/em> Pada kompetisi ini, bayi yang menangis lebih dahulu akan dinobatkan menjadi pemenang. Bila kedua bayi menangis secara bersamaan ataupun menangis sejak awal kompetisi, bayi yang menangis lebih kencang akan dinobatkan sebagai pemenang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Festival ini muncul karena terinspirasi dengan sebuah peribahasa Jepang yaitu \u201c<em>naku ko wa sodatsu\u201d <\/em>(\u6ce3\u304f\u5b50\u306f\u80b2\u3064) yang artinya \u201cbayi yang menangis akan tumbuh dengan cepat.\u201d. Tangisan bayi yang masih suci ini dipercaya dapat mengusir roh jahat serta menjadikan bayi tumbuh dengan sehat dan kuat. Bagaimana, menarik bukan? Bila pergi ke Jepang jangan lupa mampir untuk menonton <em>nakizumo<\/em> ini ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Delyanisa Anwar<\/p>\n<p>2201786111<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/beritagar.id\/artikel\/gaya-hidup\/festival-bayi-menangis-di-jepang\">https:\/\/beritagar.id\/artikel\/gaya-hidup\/festival-bayi-menangis-di-jepang<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/travel.detik.com\/international-destination\/d-4002563\/mengenal-ritual-bayi-menangis-di-jepang#close\">https:\/\/travel.detik.com\/international-destination\/d-4002563\/mengenal-ritual-bayi-menangis-di-jepang#close<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menangis merupakan respon alami tubuh terhadap gejolak emosi yang dirasakan seseorang. Ini merupakan hal yang wajar dialami orang-orang dari berbagai kalangan usia. Terutama bayi dan anak-anak. Umumnya, ketika seorang bayi menangis, orang tua akan segera menenangkan bayi tersebut. Berbeda dengan para orang tua yang mengikuti festival tahunan nakizumo ini, mereka malah sengaja membiarkan bayi mereka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1598","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1598"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1600,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1598\/revisions\/1600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}