    {"id":1204,"date":"2018-09-02T07:19:18","date_gmt":"2018-09-02T00:19:18","guid":{"rendered":"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/?p=1204"},"modified":"2019-01-22T09:06:08","modified_gmt":"2019-01-22T02:06:08","slug":"gaya-yang-gaul-ala-harajuku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/2018\/09\/gaya-yang-gaul-ala-harajuku\/","title":{"rendered":"Gaya yang Gaul Ala Harajuku!"},"content":{"rendered":"<p><em>Penulis: Ananta Putra Kharisma Ramadhan<\/em><br \/>\n<em>NIM: 2101708241<\/em><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-1205\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku1-640x451.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"451\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku1-640x451.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku1-768x541.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku1.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kalian pasti pernah mendengar istilah <em>Harajuku<\/em> kan? Ya <em>Harajuku<\/em> merupakan salah satu tren gaya yang ada di Jepang di daerah sekitar Stasiun <em>Harajuku<\/em>. Istilah ini sering disebutkan lho di Indonesia, banyak dari kalangan anak muda yang juga mengikuti gaya dari tren <em>Harajuku<\/em> yang ada di Jepang ini lho! <em>Harajuku<\/em> sendiri terkenal dikalangan anak remaja yang sedang menuju dewasa. Penasaran dengan sejarah dari <em>Harajuku<\/em>? Yuk baca dibawah ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada awalnya <em>Harajuku<\/em> merupakan sebuah kota penginapan untuk orang yang bepergian \u00a0melalui rute jalan utama <em>Kamakura<\/em>. Kejadian ini terjadi sebelum zaman <em>Edo<\/em> dan pada masa itu, kota ini juga digunakan untuk markas dari kelompok <em>Ninja<\/em>. Kemudian pada zaman <em>Meiji<\/em>, kota ini berubah menjadi kawasan yang penting untuk menghubungkan Tokyo dan sekitarnya hingga pada tahun 1906 dibangun stasiun <em>Harajuku.<\/em><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-1206\" src=\"http:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku2-640x555.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"555\" srcset=\"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku2-640x555.jpg 640w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku2-768x666.jpg 768w, https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-content\/uploads\/sites\/19\/2018\/09\/harajuku2.jpg 770w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sekitar tahun 1970-an, berbagai macam pusat perbelanjaan dibuka di wilayah <em>Harajuku<\/em> yang menjadikan wilayah tersebut menjadi sebuah pusat tren busana yang ada di Jepang. Nama <em>Harajuku<\/em> juga bisa naik karena salah satu majalah tentang fesyen pada waktu itu meliput wilayah <em>Harajuku<\/em>. Ada 2 majalah fesyen yang meliput wilayah <em>Harajuku <\/em>yaitu <em>Anan<\/em> dan <em>non-no<\/em>, mereka adalah majalah fesyen yang terkenal sehingga wanita-wanita pada zaman itu menggunakan gaya busana mereka dan kelompok wanita-wanita itu disebut dengan Annon-zoku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada masa sekarang ini, <em>Harajuku<\/em> merupakan \u2018pop culture\u2019 dari Jepang yang sudah sangat mendunia dan banyak digemari oleh orang-orang karena memiliki banyak genre didalamnya. Banyak gaya-gaya dari <em>Harajuku<\/em> ini dipakai pada saat ada acara yang bertema Jepang di negara-negara selain Jepang. Contoh nya Indonesia, banyak warga Indonesia yang menyukai <em>cosplay<\/em>. <em>Cosplay<\/em> merupakan salah satu genre dari <em>Harajuku<\/em> itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Harajuku <\/em>memang menjadi salah satu \u2018pop culture\u2019 yang terkenal semenjak lama termasuk di Indonesia. Banyak dari warga Indonesia yang suka ber-<em>Cosplay\u00ad<\/em> ria pada acara yang bertema Jepang dan <em>cosplay<\/em> memang sering kali dilombakan untuk melihat kehebatan seseorang dalam menekuni bidang <em>cosplay<\/em> ini. Wah, ternyata <em>Harajuku<\/em> memiliki sejarah yang cukup panjang untuk menjadi sebuah tren yang terkenal seperti sekarang ya!<\/p>\n<p>Sekian artikel kali ini, \u00a0ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Ananta Putra Kharisma Ramadhan NIM: 2101708241 Kalian pasti pernah mendengar istilah Harajuku kan? Ya Harajuku merupakan salah satu tren gaya yang ada di Jepang di daerah sekitar Stasiun Harajuku. Istilah ini sering disebutkan lho di Indonesia, banyak dari kalangan anak muda yang juga mengikuti gaya dari tren Harajuku yang ada di Jepang ini lho! [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1204","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-our-japan-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1204"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1208,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204\/revisions\/1208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/student-activity.binus.ac.id\/himja\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}